Bab 77

Sebulan kemudian.

Radian mendatangi Minas yang duduk di kursi teras depan pondoknya. Dua cangkir berisi teh melati hangat segera ia letakkan di atas meja, kemudian ia mengambil tempat duduk berhadapan dengan tamunya itu.

"Akhirnya kita bertemu kembali" ucap Radian sembari tersenyum ramah pada Minas.

Minas mengambil cangkir miliknya di meja. "Kondisi anak-anak kita yang membuat kita kembali bertemu" jawab Minas sebelum menyeruput teh hangat itu.

Radian tertawa lemah. "Anak muda memang begitu. Mudah menjadi beban pikiran orangtuanya"

Minas mengangguk sambil mendesah lirih. Pandangannya mengelilingi area pegunungan yang hijau dan asri. Udara dingin sore hari membuat secangkir teh di tangannya terasa lebih nikmat.

"Silahkan dicicipi" Radian menyodorkan sepiring kecil kue panggang buatannya.

Minas menoleh pada piring itu. Senyumnya setipis benang sutra. "Apa kau yang membuatnya?" tanyanya sambil mengambil satu kue.

"Ya. Meski mungkin tidak akan seenak buatan mendiang istriku dulu" Radian mengerling menatap hasil karyanya tadi pagi. Dia menelisik rasa tidak puas dari mimik Minas saat memakan kue buatannya.

"Rasanya tidak seburuk tampilannya" Minas menelengkan kepalanya sambil mengunyah.

"Jangan tersinggung. Aku mengatakan yang sejujurnya, Radian" sambung Minas menghargai usaha teman barunya.

Radian terkekeh. "Bagaimana bisa aku tersinggung, sementara aku sendiri tidak yakin dengan apa yang aku buat" ucap Radian sambil mengambil sebiji kue lalu memakannya.

Sebulan telah berlalu sejak anak-anak mereka ditangkap pada malam hari itu. Minas dan Radian yang mendapat kabar langsung dari pihak kepolisian, saling bertukar kabar dan bertemu secara berkala membahas penangkapan anak-anak mereka.

"Pondok ini terasa lebih sepi tanpa Juan dan Ruma" Tatapan Radian menanar menatap dahan-dahan pinus yang bergoyang.

"Aku mengunjungi mereka dua hari yang lalu" ujar Minas membuat Radian menoleh padanya.

"Bagaimana kabar mereka?" tanya Radian penasaran.

Minas menyeruput kembali teh h…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

@azma@

@azma@

pahlawan sebenarnya adalah para ayah2 tr hebat... 😚😚😚

2021-11-17

0

Mams Ardi Sisca

Mams Ardi Sisca

suka banget,,,seru,,,

2021-10-01

0

Eka Bundanedinar

Eka Bundanedinar

baru bisa mngikuti krna lhiran jd g bisa lnjut baca ehh udah mau end aja

2021-09-21

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!