bab 3 Cryssy

Biel menahan air mata yang meluncur deras membasahi pipinya.

Bagaimana ia tidak akan merasa bersalah ketika ia tahu,

Semua hal buruk yang menimpa Cryssy dan kedua orang tuanya adalah karena dirinya, karena keluarga menyelamatkan nyawanya dan membawanya ke dalam keluarga mereka.

" Bagaimana aku akan bisa berhenti merasa bersalah dokter....

sementara aku tahu.....semua hal buruk yang menimpa mereka adalah karena diriku.

Andai mereka tak datang dan membawaku untuk hidup bersama mereka,

Andai mereka tak memilih menyelamatkanku saat itu.....

mereka pasti masih hidup dengan bahagia sampai sekarang,

dia.....

tidak akan terbaring lemah tak berdaya seperti ini.

Semua yang terjadi kepadanya....itu semua karena aku,

karena dia dan kedua orang tuanya membawaku bersama mereka..... " ucap Biel dengan suara bergetar dan air mata yang kian mengalir deras.

Masih jelas di ingatannya kala itu,

Usianya 14 tahun saat itu saat panti asuhan di mana selama 7 tahun belakangan ia tinggal dan di besarkan tiba tiba terbakar di tengah malam.

Ketika semua orang tengah tenggelam dalam tidur dan mimpi mimpi mereka.

Api menyala dengan begitu besarnya dan sukses membumi hanguskan tempat itu tanpa bersisa dan membuat bangunan besar itu luruh lantak dengan tanah.

Banyak anak anak penghuni panti yang menjadi korban atas kejadian itu termasuk salah seorang guru yang sebelum kematiannya telah lebih dulu berjuang keras menyelamatkan nyawanya.

Bu Erwina,

Salah seorang ibu panti di panti asuhan itu berlari dengan kencang ke arah kamar Biel yang berada di lantai dua.

Saat itu api yang berkobar telah hampir sampai ke lantai dua.

Bu Erwina yang memilih tak menghiraukan teriakan ibu ibu pembina panti yang lain terus berlari menaiki tangga dan akhirnya sampai di lantai dua.

Di sana ia bergegas memerintahkan semua anak yang berjumlah 6 orang di kamar itu untuk keluar.

Dan Biel yang terakhir, ia yang syok dan sangat terkejut melihat yang begitu besarnya hanya bisa diam tanpa bisa berbuat sesuatu.

Semua anak akhirnya bisa selamat, tapi Biel....

Ia masih di ujung tangga ketika api telah melahap hampir setengah dari tangga itu. Biel tak berani melompat.

Saat itu, Bu Erwina tiba tiba meraih pinggangnya dan membawanya melompat ke lantai bawah.

Ia menjadikan tubuhnya sebagai tumpuan tubuh Biel agar tak terbentur lantai.

sebagai gantinya, tubuhnyalah yang akhirnya membentur lantai.

Tak sampai di sana, Sebuah kayu besar jatuh menimpanya.

Biel tak sempat lagi melihat apa yang terjadi, ia sudah pingsan tak sadarkan diri.

Dan ketika terbangun, ia sudah berada di ranjang rumah sakit.

Lama ia berada di sana tanpa ada satupun orang yang menjenguknya.

Sungguh ia tak tahu apa yang terjadi, ia masih bodoh.

Hampir satu Minggu di rumah sakit, ia mencoba bertanya kepada pihak perawat yang sering datang merawatnya.

Ia bertanya tentang panti tempat ia tinggal dan tentang orang orang di sana.

Tapi perawat yang ia tanya tak tahu apapun.

Akhirnya tibalah waktu ia harus keluar dari rumah sakit,

Ia bingung harus kemana, tapi ia tetap harus keluar dari rumah sakit.

Biel mau tak mau akhirnya keluar dari rumah sakit.

Tanpa membawa apapun, ia berada di jalanan.

Ia tak tahu jalan kembali ke panti.

Ia putus asa,

Ia sangat lapar hingga rasanya ia tak mampu lagi berdiri.

