Imran mencoba menanyakan pendapat Raisa, mengenai hasil jepretannya. Pria paruh baya itu benar-benar antusias mendengarkan jawaban dari calon menantunya.
" Bagus Pa, Rara suka hehe ! " ujar Raisa.
Imran tersenyum lebar, dia benar-benar bahagia bisa mendapatkan pujian dari sang calon menantu.
" Okey, kalau begitu setelah ini kita makan siang bersama ! " ujar Imran.
" Pa, maaf. Rara nggak bisa, mau jaga Ummi, beliau sudah lama Rara tinggalkan. Walaupun ada pelayan, tetapi Rara masih belum bisa tenang kalau tidak melihat keadaan Ummi secara langsung ! " ujar Raisa.
Gadis itu terlihat begitu khawatir dengan keadaan Ummi, karena sudah sedari pagi tidak ada di rumah sakit. Penyakit Ummi kambuh lagi, sehingga membuatnya harus dirawat di Rumah Sakit .
Yafiq yang mendengar perkataan Raisa melebarkan matanya, dia khawatir jika terjadi sesuatu dengan Ummi. Mengapa gadis itu menyembunyikannya, seharusnya dia mengatakan kepada Yafiq jikalau Ummi saat ini sedang tidak baik-baik saja.
Yafiq hanya mengira Ummi sedang tidak enak badan saja, ternyata justru dirawat di Rumah Sakit. Hal tersebut, membuatnya jengkel dengan tingkah laku calon istrinya tersebut.
" Ra, kok bisa sih kamu menyembunyikan ini dengan saya. Seharusnya, kamu bicara kepada saya, kalau Ummi sedang sakit. Jadi, kita bisa mengulur waktu untuk fitting pakaian pengantin kita ! " kata Yafiq kesal.
" Saya takut, Bapak sedang sibuk. Jadi, selama dua hari ini saya izin dengan Pak Juan. Untuk pulang lebih awal. Alhamdulillah diperbolehkan, dengan begitu saya tidak perlu mengatakannya pada anda ! " ujar Raisa.
Yafiq menggertakan giginya, kecewa dengan jawaban yang Raisa lontarkan.
" Aih, tidakkah dia tahu jika aku adalah calon suaminya. Seharusnya hal apapun dia katakan padaku, kenapa dia seolah-olah tidak mempercayai aku ! " batin Yafiq.
" Ra, sebaiknya kita jenguk ibu kamu saja dulu. Kita bisa makan siang bersama di kantin Rumah Sakit atau cafe dekat Rumah Sakit, betul kan Fiq! " ujar Imran.
Raisa dan Yafiq mengangguk.…
Anakku Mak Comblangku!
Bagian 32
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 59 Episodes
Comments