Aku meminta tolong cleaning service membersihkan ruangan kerja, mengganti saringan air purifier yang baru.
"Terima Kasih ya.." kataku setelah selesai dibersihkan, cleaning service mengangguk.
Ruangan ini kutinggal berberapa hari lebih bersih, udaranya juga lebih sejuk.
Kebakaran hutan membuat kabut asap dimana-mana.
Banyak pasien terserang sesak nafas,
Aku mendapat secarik kertas peringatan dari pimpinan Rumah Sakit, karena sering mangkir berkerja.
Jadwal Jaga ku ditambah sebagai konsekuensi meninggalkan tempat kerja.
"Dokter" pintu diketuk.
"Jadwal kunjungan pasien" kata Perawat jaga mengingatkan.
Aku memakai maskerku dan keluar ruangan untuk mengunjungi dan memeriksa kesehatan pasienku satu persatu.
**
Akhirnya jam istirahat juga, aku menyandarkan tubuhku di kursi kerja ruangan.
Tidak berniat kembali kerumah karena malam nanti ada jadwal operasi pasien lagi.
Aku mengnci ruangan, menyandarkan kepala dan tertidur sejenak.
"Mayanza...mayanza...." panggilan itu terdengar sangat jelas, suara itu pelan memanggil.
Aku terbangun.
Membuka mata.
Membuka pintu, tidak ada seorangpun di lorong ruangan.
Aku meregangkan otot dan leher, terlelap beberapa menit sangat membantu.
Berjalan menuju lobby, aku biarkan pintu ruanganku terbuka.
"Apakah tadi ada yang memanggilku?" tanyaku kepada dua perawat jaga.
"Tidak ada dok", kata salah satu perawat.
Mereka juga ikut menoleh kesana kemari.
"Dok, jangan bikin takut ah", kata perawat itu lagi.
"Takut kenapa?" aku tertawa.
"Disini dari tadi sepi dok" kata Perawat sambut anggukan Perawat yang lain.
Lift berdenting, terbuka tidak ada siapa-siapa yang keluar.
Lalu menutup kembali.
Kami bertiga sama-sama tegang.
"Dok..." kata salah satu perawat.
"Hush! jangan kerja di Rumah Sakit kau penakut" kata Perawat yang satunya lagi.
Padahal kenyataannya kami bertiga, menahan rasa takut.
"Tolong cek jadwalku di aplikasi ya..." kataku mengalihkan percakapan kami.
"Baik dok, nanti saya kirimkan ke dokter" katanya.
"Dokter tidak pulang?"
Aku masih ber…
Petualangan Mayanza
Kabut Asap
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 49 Episodes
Comments