Bagas pulang sekolah kali ini dijemput oleh asisten Yafiq. Bagas nampak kesal dengan itu, bagaimana tidak. Biasanya dia akan dijemput oleh Raisa dan Yafiq, tetapi mengapa hari ini berbeda sungguh menyebalkan menurutnya.
" Om, Papa sama Mama kemana sih ? Kok tumben nggak jemput Bagas ! " ujar Bagas.
Anak itu menggembungkan pipinya sembari bersedekap. Hal itu membuat Johan gemas dengan tingkah laku Tuan mudanya.
" Tuan muda, Mama dan Papa anda sedang sibuk. Jadi, tidak bisa datang menjemput ! " ujar Johan.
Bagas tidak menjawab, dia benar-benar kesal sehingga tidak mendengar perkataan Johan. Terdengar suara helaan napas dari sang asisten. Anak itu akhirnya menoleh, dia bertanya kepada Johan dan itu sontak membuat Johan kelabakan, tidak tahu harus menjawab bagaimana.
" Om, kalau bikin adek itu gimana sih ? Bagas pengen banget punya adek perempuan ! " ceplos Bagas.
Johan menggeleng, dia kemudian menggaruk kepalanya yang tidak gatal itu.
" Mohon maaf Tuan muda, saya tidak tahu ! " ujar Johan.
" Huh, sudahlah. Jangan dipikirkan Om ! " ujar Bagas.
Johan tersenyum manis,
" Ya ampun, bagaimana bisa anak sekecil ini begitu cerdas . Tuan Yafiq beruntung, mempunyai anak seperti tuan muda, selain cerdas, dia juga baik, dan, sikap kepemimpinannya sudah ada sejak dini! " batin Johan.
Perlahan-lahan kaki Lidia kian membaik, model cantik itupun sudah bisa berjalan dan tidak terjatuh lagi, seperti sebelumnya. Andre, sang CEO sekaligus selingkuhannya itu begitu setia mendampinginya, berbeda dengan kekasih aslinya tidak pernah menunjukan batang hidungnya akhir-akhir ini.
Membuat sang model kesal dan frustasi menghadapi hari tanpa sang kekasih. Yafiq seperti sudah tidak peduli lagi padanya, kekasihnya itu seperti enggan mengetahui keadaannya, jangankan menjenguk, memberi kabar pun tidak pernah.
" Setiap hari, hanya ada Andre yang menemaniku. Dimanakah kekasihku Yafiq ? Apakah dia sudah melupakan aku? Tidak tahukah dia jika aku merindukannya ? " batin Lidia.
Andre seolah paham, Lidia beb…
Anakku Mak Comblangku!
Bagian 44
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 59 Episodes
Comments