"Kenapa datang kesini" Swanzi berbaring miring di tengah ruangan.
Menikmati buah anggur hijau nya seperti seorang putri. Berbaring di kasur kain sutra berwarna Ungu gelap lampu kamar dari lilin menerangi tempat istirahatnya.
Dupanya wangi memenuhi ruangan.
Pakaian hitam dengan jubah berjahitkan ukiran emas di sisi jubahnya membuatnya terlihat misterius.
"Aku hanya ingin main, " kataku lalu duduk asal di hadapannya.
Melihat sekeliling, kamarnya spesial dibuat seperti ini.
Sedangkan aku sekamar dengan Raja menjadi tawanan.
Pengawal dan pelayannya keluar...
"Aku tidak ingin berteman denganmu, jadi keluar saja" katanya mengusirku.
mengunyah anggur, tidak terlihat lelah setelah berperang.
"Siapa bilang aku mau berteman, aku hanya pastikan lukamu apa sudah sembuh" kataku gengsi lalu mengingatkan luka di perang tadi.
"Hm.... Ya.. Sudah jauh lebih baik" Mata Swanzi seperti menatapku dengan amarah, berbeda dengan senyum di lapangan perang tadi.Tidak ada kata terimakasih.
"Aku juga memastikan, tidak ada apa-apa antara aku dan Raja Yuko" kataku berbalik badan keluar.
Swanzi duduk menatapku.
Lalu seperti roh mendekatiku berdiri. Melayang. Menghalangi langkahku di pintu.
"Kamu tidak perlu menjelaskan" kukunya yang panjang menyentuh daguku.
"Karena kamu datang, tanganku sudah gatal mau merobek wajahmu! " ucapnya kasar.
Aku mencengkram pergelangan tangannya.
Tangannya masih ada bekas luka lubang.
"Ternyata benar kau yang selalu datang dalam mimpiku"
Kataku pelan.
Marah.
"Aku tidak yakin maksudmu apa selalu ingin mencelakai aku, yang jelas aku tidak pernah berguru pada ayahmu"
kataku lagi.
Kutinggalkan dia di kamarnya sendiri, aku berjalan melintasi 3 lorong untuk sampai ke kamarku lagi.
**
Suara menyeret kaki di belakang.
Aku mempercepat langkah kakiku.
Tapi suara itu lebih dekat aku bersiap mencabut tusuk konde emas di rambutku berbalik.
Prajurit kakinya terluka,
"Brakkkk" Suara jatuh.
Prajurit yang terluka itu diterjang dan di bawa bayangan hitam..."To.... long... " katanya lema…
Petualangan Mayanza
Keseimbangan Portal
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 49 Episodes
Comments