Kediaman Jeffri Apriadin Hamsyah
" Jadi, Tuan hasil dari penyelidikan saya selama ini Tuan Yafiq dan juga Nona Raisa, mereka keduanya sudah menikah dan tinggal bersama. Dari yang saya lihat tidak ada pernikahan paksaan, sepertinya Nona Raisa sangat mencintai pria itu ! " kata bawahan Jeffri.
Jeffri mengepalkan kedua tangan, dan, rahangnya mengeras. Dia menggertakan giginya, tanpa sadar pria itu pun menggebrak meja kerjanya.
" Sial, jadi dia benar-benar sudah melupakan aku ? Ini tidak bisa dibiarkan ! " ujar Jeffri.
" Tuan, sebaiknya anda tidak bertindak ceroboh, karena Pak Yafiq ini bukan orang biasa ! " ujar Robi.
Jeffri menggeram kesal, dia tidak sadar sudah melemparkan gelas kopi ke lantai, dan hal tersebut membuat Robi sang asisten terkejut dengan apa yang baru saja dilihatnya.
" Memang sedari dulu tuan Jeffri tidak pernah berubah. Dia selalu saja tidak bisa menahan amarahnya, padahal yang membuat kesalahan adalah dirinya sendiri. Yang disalahkan justru orang lain, aku tidak mengerti. Apakah semua orang kaya sama seperti Boss-ku ini ? " batin Robi.
" Maafkan saya Tuan, sudah lancang menasehati anda ! " ujar Robi.
Dadanya kembang kempis, rahangnya kian mengeras. Rupanya dia sudah tidak bisa lagi menahan amarahnya, dibentaknya Robi.
" PERGI ! " teriak Jeffri.
Sang asisten begitu ketakutan, dia segera meninggalkan Jeffri seorang diri. Kemarahan Bosnya itu sudah tidak dapat ditahan lagi, sehingga membuat pria itu ketakutan. Walau sudah bekerja bertahun-tahun bersama Jeffri, akan tetapi Robi masih saja ketakutan jika sang atasan marah. Bagaimana tidak, Jeffri begitu temperamen . Sudah banyak yang mengundurkan diri, bekerja di sini. Hanya dia saja yang mampu bertahan, karena gaji disini cukup menjanjikan.
Hari ini Raisa bersama Yafiq sedang berada di kantor. Saat ini sang suami sedang sibuk dengan berbagai dokumen, yang berada dihadapannya. Sedangkan, sang istri sibuk memperhatikan suami tampannya di sofa tamu.
Yafiq tahu sedari tadi Raisa menopang dagu ditangannya,…
Anakku Mak Comblangku!
Bagian 43
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 59 Episodes
Comments