Ia duduk di lantai di depan pertokoan, lama ia duduk dan berada di sana hingga sebuah mobil datang menghampirinya.

Sepasang suami istri berusia paruh baya turun dan datang padanya.

Setelah bertanya tanya padanya, pasangan suami istri itu mengajaknya pulang.

Biel tak punya pilihan lain, ia menurut.

Ketika ia akan naik kemobil, ia sempat melihat seorang pria yang wajahnya tak asing baginya namun ia tak tahu siapa dia dan berdiri di seberang jalan seolah sedang memperhatikannya.

Biel memilih abai karena ia merasa tak mengenal laki laki itu.

Di rumah pasangan suami istri itu, Biel di kenalkan pada anak mereka yang bernama Cryssy Novian.

" Biel.....dia Cryssy, dia lebih tua darimu....anggap dia kakakmu " ucap Bu Marwah.

Biel tertunduk saat itu.

" hai....adik....." sapa Cryssy padanya sambil tersenyum ramah.

Biel akhirnya ikut tersenyum.

Biel sangat bahagia tinggal di keluarga Cryssy,

Mereka memperlakukannya seperti keluarga, begitu juga Cryssy.

Pemuda itu benar benar menyayanginya dan memperlakukannya seperti adik.

Di keluarga Cryssy, ia benar benar seperti memiliki keluarga.

Ia bersekolah di tempat Cryssy juga sekolah meski mereka tak satu gedung karena Cryssy yang sudah duduk di bangku SMA kelas 2 saat itu.

Tanpa terasa lima tahun berlalu, Hingga suatu hari,

ia baru saja mengikuti acara kelulusannya dan keluarga Cryssy berencana merayakan kelulusannya dengan makan makan di luar.

Berempat mereka masuk ke dalam mobil, dan seperti lima tahun yang lalu,

Untuk yang kesekian kalinya, ia melihat laki laki yang sama berada tak jauh dari mobil ke dua orang tua angkatnya.

Sempat ingin tahu, Tapi Biel lagi lagi tak tahu apa yang harus ia lakukan.

Di kemudian hari....Biel tahu siapa laki laki itu sebenarnya.

Namun ia sungguh tak mampu berbuat apa apa,

Meski ia tahu.....

Seseorang itu adalah suruhan orang yang sangat menginginkan kematiannya.

Sampai di jalan raya, tiba tiba sang ayah merasakan rem blong.

Ayah angkatnya panik karena mobil meluncur dengan begitu kencangnya tanpa bisa di kendalikan lagi,

Kecelakaan tak bisa di hindari, mobil ayah angkatnya terbalik di jalan raya setelah sebelumnya menabrak pembatas jalan dengan begitu kerasnya karena berusaha menghindari kecelakaan beruntun.

Di saat yang genting, Cryssy yang masih sadar menendang kaca mobil dengan sepatunya hingga pecah dan kemudian menarik tubuh Biel yang duduk di sisinya lalu melemparnya seperti barang keluar mobil.

" kau harus selamat Biel......urus pemakaman kami dengan layak " teriak Cryssy saat itu sambil melemparnya keluar.

Biel tak mau diam, ia menyeret tubuh sang kakak sekuat tenaga untuk keluar dari mobil.

Tapi belum sempat ia berhasil menyeret Cryssy keluar....

Mobil itu telah lebih dulu meledak, tubuh Biel terpental jauh dari mobil begitu juga dengan tubuh Cryssy.

Terpopuler

Comments

Tuti Tyastuti

Tuti Tyastuti

𝘴𝘪𝘢𝘱𝘢 𝘭𝘢𝘬𝘪" 𝘪𝘵𝘶 𝘺𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘪𝘯𝘨𝘪𝘯𝘬𝘢𝘯 𝘣𝘪𝘦𝘭 𝘮𝘢𝘵𝘪🤔

