Kontrak Hamil Anak Bos

Kontrak Hamil Anak Bos

BAB 1: Kontrak Senilai Satu Miliar

Hari itu, Sarah Lestari sedang fokus menunduk di depan laptopnya. Jari-jarinya mulus menari di atas keyboard, menyelesaikan tumpukan berkas laporan keuangan yang ditugaskan langsung oleh sang CEO muda, Samudra Grayson. Suasana di lantai eksekutif sangat hening, hanya terdengar suara klik mouse dan deru AC kantor.

Baru saja Sarah meletakkan pena di atas dokumen terakhir, pintu ruang kerja utama terbuka. Seorang pria berkemeja hitam rapi dengan raut wajah tegas melangkah keluar. Di belakangnya, Felix—sekretaris pribadi Samudra yang juga merupakan teman seperjuangan Sarah sejak pertama kali magang di perusahaan ini—melambaikan tangan padanya.

"Sarah, Bos minta kamu masuk sekarang," panggil Felix dengan nada yang terdengar sedikit aneh, seperti ada yang disembunyikan.

Sarah mengerutkan kening, tapi tetap bangkit dan merapikan blazernya. "Ada apa, Felix? Ada masalah sama laporan kuartal kemarin?"

Felix hanya tersenyum tipis tanpa menjawab. Begitu Sarah melangkah masuk ke ruangan megah dengan jendela kaca setinggi langit-langit itu, Samudra Grayson sudah duduk santai di kursi eksekutifnya. Pria tampan keturunan Indonesia-Eropa itu menatapnya dengan tatapan yang sulit diartikan.

"Silakan duduk, Sarah," perintah Samudra, suaranya bariton dingin namun sopan.

Sarah duduk di kursi tamu, sedikit gugup. Namun, rasa gugup itu berubah menjadi shock total saat Samudra menggeser sebuah map tebal ke arahnya.

"Apa ini, Pak?" tanya Sarah ragu.

Felix, yang berdiri di samping Samudra, mengambil alih pembicaraan. "Sarah, ini adalah sebuah kontrak. Bos membutuhkan bantuanmu. Bukan untuk pekerjaan kantor biasa, tapi untuk sesuatu yang jauh lebih pribadi. Kami memintamu untuk... mengandung anak Bos."

Dunia Sarah seolah berhenti berputar. Matanya membulat sempurna, mulutnya ternganga. Dia terdiam membeku, berusaha mencerna kalimat gila yang baru saja diucapkan Felix.

"K-Kontrak... anak?" Sarah terbata-bata, detak jantungnya berpacu kencang. "Pak Samudra, maksud Bapak apa ini?"

Samudra tetap tenang. "Ini murni kesepakatan bisnis, Sarah. Aku butuh ahli waris. Aku percaya padamu secara pribadi dan profesional. Kamu akan menjalani proses medis yang aman, dan setelah anak lahir, kewajibanmu selesai. Semua biaya hidup dan perawatan ditanggung penuh."

Tanpa menunggu persetujuan, Felix menyodorkan map itu terbuka di hadapan Sarah. Matanya langsung tertumbuk pada angka nominal yang tercetak jelas di bagian atas kontrak: Satu Miliar Rupiah.

Namun, di luar dugaan Samudra dan Felix, Sarah justru menyunggingkan senyum. Bukan senyum setuju, tapi senyum sinis. Dengan gaya centilnya yang khas, ia mendorong map itu sedikit ke depan.

"Maaf, Pak Bos. Tadi saya lihat angkanya satu miliar ya?" Sarah menaikkan satu alisnya. "Untuk jasa mengandung dan melahirkan anak Bapak? Hmm, rasanya... segitu kecil ya, Pak. Apa cuma segini harga diri saya?"

Samudra menatapnya tajam, rahangnya mengeras. "Kamu menolak?"

Sarah berdiri, merapikan bajunya. "Bukan menolak, Pak. Cuma saya rasa gaji saya selaku PA juga sudah cukup. Mohon maaf, saya tidak tertarik dengan kontrak semurah ini."

Sarah berbalik dan bergegas menuju pintu, namun baru saja tangannya menyentuh gagang pintu, suara dingin Samudra menghentikannya.

"Tunggu, Sarah."

Sarah berhenti. Ia bisa mendengar langkah kaki Samudra mendekat. Samudra berdiri di belakangnya, lalu tanpa banyak bicara, ia menyodorkan map kontrak yang sudah diperbarui dengan pulpen di tangannya.

"Kamu mau tambah berapa?" tanya Samudra, kali ini suaranya lebih lirih, tapi jelas ada nada frustasi.

Sarah berbalik dan menatap pria itu. "Kalau saya boleh jujur, saya mau beberapa tambahan syarat, Pak."

"Katakan."

Sarah mengangkat dagunya, "Pertama, pascamelahirkan, saya tetap bekerja di perusahaan ini dengan posisi dan gaji yang sama. Jangan ada pemecatan. Kedua, saya yang memilih rumah sakit dan tim dokternya. Dan ketiga..." Sarah mengetuk-ngetuk map di tangan Samudra, "...nominalnya saya naikkan dua kali lipat dari angka awal. Tapi jangan khawatir, saya akan jalani semua ini dengan profesional."

Samudra memicingkan mata, menatap Sarah yang penuh percaya diri. Beberapa detik hening, lalu pria itu menandatangani kontrak di atas meja terdekat.

"Deal. Semua syaratmu aku setujui."

Felix di belakang mereka hanya bisa menggeleng-geleng kepala, tak percaya asistennya sendiri bisa menegosiasikan kontrak aneh itu dengan berani dan tetap menyelamatkan pekerjaannya.

