“Kamu serius dengan perkataanmu tadi, Fidz?” tanya ibunya Hanun kembali.
Hafidz mengangguk mantap dan menatap wajah ibunya Hanun malu-malu.
“Tunggu bagi raport nanti, yah? Kalau sudah bagi raport dan kamu mendapatkan nilai yang bagus. Tante izinkan kalian berpacaran,” katanya lembut.
“Beneran, Tan?” tanya Hafidz sumeringah.
“Beneran. Makanya, sekarang kalian belajar dulu yang benar. Tapi, ingat, pacaran tidak boleh membuat prestasi kalian menurun. Pacaran harus membuat kalian semangat. Oke?” nasehat mamahnya Hanun.
“Siap ibu dosen!” serunya yang membuat semuanya tertawa.
Setelah makan malam, Hafidz berpamitan pulang. Ibu Hanun dan Aqila pun ikut mengantar sampai depan.
“Pulang dulu, yah?” pamit Hafidz.
“Makasih untuk hari ini, Hafidz.”
“Sama-sama. Tunggu sampai pembagian raport nggak apa-apa, kan?” tanya Hafidz sambil menatap wajah Hanun.
“Hah?” seru Hanun yang langsung terlihat salah tingkah dan pipinya mulai merona merah karena malu.
“Kamu mau nunggu, kan?” tanyanya kembali.
“Iya, aku mau nunggu.”
“Kalau begitu, bye calon pacar.”
“Bye juga, calon pacar.”
Setelah Hafidz pulang, Hanun kembali masuk ke dalam rumahnya dengan wajah yang terlihat bahagia.
“Dia gentle ya, teh Ale? Aqila suka,” bisik adiknya.
“Mamah juga suka sama Hafidz. Dia anak yang baik dan sopan.”
Hanun tersenyum lebar. Baru kali ini, ia mendapat restu dari keluarganya tentang calon pacarnya itu. Hanun sungguh tak sabar menanti pembagian raport yang menurutnya masih sangat lama itu.
“Terimakasih Hafidz Reynaldi Rayshiva,” ucapnya pelan.
❤❤❤
“Ibu!” teriak Hafidz begitu sampai di rumahnya.
“Aya naon? Teriak-teriak kaya gitu, bukannya salam kalau sudah sampai rumah, teh.”
Ibu Hafidz tampak keluar dari kamarnya dengan keadaan yang masih memakai mukena, karena beliau baru saja menjalankan ibadah sholat isya.
“Assalamualaikum kek, main nyelonong aja kamu kaya maling!”
“Waalaikumsalam,” jawab Hafidz yang langsung mencium telapak tangan ibunya kemudian tersenyum kembali.
“Eh, si bedul, kalahkah kamu yang nge…
This Is My Girlfriend
Restu Ibu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 44 Episodes
Comments