2026-07-16

0

Tuti Tyastuti

Tuti Tyastuti

𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵 𝘬𝘢💪

2026-07-16

0

lihat semua
Episodes
1 bab 1 malam
2 Bab 2 rumah sakit
3 bab 3 Cryssy
4 bab 4 masa lalu
5 bab 5 perlakuan
6 bab 6 tragedi
7 bab 7 tak berdaya
8 bab 8 tertuduh
9 bab 9 terbuang
10 bab 10 pergi
11 bab 11 niat
12 bab 12 bertemu kembali
13 bab 13 mendekat
14 bab 14 setuju
15 bab 15 rahasia
16 bab 16 kerja
17 bab 17 berhasil
18 bab 18 lagi
19 bab 19 sebuah perhatian
20 bab 20 " Beee......
21 bab 21 ancaman
22 bab 22 kejahatan
23 bab 23 mencari
24 bab 24 menghampiri
25 bab 25 bersama
26 bab 26 kegagalan pengiriman
27 bab 27 rapuhnya Shahnaz
28 bab 28 menghalangi
29 bab 29 membawa Biel
30 bab 30 masih menahan
31 bab 31 rencana busuk Shahnaz
32 bab 32 perintah
33 bab 33 menjalankan perintah
34 bab 34 bahagia yang tak di sadari
35 bab 35 sedikit memaksa
36 bab 36 Erick Harvard
37 bab 37 klaim Erick atas Biel
38 bab 38 mulai berani
39 bab 39 perhatian
40 bab 40 penolakan
41 bab 41 bertemu Steve
42 bab 42 kemarahan Erick
43 bab 43 seseorang
44 bab 44 rahasia yang mulai terkuak
45 bab 45 " ada apa.......
46 bab 46 aktifitas yang mencurigakan
47 bab 47 tujuan yang sama
48 bab 48 meyakinkan
49 bab 49 bertemu ibu
50 bab 50 kenyataan
51 bab 51 langkah awal
52 bab 52 tak akan tinggal diam
53 bab 53 upaya
54 bab 54 memaksa
55 bab 55 memiliki
56 bab 56 cinta
57 bab 57 hati yang masih keras
58 bab 58 interaksi
59 bab 59 seutuhnya
Episodes

Updated 59 Episodes

1
bab 1 malam
2
Bab 2 rumah sakit
3
bab 3 Cryssy
4
bab 4 masa lalu
5
bab 5 perlakuan
6
bab 6 tragedi
7
bab 7 tak berdaya
8
bab 8 tertuduh
9
bab 9 terbuang
10
bab 10 pergi
11
bab 11 niat
12
bab 12 bertemu kembali
13
bab 13 mendekat
14
bab 14 setuju
15
bab 15 rahasia
16
bab 16 kerja
17
bab 17 berhasil
18
bab 18 lagi
19
bab 19 sebuah perhatian
20
bab 20 " Beee......
21
bab 21 ancaman
22
bab 22 kejahatan
23
bab 23 mencari
24
bab 24 menghampiri
25
bab 25 bersama
26
bab 26 kegagalan pengiriman
27
bab 27 rapuhnya Shahnaz
28
bab 28 menghalangi
29
bab 29 membawa Biel
30
bab 30 masih menahan
31
bab 31 rencana busuk Shahnaz
32
bab 32 perintah
33
bab 33 menjalankan perintah
34
bab 34 bahagia yang tak di sadari
35
bab 35 sedikit memaksa
36
bab 36 Erick Harvard
37
bab 37 klaim Erick atas Biel
38
bab 38 mulai berani
39
bab 39 perhatian
40
bab 40 penolakan
41
bab 41 bertemu Steve
42
bab 42 kemarahan Erick
43
bab 43 seseorang
44
bab 44 rahasia yang mulai terkuak
45
bab 45 " ada apa.......
46
bab 46 aktifitas yang mencurigakan
47
bab 47 tujuan yang sama
48
bab 48 meyakinkan
49
bab 49 bertemu ibu
50
bab 50 kenyataan
51
bab 51 langkah awal
52
bab 52 tak akan tinggal diam
53
bab 53 upaya
54
bab 54 memaksa
55
bab 55 memiliki
56
bab 56 cinta
57
bab 57 hati yang masih keras
58
bab 58 interaksi
59
bab 59 seutuhnya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!