Bab 8

Luna tampak menutup kedua telinganya di siang hari yang gersang itu. Ocehan Rudi tentang kesalahannya membawa Ruma ke Nightmare membuatnya jengah menerima amukan yang mulai tidak terkendali. Di dalam kamar, Yasmin beringsut dari ranjangnya yang empuk. Gadis itu memutar bola matanya malas, ketika mendengar pertengkaran hebat yang kerap terjadi sepulang ayah dan ibunya dari Jakarta tiga hari yang lalu.

Tiba-tiba tenggorokannya terasa kering. Yasmin melangkah keluar kamar, menuruni tangga dengan berat sementara kepalanya menoleh ke arah ruang tengah. Ia mencibir kemarahan ayah tirinya hanya karena Ruma telah dijadikan tumbal atas semua kebodohannya sendiri.

Yasmin menenggak minuman yang ia ambil sembarang dari dalam kulkas. Telinganya masih siaga mendengarkan pertengkaran itu. Rumah sempit yang mereka tinggali, membuat setiap nada keras Rudi dan Luna berhamburan keluar. Gadis itu yakin, siapapun yang melintasi rumahnya, pasti akan merasa terganggu dengan umpatan kasar dari kedua orangtuanya.

"Sudah untung kau dibebaskan oleh ibuku" Yasmin membatin sambil mendelik sinis pada ayah tirinya.

Langkah kakinya mengalun malas ketika menapaki anak tangga kembali. Tanpa sengaja langkah Yasmin bertangkai oleh ekor mata Rudi.

"Kenapa kau tidak bawa anakmu saja kesana, huh?!" Pertanyaan yang sama setiap kali pertengkaran terjadi.

Luna memutar bola matanya malas. Lagi-lagi ia harus menjawab dengan jawaban yang sama pula. "Kau yang bermasalah dengannya, kenapa harus anakku yang menanggung akibatnya?"

Seperti dejavu. Pertengkarannya dengan Rudi terasa berulang setiap kali lelaki itu gagal mendapat pinjaman uang dari rekan bisnisnya dahulu. Tiga hari setelah kebebasannya, Rudi pontang panting menghubungi beberapa rekannya. Dia bermaksud untuk meminta pinjaman uang untuk membayar hutangnya pada Rico dan membawa anaknya kembali pulang. Namun jumlah pinjaman yang fantastis, membuat semua rekan bisnis yang ia hubungi tidak berani meminjami dirinya.

Rudi tampak kalang kabut setiap…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Ita Listiana

Ita Listiana

sungguh aq suka banget sama semua novelmu yg tamat yg aq baca, aq suka bahasamu thor, gk bertele" gk kayak drama ikan terbang muter" gk jelas, tapi kenapa yg baca cuma dikit ya?? btw sukses terus buat othor semangat terus buat berkarya. dan novelmu yg ngegantung tolong dilanjutkan dong thor../Drool//Grin/

2024-08-24

0

Nur Syuhada

Nur Syuhada

cerita bagus aja like nya dikit...padahal cerita kayak bertele tele merapu rapu kok banyak like nya...

2022-03-01

2

Kyran Mounth

Kyran Mounth

seru thor...aku suka ceritanya

2021-10-14

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!