Halimah terpaku di tempat, tangannya perlahan mengepal di sisi rok panjangnya. Kata-kata Wulan bagai benda berat yang jatuh menimpa kepalanya, membuat napasnya sempat tertahan di kerongkongan.
"Tante... maksud Tante apa?" tanyanya pelan dan ragu, berusaha terdengar tenang meski jantungnya berdegup kencang tak beraturan. Ia mundur selangkah, menjaga jarak di antara mereka.
Wulan meletakkan kotak kukis bermotif mewah itu di atas meja ruang tamu, tanpa melepaskan pandangannya dari wajah Halimah. Senyum ramah yang tadi sempat tersungging di bibirnya kini lenyap seketika, berganti raut wajah dingin dan kaku.
"Duduklah, Halimah. Kita perlu bicara serius," ucapnya tegas, nada bicaranya tak lagi terdengar seperti sapaan kerabat, melainkan seperti perintah.
Halimah menggeleng pelan, "Maaf, tapi saya rasa Tante harus pergi dari sini sekarang! Kalau Daffa tahu Tante datang tiba-tiba seperti ini, Daffa akan marah..."
Wulan mendengus pelan, lalu berjalan mendekat ke arahnya, membuat Halimah tanpa sadar kembali mundur hingga punggungnya menyentuh dinding, "Kamu mungkin belum menyadari seberapa besar bahaya yang sedang kalian hadapi, Halimah. Daffa terlalu nekat. Dia pikir dengan menggali masa lalu, dia akan mendapatkan keadilan?"
"Apa yang Tante katakan? Saya tidak paham...."
Wulan terkekeh geli, "Apa yang sedang Daffa lakukan saat ini, hanyalah jalannya untuk membuka pintu neraka yang sudah lama tertutup rapat."
"Tante tahu soal... kecelakaan itu?" Halimah memberanikan diri bertanya, matanya menatap lekat wajah wanita di hadapannya itu.
Wulan terdiam sesaat, lalu membuang muka ke arah jendela yang menampilkan langit yang mulai berubah jingga. "Tentu saja aku tahu. Semua orang di keluarga ini tahu tentang kecelakaan itu kecuali Daffa."
"Tante bohong! Mama juga pasti tidak tahu...."
"Justru karena Amanda lah Daffa harus berhenti menggali hal yang sudah berusaha di tutup rapat oleh keluarga Surya!" Bentak Wulan menggelegar membuat Halimah terperanjat hingga menutup kedua telinga da…
Nur Halimah (Harga Sebuah Ketulusan)
Peringatan dari Wulan!!
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 59 Episodes
Comments