Dengan langkah tergesa, Rully berjalan menuju ruangannya. Pria itu baru saja mendapat kabar dari salah seorang pegawainya bahwa ada dua petugas kepolisian yang mencarinya. Dia langsung meninggalkan ruang rapat begitu mendengar kabar tersebut.
Sesampainya di depan ruangan, Rully langsung membuka pintu. Pria itu bergegas menghampiri Nino dan Asep yang sudah menunggunya.
“Dengan Pak Rully?” sapa Nino seraya bangkit dari kursinya. Petugas polisi itu menyalami Rully. Begitu juga dengan Asep.
Rully mempersilakan Nino dan Asep untuk duduk kembali.
“Mohon maaf kami datang mendadak tanpa pemberitahuan,” Nino membuka pembicaraan.
“Tidak masalah. Apa yang bisa saya bantu?”
“Apa Bapak menangani kerja sama dengan perusahaan vendor?”
“Iya.”
“Apa kami bisa meminta daftar perusahaan vendor yang bekerja sama dengan kantor ini?”
“Maaf, apa ini ada hubungannya dengan kasus Yuniar?”
“Ya. Dari hasil penyelidikan, kami menduga pelaku memiliki rekanan dalam menjalankan aksinya. Jika Bapak berkenan memberikan informasi tentang perusahaan vendor yang bekerja sama dengan kalian, akan sangat membantu penyelidikan kami.”
“Tentu saja.”
Rully bangkit dari sofa lalu segera menuju meja kerjanya. Pria itu mencari dulu file di dalam komputer kemudian mencetaknya. Dia kembali pada Nino dan Asep lalu memberikan lembaran kertas tersebut.
“Ini daftar semua perusahaan vendor yang bekerja sama dengan kantor ini?”
“Perusahaan mana yang datang ke kantor ini dalam beberapa bulan terakhir?”
“Ada tiga perusahaan. Kami melakukan maintenance untuk kelistrikan, AC, dan kamera keamanan.”
“Apa semuanya berasal dari tiga vendor berbeda?”
“Ya.”
Rully melingkari tiga perusahaan vendor yang mendatangi kantor dalam waktu tiga sampai enam bulan ke belakang.
“Apa Bapak tahu siapa pekerja yang dikirimkan?”
“Maaf, itu urusan vendor, bukan kami. Bagi kami yang penting pekerjaan selesai dengan baik.”
“Baiklah. Terima kasih untuk waktunya.”
Setelah mendapat informasi yang dibutuhkan, Nino dan Asep segera meninggalkan kantor…
Di Sini Ada Arwah, Di Sana Ada Polisi
Sang Pelaku
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 90 Episodes
Comments
Ani
dari awal sih aku curiganya gak sama Dipta ya meskipun agak sedikit oleng waktu tau nama apartemen dan lantainya. .. tapi makin kesini aku yakin si Dito ini pelakunya...
berarti yang ngirim Dipta topeng di juga dong dan mungkin juga dia tau kalau Dipta tinggalnya disitu.. makanya dia beraksi ketika Dipta keluar dari apartemennya.. menarik..
2026-08-31
3
Teti Usmayanti
sapa anindito?? nino dan asep aja tdk kenal walaupun sdh ketemu dan bertanya2. maaf thorr, sy sdh tdk curiga lg dipta semenjak sdh ketahuan rada2 somplak 🤣😄.
2026-08-31
3
❤Rainy Wiratama Yuda❤️
Tuh kan berarti kecurigaan saya di bab "Mencari jejak pembuat topeng" itu benar. Petugas ATCS . Haa... senangnya tebakan saya benar. Segera tangkap, jangan sampai ada korban lagi
2026-08-31
2