Bab 58

Kuala Lumpur, Malaysia.

Petrus meneguk teh hangat yang beberapa saat lalu dibuatkan wanitanya. Lelaki itu memandang langit pucat Malaysia dari lantai enam sebuah hotel berkelas. Berkat prestasi kinerjanya menangkap bandar narkotika itu, penghargaan dan hak istimewa untuk memperoleh hari libur telah ia rasakan. Dua hari menghabiskan waktu di negeri seberang bersama wanita mudanya, membuat Petrus terlena hingga tidak mengetahui apa yang terjadi di Jakarta.

"Kapan kau akan menikahiku, sayang?"

Petrus tersenyum tanpa menoleh pada wanita yang mengalungkan lengan di lehernya dari arah belakang. Pemandangan Malaysia yang biasa saja, berubah sedikit romantis ketika ia merasakan bibir wanitanya mensesap bagian tengkuk lehernya disana.

"Kau berjanji akan menikahiku" ulang wanita itu lagi.

Petrus bisa merasakan betapa menggodanya bibir yang memberengut manja itu padanya. Kemudian ia menolehkan kepalanya sedikit. "Waktunya belum pas, sayang. Kau tenang saja, kita pasti akan menikah" ucapnya memberi harapan.

Raut wajah kesal langsung muncul di wajah wanita yang lebih muda dua puluh tahun darinya, ketika melepaskan lengannya dari leher Petrus. Ia melangkah ke bagian depan tubuh Petrus yang sedang duduk santai, lalu dengan gerakan seolah merajuk, Ia membanting bokongnya di pangkuan Petrus.

"Aku bosan mendengar ucapanmu. Kau selalu membuat aku berharap dan menunggu" sergahnya.

Petrus sudah teramat biasa melihat tingkah manja simpanannya itu. Satu tahun ia menjalin hubungan terlarang dibelakang istri dan anaknya, namun Petrus belum memiliki keinginan untuk menanggapi tuntutan dari wanitanya itu. Oh yang benar saja, permainan ini terlalu remeh jika diseriusi. Petrus hanya ingin bersenang-senang menikmati kemolekan tubuh wanita muda di hadapannya. Namun sayang, wanita itu terlalu bodoh hingga tidak menyadari kelicikan kekasihnya.

"Ayolah Carisa, kita sudah sering membahas masalah ini. Dan kau tahu mengapa aku belum bisa menikahimu" ujar Petrus meminta pengertian kekasihnya.

Ca…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Nurul nurul

Nurul nurul

"Tuhan jadikan wanita itu menantuku"tau ruma hamil seharusnya ia berpikir klo ruma udah punya suami ,dan knp ngk pada nanya kemana suaminya

2021-12-12

1

@azma@

@azma@

jangan..... 😱😱😱

2021-11-17

0

Y@n9Ti3

Y@n9Ti3

waahhhhhh Rico ato Juan 🤔
tetep Rico dunk🤗

2021-08-23

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!