Setelah berkendara selama hampir satu jam, akhirnya Nino tiba juga di Banjaran. Dia masih harus mencari lokasi pastinya workshop pengrajin topeng yang diduga menjadi tempat pelaku untuk memesan topeng Rahwana.
Nino terpaksa menghentikan dulu mobilnya di pinggir jalan. Dia perlu menanyakan pada warga yang melintas tentang lokasi pengrajin itu.
Pria itu turun dari mobilnya lalu menyapu sekeliling. Nino memutuskan menghampiri seorang penjual batagor di pinggir jalan.
“Misi, Pak.”
“Iya. Mau pesan batagor?”
“Nggak, Pak. Saya mau tanya, Bapak tahu alamat ini di mana?” Nino menunjukkan alamat workshop yang dicarinya pada penjual batagor itu.
“Wah saya kurang tahu, Pak. Saya bukan asli orang sini soalnya. Coba tanya Mang Karya, dia asli orang sini, pasti tahu,” penjual batagor itu menunjuk kios rokok di sebelah kanannya.
Di depan kios tampak seorang paruh baya duduk sambil menghisap rokoknya.
Tanpa berlama-lama, Nino langsung menghampirinya. “Permisi, Pak.”
Pria bernama Karya itu menoleh saat mendengar suara di sampingnya. Nino langsung menunjukkan alamat yang tertera di ponselnya pada Karya.
“Bapak mungkin tahu alamat ini di mana?”
“Oh ini mah tokonya Pak Rakhsa.”
“Bapak kenal?”
“Kenal atuh. Kita sama-sama asli orang sini. Dia teman kecil saya.”
“Tempatnya jauh nggak, Pak, dari sini?”
“Lumayan.”
“Bapak bisa kasih petunjuk atau antar saya?”
“Boleh, sebentar.”
Pria itu bangkit dari duduknya. Dia berpamitan dulu pada istrinya yang sedang tiduran di dalam kios. Setelah itu dia mengikuti Nino menuju mobilnya.
“Mas mau pesan topeng sama dia?” tanya Karya pada Nino setelah berada di mobil.
“Yang pesan topeng sama dia banyak, Pak?”
“Banyak. Dia memang hanya terima pesanan aja sih. Bukan buat topeng buat dijual secara umum.”
“Oh gitu. Biasanya ada catatannya nggak, Pak kalau yang pesan topeng?”
“Wah, saya juga nggak tahu kalau itu.”
Nino mengangguk pelan. Jika memang Rakhsa khusus menerima pesanan saja, ada kemungkinan pria itu mencatat nama dan nomor ponsel pemesan.
“Pak Rakhsa…
Di Sini Ada Arwah, Di Sana Ada Polisi
Pengrajin Topeng yang Mencurigakan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 86 Episodes
Comments
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🤎⃟dí́ժαհᄂ⃟ᙚ🥑⃟𝐐⃟❦♬⃝❤
mungkin Rakhsa hanya menjalankan tugas dari konsumen....harus tutup mulut rapat²......jadi dia harus profesional nyimpan data konsumen nya jangan sampe bocor pada pihak manapun......yg penting bagi Rakhsa adalah uang.....ntah topeng di gunakan buat apa.....yg penting ada yg pesen jadi ada pemasukan untuk bertahan hidup....inisial RA sengaja di bikin biar orang mengenal si pembuatnya 🤔..... topengnya sengaja di masukan magicnya....gk sembarang orang bisa pake topengnya....makanya gk ada yg pas bila di pake selain dari si pemesan mungkin begitu ya 🤭✌🏻
2026-08-29
3
tehNci
Si Gilang, kalo gak penakut, bisa mengoleksi para makhluk halus seperti pak Raksha. Ayolah pak Raksha, buka hatimu demi menyelamatkan orang². Kasih tau Nino siapa saja yg memesan topeng Rahwana mu
2026-08-29
2
tehNci
Jangan²2 pak Raksha itu yg jadi pembunuh bertopeng Rahwana. 2 alasan disimpan, topeng Rahwana inisial RA dan indigo. Tinggal ciri selanjutnya, ahli IT atau tidak...
2026-08-29
1