“Mama … tolong Tita, Ma. Sakit, Ma. Tolong Tita, Ma. Mamaaaa!!”
“Hah!”
Salma terbangun dari tidurnya. Wanita itu baru saja mengalami mimpi buruk. Dalam mimpinya dia melihat Tita memanggilnya sambil menangis.
Tubuh anaknya itu penuh luka dan berlumuran darah. Salma mengusap keringat yang membasahi keningnya.
Pelan-pelan dia bangkit dari pembaringannya lalu mengambil botol air mineral yang ada di depannya.
Kereta malam yang ditumpanginya masih dalam perjalanan menuju Surabaya. Salma membuka tirai jendela, hanya kegelapan saja yang terlihat olehnya.
Salma menutup kembali tirai lalu mengambil ponselnya. Jam digital di ponsel menunjukkan pukul 10.54.
Khawatir akan keadaan Tita, Salma mencoba menghubungi anaknya. Sampai panggilan berakhir, Tita tidak menjawab panggilannya.
Karena Tita tak kunjung menjawab panggilan, Salma kemudian menghubungi Bramantyo. Setali tiga uang, suaminya itu juga tidak menjawab panggilan. Salma semakin resah. Dia takut sesuatu terjadi pada anaknya.
Salma bangkit lalu membuka pintu kabin. Dia mengetuk pintu kabin di depannya. Ruangan kabin sudah gelap, pertanda Siska sudah tidur.
Tak enak mengganggu waktu istirahat sahabatnya, Salma bermaksud kembali ke kabinnya.
Baru saja hendak melangkah, pintu kabin Siska terbuka. “Ada apa, Sal?” tanya Siska.
“Aku barusan mimpi buruk. Aku takut sesuatu terjadi pada Tita. Aku sudah meneleponnya tapi tidak diangkat. Mas Bram juga nggak angkat telepon.”
Siska melihat jam di pergelangan tangannya. “Sudah malam. Mungkin mereka sudah tidur,” jawab Siska berusaha menenangkan sahabatnya.
“Iya, tapi—“
“Lebih baik kamu tidur. Besok pagi baru telepon lagi Tita atau Bram. Jangan khawatir. Mimpi tadi hanya bunga tidur.”
Siska mengantarkan Salma kembali ke kabinnya. Mau tidak mau Salma kembali membaringkan tubuhnya. Setelah memastikan lampu, Siska keluar lalu kembali ke kabinnya.
Sepeninggal Siska, Salma masih belum bisa memejamkan mata. Pikirannya terus tertuju pada mimpinya barusan. Salma mengambil ponselnya lalu meng…
Di Sini Ada Arwah, Di Sana Ada Polisi
Firasat Buruk
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 90 Episodes
Comments
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🤎⃟dí́ժαհᄂ⃟ᙚ🥑⃟𝐐⃟❦♬⃝❤
pastinya langsung connect....wong Salma emaknya.....kasian ya mana anak tunggal lagi .... harapannya hanya pada Tita......wah gk kebayang gmn redaksinya Salma....bila setelah mengetahui anaknya Tita korban pembunuhan dgn keji.....apalagi kalo terungkap fakta bahwa Tita di bunuh kerena di anggap hina sebagai pelaku perzinahan yg telah dgn suka rela menyerahkan dirinya sama bpk tirinya....dia yg dgn sengaja goda bpk tirinya....wahh pastinya hancur sehancurnya .....ujian hidup Salma memang berat....orang yg selama di percayai ternyata berkhianat..... mengkhianati nya /Sob/
2026-09-06
3
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🤎⃟dí́ժαհᄂ⃟ᙚ🥑⃟𝐐⃟❦♬⃝❤
iya nii gmn Bun....jangan bikin tegang lah....kendorin dikit....jangan kenceng².... kasihlah secercah harapan.... Eris punya kekuatan untuk pecahin botolnya ....lemparin ke dinding biar gaduh /Sweat/
2026-09-06
1
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🤎⃟dí́ժαհᄂ⃟ᙚ🥑⃟𝐐⃟❦♬⃝❤
tak tanggung² si Desta bakar resto nya Tyo dgn dahsyat....saking amarah yg tiada tara liat para pendosa......serasa dirinya suci aja Des....preettt pawww /Hammer/
2026-09-06
1