Yafiq Mansion
" Ra, maaf saya... "
Perkataan yang akan dilontarkan oleh Yafiq sengaja Raisa potong, dia tidak mau mendengarkannya. Yang terpenting saat ini adalah Bagas.
" Bagas saat ini mungkin sedang ketakutan, tidak ada yang lebih penting dari ini. Sebaiknya kita masuk ke dalam saja ! " ujar Raisa
" Lalu kamu ? " tanya Yafiq.
" Kalau Bagas baik-baik saja, saya akan pulang naik o*** online ! " ujar Raisa.
Yafiq tidak setuju, entah kehabisan akal atau bagaimana, yang jelas dia tidak mengijinkan Raisa pulang ke rumahnya sendirian. Karena hujan begitu deras dan sangat tidak aman seorang wanita ditengah malam menaiki kendaraan umum, Yafiq kemudian menarik tangan Raisa, menuntun gadis itu untuk masuk bersamanya ke dalam rumah.
" Ternyata walaupun dia terlihat cuek, sebenarnya, pria ini sangat peduli terhadap putranya ! " batin Raisa.
Gadis itu tanpa sadar menyunggingkan senyumnya, namun, Yafiq tidak mengetahui itu karena dia berjalan dengan tergesa-gesa.
Di kamar Bagas sedang ketakutan, dia menutup kedua telinganya, dia benar-benar tidak bisa tidur mendengar suara petir. Dia menangis ketakutan.
" Mama , Papa hiks ! " teriak Bagas.
Suara pintu terbuka, dan lampu kamarnya tiba-tiba menyala dia berteriak kencang karena saking takutnya.
" Hwaaa , Papa , Mama Bagas mau tidur sama kalian aja. Bagas takut hiks ! " ujar Bagas.
Anak itu memegang tangan Bagas dan Raisa secara bersamaan.
" Tapi Bagas itu nggak bisa Nak. Mama, dan, Papa belum sah jadi suami-istri. Tidur bersama akan ada fitnah nantinya. Bagaimana kalau begini, kamu tidur sama Papa, Mama, pulang ke rumah, Mama temenin nenek di rumah ! " ujar Raisa.
Anak itu tidak mau, dia tetap kekeuh pada pendiriannya. Dia ingin tidur bersama Mama dan Papanya.
" Pa, jawab dong, jangan diem aja ! " ujar Bagas.
Yafiq kebingungan entah apa yang harus dia lakukan, ini salahnya yang selalu lupa memberikan titah pada bawahannya untuk memasang alat penangkal petir. Sehingga, membuat Bagas terus-menerus ketakutan seperti ini setiap kali a…
Anakku Mak Comblangku!
Bagian 26
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 59 Episodes
Comments