CHAPTER 3

cup

Della mencium pipi dion. lalu

setelah itu merutuki perbuatannya yang sudah berani berbuat lebih kepada dion.

bodoh, bodoh.... dasar bibir pengennya nyosor mulu. Della merutuki dirinya sendiri

dalam hati.

keponakan uncle sudah besar ya.

Dion mengacak gemas Della.

della merengut mendengar ucapan Dion yang memanggilnya keponakan.

Della hanya berharap satu kali Dion

melihatnya sebagai wanita, bukan keponakan

kecilnya.

bodoh banget. apa yang aku harapkan.

uncle Dion melihatku sebagai wanita, bukan

keponakannya? bangun della, itu ngga mungkin terjadi. ucap batinnya putus asa.

hey... kenapa merengut seperti itu.

jelek tahu. canda Dion mencupit pipi della.

aw.. sakit tau. ringisnya, mengelus pipi yang di cubit dion.

kamu ngengemesin. perasaan baru

kemarin uncle gantiin popok kamu. Dan

sekarang kamu sudah menjadi anak remaja

yang cantik. kata dion membelai rambut

Della.

blush

pipi Della terasa panas. bukan karena

malu karena Dion bilang pernah

memakaikan popok untuknya, tap Della

tersipu malu mendapat pujian dari Dion

yang menyebutkan cantik. sederhana tapi

sangat mengena untuk Della.

bukankah cinta itu gila? itulah yang saat ini

sedang di rasakan Della.

apa sih uncle.... bikin Della malu aja.

katanya dengan malu malu.

yasudah ah, della mau pulang ganti baju

dulu. pamitnya.

uncle antar ya. tawar dion.

eh.. ngga perlu. Della bisa pulang sendiri

naik ojek. tolaknya.

tidak, biar uncle saja yang antar kamu.

kekeh Dion ingin mengantar Della.

tidak perlu... teriak Della menggema.

sadar dirinya bersikap aneh Della pun

meralat ucapannya. M maksud Della, hari ini

uncle mau ketemu klien bukan? kalau gitu, Della di antar uncle Dani aja. usul Della.

bisa berabe kalo uncle dion yang antar.

ketauan sudah sandiwaranya. batinnya.

bener tidak mau uncle yang antar?

tanyanya lagi.

bener uncle... Della pergi dulu ya. pamit

Della bergegas meninggalkan Dion

sebelum memaksa untuk di antar. Della

mencium punggung tangan dion.

hati hati, ingat pulangnya jangan malam malam. sepertinya uncle juga akan pulang telat. kamu baik baik dirumah, jangan bukakan pintu selain uncle. Dan ingat aneh aneh. atau kamu akan tahu akibatnya. ancam

Dion memberitahu.

della memutar bola mata malas. tapi dari pada harus mendengar ceramah dion, Della memilih menurut.

siap capten. gurau Della sambil hormat ala militer.

diperjalanan pulang Della tidak hentinya

menyunggingkan senyum membuat Dani yang melihatnya bingung.

non baru dapet lotre ya. tanya Dani

melihat keponakan atasannya seperti orang mengalami gejala kejiwaan.

ini lebih dari dapet lotre. dah uncle dani menyetir saja yang benar ngga usah peduliin Della. Della melanjutkan senyam senyum seperti orang kekurangan asupan sesajen.

bisa keluar malem sepuasnya itu lebih dari dapet lotre. terlebih uncle Dion hari ini pulang telat. ngga pulang buat sehari juga ngga papa

uncle. maaf ya uncle sayang Della bohong kali ini aja. lain kali Della janji ngga bohong bohong lagi. kecuali khilaf. aduh nih bibir masih aja kedutan gara gara nyium pipi uncle dion.

baru pipi belom yang lain. bisa kedutan semua badan gue. kekehnya dengan memukul bibirnya. Dani yang memperhatikan lewat kaca bergidik aneh melihatnya.

Di tempat pesta ulang tahun wella.

hey guys. teriak Della menggema di kerumunan saat baru sampai di rumah tempat acara ulang tahun yang di adakan wela.

menghampiri teman temannya yang sudah

terlebih dahulu datang.

gila lo, kecil kecil suara Lo kaya speaker

dangdutan. celetuk Rio.

boam.. Della menjulurkan lidahnya tidak peduli.

teman temannya hanya menggeleng

dengan kelakuan ajaib temannya itu.

Wella nya mana? tanya Della tidak

melihat keberadaan sang empunya pesta.

tadi si bilangnya mau ke toilet, tapi

sampe sekarang belom keluar. jawab Daniel

Dateng dengan membawa makanan dan minuman juice di tangannya.

eh panu, gue telpon dari tadi ngga diangkat. ngga taunya udah disini. kesal Bastian yang baru datang.

hehe.. sorry bas gue lupa kalo mau di jemput sama lo. abis gue buru buru takut ketauan om gue. jawab Della sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

sarap lo. kesal Bastian.

yaelah bas, sorry dah, namanya juga lupa.

gitu aja ngambek kaya emak emak ngga di kasih jatah belaian suaminya. gurau Della.

Bastian memutar bola mata. ia memilih

melihat lihat wanita bergaun ketat dan tipis

disekitarnya.

hai guys. sorry nunggu lama, tadi ada

problem dikit. kata wela baru datang dengan

cengir ala kudanya.

Bastian memandang Wella dari atas sampai bawah, meilai penampilan wela,

ngapain liat liat, tar naksir baru nyaho.

ketus Wella.

