“Yakin itu Nayla? Tahu dari mana?” tanya Asep. Wajah yang dilihatnya berbeda dari wajah Nayla.
“Yakin. Anting yang dipakainya itu pemberianku. Dia sengaja gerakin itu buat kasih kode.”
“Kalau gitu, lacak mobilnya!” perintah Asep.
Pradipta langsung melacak mobil yang digunakan Anindito. Secepatnya Nino menjalankan kendaraannya lagi. Dia memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi agar bisa menyusul Anindito.
Sementara itu, Anindito yang sudah meninggalkan apotek sejak satu jam lalu memutuskan mampir di sebuah penginapan murah.
Dia memaksa Gilang mendaftar menggunakan KTP-nya. Terlalu berisiko jika menggunakan KTP Luna atau Nayla.
Setelah mendapat kamar, Anindito langsung meminta Nayla mengobati Desta.
Nayla mengeluarkan barang-barang yang dibelinya di apotek. Terlebih dahulu, dia membersihkan luka dengan cairan NaCl.
Setelah itu, dia menjahit luka gores dan tusuk. Beruntung luka tusukannya tidak dalam, jadi tidak mengenai organ.
Selesai menjahit luka, Nayla menutupnya dengan perban. Kemudian, dia menyuntikkan obat anti tetanus kepada Desta. Pria itu juga diminta meminum obat pereda nyeri.
“Sudah selesai?” tanya Anindito.
“Iya,” jawab Nayla sambil membereskan barang-barang dan membuang sampah medis ke tempat sampah.
“Kalau begitu kita pergi sekarang.”
“Tunggu, Pak,” cegah Gilang. “Saya lapar. Nggak mau kasih makan, gitu?” tanya Gilang dengan wajah memelas.
Luna memutar bola matanya mendengar permintaan Gilang. Di saat seperti ini, sempat-sempatnya pemuda itu meminta makan.
“Sempat-sempatnya minta makan,” gumam Luna, tetapi bisa terdengar oleh Gilang.
“Jadi sandera juga butuh energi. Rugi dong, udah diculik terus nggak dikasih makan,” balas Gilang sambil berbisik.
“Cepat masuk!” perintah Anindito tanpa memedulikan permintaan Gilang.
Mau tidak mau, Nayla, Luna, dan Gilang kembali masuk ke dalam mobil. Namun Gilang masih belum menyerah untuk meminta makan. Dia terus saja mengoceh di dalam mobil.
“Pak, nggak mau kasih kita makan, gitu?” rengek Gilang lagi. “Pak, lapar, Pak…
Di Sini Ada Arwah, Di Sana Ada Polisi
Kecerdikan Gilang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 90 Episodes
Comments
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🤎⃟dí́ժαհᄂ⃟ᙚ🥑⃟𝐐⃟❦♬⃝❤
Ahqam datangnya masbuq😂
biasa bila majikan udah kewalahan baru dia tutun tangan .....hempaskan dan habisi lawan jangan sampe melakukan ulang untuk ke dua kali apalagi sampe ke tiga kali no big /Proud//Shy/
2026-09-12
2
Teti Usmayanti
gilang selain mulut km pintar ngoceh tp km cerdik. laguny itu loh, ya ampun 🤣🤣.. dih parah, anin kl.lawan tuh lsg sm orgny bkn pake perantara jin. cemen km anin, bnr2 kyk kerupuk yg sdh di ksh air.
2026-09-12
1
tehNci
Malah bagus, dooong. Selain mengisi tenaga, bisa mengukur waktu biar Pradipta bisa mengetahui keberadaan mereka sblm pindah tempat lagi dan semakin jauh
2026-09-12
1