Langit malam di atas Ibu Kota Kerajaan Jiulong memancarkan pendar keemasan yang memukau. Jutaan pecahan cahaya meluncur pelan dari lapisan atmosfer, menyerupai hujan meteor yang membakar kegelapan tanpa menyisakan jelutung abu sedikit pun.
Di jalanan kota yang ramai, para warga dan praktisi tingkat rendah keluar dari kediaman mereka. Mereka menengadah, mengagumi keindahan fenomena alami yang belum pernah terjadi sepanjang sejarah benua tersebut.
"Lihat! Cahaya keberkahan bintang!" seru seorang pedagang di sudut pasar sambil berlutut penuh syukur.
"Qi spiritual di udara mendadak menjadi dua kali lipat lebih murni!" timpal seorang pemuda kultivator dengan wajah berseri-seri. "Ini benar-benar pertanda kemakmuran bagi benua kita!"
Mereka bersorak, merayakan fenomena langka yang dianggap sebagai karunia dari langit semesta.
Sama sekali tidak ada satu pun dari ribuan warga kota itu yang menyadari kenyataan mengerikan di balik keindahan tersebut. Cahaya keemasan itu bukanlah pertanda keberkahan, melainkan sisa-sisa energi penghancuran dari pembasmian armada Faksi Luar yang baru saja dieksekusi secara rahasia di luar angkasa.
Jauh di puncak Menara Bintang yang mendominasi pemandangan kota, dua sosok berdiri bersebelahan mengamati kerumunan massa di bawah sana.
Putri Feng Qingxue mengusap rambut hitamnya yang tertiup angin malam. Anggota Kerajaan Jiulong yang biasanya berdarah dingin dan penuh kalkulasi politik itu kini menunjukkan sedikit kerutan cemas di dahinya.
"Formasi sihir pembalik persepsi milikmu bekerja dengan sangat sempurna, Tuan Baihu," bisik Qingxue tanpa mengalihkan pandangannya dari jalanan kota. "Masyarakat benar-benar percaya bahwa ledakan energi spasial di luar angkasa tadi malam hanyalah fenomena fenomena keberkahan kosmik."
Baihu yang berdiri di sampingnya terkekeh pelan. Pria bermuka dua pemilik Paviliun Bayangan itu menggoyangkan kipas lipat di tangannya dengan gerakan santai.
"Pengondisian massa tidak pernah membutuhkan kebenaran yang rumit, Putri," s…
Satu Jiwa Jutaan Bayangan: Penaklukan Rahasia Sang Ahli Taktik
Pengondisian Massa Semesta Lokal
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 150 Episodes
Comments