"Ma.. maafkan saya bu Monic, saya sudah berusaha, namun pak Akbar, dan sekarang ditambah adanya pak Angga, mereka begitu kuat, apalagi pak Angga yang begitu detail dalam mengecek semua laporan, " ucap Karin dengan nada yang diselimuti ketakutan.
"Tutup mulutmu!!, " sahut Monic.
"Kau jangan lupa jika aku telah menggajimu jauh diatas rata rata, jika hanya untuk membereskan dua bocah ingusan itu kau tidak mampu, maka bersiap siaplah Karin. Jika sampai semua ini terbongkar, jangan harap kau bisa lolos begitu saja, " sambung Monic kembali dengan nada yang terselimuti amarah juga ketakutan.
Wajah Karin seketika pucat pasi, lututnya sudah gemetar mendengar ancaman dari Monic, dan kali ini dirinya benar benar menyesal, selama ini telah patuh pada Monic. Padahal dulu, Monic selalu berkata jika dirinya hanya menggunakan kepintaran otak Karin dan tidak akan menyangkut pautkan Karin jika sesuatu terjadi. Namun kali ini kenapa ucapannya berbanding terbalik.
"Gunakan seluruh kemampuan otakmu agar semua ini tidak akan terbongkar, dan sekarang keluarlah, " Monic memberi perintah namun Karin masih terpaku ditempatnya seakan kakinya sudah tak kuat lagi untuk melangkah.
"Tungu apalagi, keluar!!." Monic berteriak kesal karena melihat Karin hanya berdiri terpaku menunduk, namun kali ini Karin segera melangkah keluar dari ruangan Monic.
"Akbar, kau benar benar mengajak ku untuk berperang, kau mengusik ketenangan ku, akan ku hancurkan kau sampai dasar, sebelum kau membongkar rahasia ku, akan kupastikan dirimu hancur terlebih dahulu"
***
Satu pekerjaan yang tiba tiba diberikan seniornya diujung waktu mendekati jam pulang, membuat Alya harus tertinggal sendiri diruang kerjanya untuk menyelesaikan tugas itu. Setelah selesai Alya segera merapikan tumpukan map map dimejanya ketika melihat jam ditangannya menunjukkan waktu sudah petang, dirinya melihat tempat kerja rekan rekan disekelilinya telah kosong, menandakan sang mpunya telah beranjak pulang. Hari ini adalah hari diujung minggu sebelum m…
Sebenarnya Cinta Alya
Dicemburui
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 130 Episodes
Comments
Rivaldo Akbar
anisa adikx rehan kali ya yg wajahx mirip alya mungkin
2020-11-01
1
Waa
jangan" itu ibunya anisa😕🤔
2020-05-23
1
Adi Kusma
Semangat terus kak ...
Elips ( ... ) nulisnya di pisah dari kata sebelumnya kak (•‿•)
2020-04-14
1