Di dalam sebuah ruang bersalin di salah satu rumah sakit terbaik di kota itu, seorang wanita yang menggunakan baju rumah sakit berwarna biru muda itu tengah merasakan dan menahan sakit di sekujur tubuhnya dan yang lebih terasa sakit di bagian perut dan pinggangnya.
"Mas...sakit Mas...." Ucap Alya lirih kemudian menarik nafas dalam dalam. Satu tangannya menggenggam erat jemari suaminya. Sejak merasakan kontraksi tengah malam hingga saat ini menjelang subuh, wanita itu sama sekali tak bisa diam, Alya berjalan jalan disekitar ruangan bersalin, saat rasa sakit yang secara tiba tiba terasa begitu sakit, ia memilih berbaring di ranjang rumah sakit. Menghadap ke kiri, tak lama berbalik ke kanan, terlentang, meringkuk, berulang ulang melakukan hal itu untuk mengurangi rasa sakit yang ia rasakan.
Akbar yang tak bergeser sedikitpun dari tempat istrinya berada, kini terlihat sedang berdiri membungkukkan badan di atas sang istri, satu tangannya menggenggam erat tangan Alya. Satu tangannya lagi mengusap punggung bawah Alya.
"Mas..pelan pelan itu sakit." Pinta Alya.
"Iya sayang, kamu tahan ya sayang." Ucap Akbar lalu beralih menyeka kening Alya yang penuh keringat.
Melihat kesakitan sang istri yang harus bertaruh nyawa demi kelahiran sebuah nyawa membuat jantungnya tak lagi berirama teratur. Hatinya merasakan sakit tak terperi mendengar suara menahan sakit dari bibir istrinya. Namun apa daya, tidak ada yang bisa ia lakukan selain memberi semangat dengan mendampingi istrinya. Semua doa doa terbaik terus ia rapalkan untuk sang istri.
"Kamu makan dulu ya sayang, nanti biar kuat ngejannya?" Ucap Akbar, wajah laki laki itu begitu muram dengan kekhawatiran yang jelas terlihat.
"Alya, ibu suapin ya nak?" Ucap Heni yang sejak awal juga tak lepas dari Alya.
Alya menggeleng pelan, "Sakit Bu, Alya gak bisa makan, Alya ngantuk Bu?" Ucapnya lemah.
"Alya sayang, jangan tidur ya nak. Tinggal sedikit lagi kok." Ucap Tari yang juga berada di dalam sana.
Kedatangan dokter dan beberapa bidan yang m…
Sebenarnya Cinta Alya
KANAKA ASKARA PRATAMA
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 130 Episodes
Comments
Safitri E Sitompul
ceritanya bagus kata2nya ga bertele2...semangat berkarya ya thor
2021-06-24
1
Egha
wooww..wooww I like it untuk karya awalmu ini luar biasa, perjuangan, pengorbanan untuk sebuah cinta yg dilandasi dengan rasa sabar walau air mata slalu mengiringi langkah cinta sejati Akbar dan Alya manuju bahagia ...sukses slalu author the best for you
2020-09-16
4
Aan Zuliana
happy ending
2020-09-15
1