Sarah mengambil kontrak yang sudah ditandatangani. Napasnya sedikit bergetar, meski ia berusaha terlihat tegar. Hari itu, hidupnya benar-benar berubah. Satu miliar, satu rahim, dan satu nyawa kecil yang akan mengubah segalanya.

Episodes
1 BAB 1: Kontrak Senilai Satu Miliar
2 BAB 2: Tabung Kecil, Harapan Baru
3 BAB 3: Suntikan, Keheningan, dan Aroma Laut Mediterania
4 BAB 4: Dua Minggu yang Tak Terduga
5 BAB 5: Malam yang Canggung
6 BAB 6: Makan Siang Paksa di Ruang CEO
7 BAB 7: Panas, Heels, dan Secangkir Kopi
8 BAB 8: Undangan Malam
9 BAB 9: Gala Malam di Villa Toscana
10 BAB 10: Villa di Tengah Badai
11 BAB 11: Pagi di Villa
12 BAB 12: Belanja di Supermarket Italia
13 BAB 13: Dua Bulan
14 BAB 14: Pertemuan dengan Kakek Idris
15 BAB 15: Kebakaran
16 BAB 16: Pasta di Tengah Malam
17 BAB 17: Sarapan Bersama dan Halte Bus
18 BAB 18: Mual di Kantor
19 BAB 19: Ngidam Pizza Keju Berlimpah
20 BAB 20: Demam di Hari Minggu
21 BAB 21: Kebaikan yang Mengubah Segalanya
22 BAB 22: Apartemen Baru, Keputusan Baru
23 BAB 23: Keputusan
24 BAB 24: Terbang ke London Bersama
25 BAB 25: Peresmian Kantor London
26 BAB 26: Belanja Peralatan Bayi di London
27 BAB 27: Mantan di Meja Sebelah
28 BAB 28: Pulang ke Italia dengan Hati yang Berat
29 BAB 29: Kehidupan Baru dan Detak Jantung Kecil
30 BAB 30: Enam Bulan
31 BAB 31: Flashback – Saat Gosip Itu Membuatku Hancur
32 BAB 32: Keseharian Sarah di Mansion
33 BAB 33: Rasa Penasaran yang Menggelitik
34 BAB 34: Nama dari Kakek Idris
35 BAB 35: Mempersiapkan Kamar untuk Arya
36 BAB 36: Kedatangan Violet yang Tak Terduga
37 BAB 37: Kejutan di Rumah Baru
38 BAB 38: Pindah ke Rumah Baru
39 BAB 39: Menunggu Arya dengan Penuh Cinta
40 BAB 40: Pulang ke Rumah untuk Pertama Kalinya
41 BAB 41: Kehidupan Baru Bersama Arya
42 BAB 42: Nama dan Harapan
43 BAB 43: Arya Bisa Duduk
44 BAB 44: Arya Mulai Merangkak
Episodes

Updated 44 Episodes

1
BAB 1: Kontrak Senilai Satu Miliar
2
BAB 2: Tabung Kecil, Harapan Baru
3
BAB 3: Suntikan, Keheningan, dan Aroma Laut Mediterania
4
BAB 4: Dua Minggu yang Tak Terduga
5
BAB 5: Malam yang Canggung
6
BAB 6: Makan Siang Paksa di Ruang CEO
7
BAB 7: Panas, Heels, dan Secangkir Kopi
8
BAB 8: Undangan Malam
9
BAB 9: Gala Malam di Villa Toscana
10
BAB 10: Villa di Tengah Badai
11
BAB 11: Pagi di Villa
12
BAB 12: Belanja di Supermarket Italia
13
BAB 13: Dua Bulan
14
BAB 14: Pertemuan dengan Kakek Idris
15
BAB 15: Kebakaran
16
BAB 16: Pasta di Tengah Malam
17
BAB 17: Sarapan Bersama dan Halte Bus
18
BAB 18: Mual di Kantor
19
BAB 19: Ngidam Pizza Keju Berlimpah
20
BAB 20: Demam di Hari Minggu
21
BAB 21: Kebaikan yang Mengubah Segalanya
22
BAB 22: Apartemen Baru, Keputusan Baru
23
BAB 23: Keputusan
24
BAB 24: Terbang ke London Bersama
25
BAB 25: Peresmian Kantor London
26
BAB 26: Belanja Peralatan Bayi di London
27
BAB 27: Mantan di Meja Sebelah
28
BAB 28: Pulang ke Italia dengan Hati yang Berat
29
BAB 29: Kehidupan Baru dan Detak Jantung Kecil
30
BAB 30: Enam Bulan
31
BAB 31: Flashback – Saat Gosip Itu Membuatku Hancur
32
BAB 32: Keseharian Sarah di Mansion
33
BAB 33: Rasa Penasaran yang Menggelitik
34
BAB 34: Nama dari Kakek Idris
35
BAB 35: Mempersiapkan Kamar untuk Arya
36
BAB 36: Kedatangan Violet yang Tak Terduga
37
BAB 37: Kejutan di Rumah Baru
38
BAB 38: Pindah ke Rumah Baru
39
BAB 39: Menunggu Arya dengan Penuh Cinta
40
BAB 40: Pulang ke Rumah untuk Pertama Kalinya
41
BAB 41: Kehidupan Baru Bersama Arya
42
BAB 42: Nama dan Harapan
43
BAB 43: Arya Bisa Duduk
44
BAB 44: Arya Mulai Merangkak

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!