Bastian dan Wella, salah satu sahabat

Della yang tidak pernah akur satu sama lain.

selalu bertengkar seperti Jerry dan tom yang

memperebutkan sepotong keju bekas gigitan

oppa Korea. padahal Della yakin mereka

memiliki perasaan satu sama lain. tapi gengsi

mereka yang besar menutupi perasaan mereka.

najis, mana mau gue sama lo. badan kek

triplek gitu. ngga ada volume apa yang mau di

pegang, ejek bastian. dan langsung di hadiahi

tendangan maut tepat pusaka berharganya,

masa depannya.

Ah.. gila lo, tar kalo biji gue pecah

gimana? Lo mau tanggung jawab. kata Bastian sambil menutupi juniornya yang di tendang Wella, mengaduh sakit akibat tendangannya.

yang menendang menjulurkan lidah tidak peduli melihat Bastian mengaduh.

stop... teriak Della nyaring

menghentikan perang antara Wella dan bastian.

teman temannya menutup kuping mendengar

teriakan Della yang sangat nyaring.

gue kawinin juga Lo. ribut mulu.

lanjutnya lagi.

uwek. ucap wela dan bastian

bersamaan.

najis, mana mau sama Playboy cap gayung ke dia. janda tetangga gue juga mana mau sama dia. ucap wela.

dih.... gue juga mana mau sama Lo tepos.

asal Lo tau ya, jangankan janda. perawan rasa janda juga pada ngejar ngejar gue. kata Bastian tak kalah sengitnya.

paling ngejar gara gara punya utang.

lanjut Wella.

kaga, kemaren gue nyolong kutangnya

buat ngelap sepion motor lupa gue balikin.

pantes, dasar cowok mesum. belum apa apa udah ngambil kutang.

Della jengah mendengar perdebatan

mereka.

sekali lagi Lo ribut, gue seret Lo ke pos

hansip biar dikawinin disana. kata Della.

dan berhasil mengentikan perang mulut ala

Upin ipin.

Wella naik ke atas panggung kecil yang

sudah disediakan.

tes..tes.. ucap Wella memulai untuk

bicara.

thanks buat kalian yang sudah Dateng ke acara ultah aku di waktu kalian yang sibuk dan yang pura pura sibuk. aku harap kalian

menikmati hidangan yang ada. pokoknya

makasih banyak udah mau Dateng. sekarang,

time to party guys, ucap Wella dengan semangat.

yeah.. sorak dari para tamu yang datang.

musik pun di putar. dari yang keras hingga yang mellow.

Della, Lo naik ke panggung dong nyanyi lagu pake piano noh yang udah disediain. pinta

Wella. ia tahu Della sangat pandai

memainkan alat musik dan suaranya pun tak kalah merdu.

ogah ah, malu gue. tolak Della.

gaya lu nyet so soan malu, biasa juga

malu maluin. celetuk Bastian.

Della melotot ke arah Bastian dan menendang tulang keringnya.

Aw... Lo sama wela ke petinju

tendangan jirr. Bastian memegang kakinya yang di tendang Della.

gubluq, mana ada petinju pake kaki.

ucap Daniel kesal dengan kebodohan temannya itu.

emang udah ganti?. tanyanya dengan

tampang sok polos.

emang dari dulu begitu begok.. kesal Rio.

oh... Bastian ber oh ria tanpa beban.

makannya nonton radio. saut Rio.

lu juga sama begoknya, radio lu tonton.

koran lu dengerin. sahut Bastian tak kalah

konyolnya.

kalian sama begoknya. saut Wella kesal

melihat kebodohan temannya yang sudah

melampaui tingkat dewa.

ckckck!! kalian gubluk. heran kenapa gue

mau berteman sama kalian. kali ini Paris

mencibir temannya.

ayolah Della, please...... mau ya. ucap

Wella membujuk Della untuk bernyanyi

dengan memasang eye smile yang diyakini

Wella tidak bisa di tolak oleh Della.

fine. tapi satu lagu aja. ucap Della

menyerah.

yey.. thankyu dear. ucap Wella bersorak senang Della bersedia bernyanyi.

request lagu oplosan ya Del. ucap

Bastian asal. Wella pun langsung mengeplak

belakang kepala bastia.

ini bukan acara dangdutan. kesal Wella.

elah!! dangdutan lebih seru. buka sitik

jos. jawabnya lagi.

Della menghiraukan Bastian dan

melangkah naik keatas panggung kecil yang

sudah di sediakan.

Wella berlari mengikuti Della yang sudah

lebih dulu di atas panggung dan sudah duduk di depan piano yang ada di panggung

ok guys!! sekarang kita tampilnya

ucapnya Wella terpotong.

tampilkan woy. gubluk di pelihara teriak

bastian.

kita tampilkan, Della. ucap Wella dari

atas panggung memanggil para hadirin untuk

fokus ke atas panggung melihat Della

perform.

para tamu bertepuk tangan untuk Della.

Della menunduk malu. ini pertama kali

bernyanyi di depan orang banyak. Della

memang suka bermain musik. della bisa

memaikan beberapa alat musik, termasuk

piano. tapi ia lebih suka menikmati alunan

musiknya untuk diri sendiri, bukan untuk

khalayak ramai. terkecuali untuk malam ini.

karena sang empunya pesta memintanya

langsung. dan Della bertekad akan meminta

bayaran setalah ini selesai.

ehem... Della berdehem menghilangkan

gugupnya.

Della mulai memainkan piano dengan

sangat apik, dan mulai bernyanyi dengan

sangat indah.

setiap bait yang ia nyanyikan seolah

menggambarkan dirinya.

i don't want to hold your gaze

karena aku ingin kau menatapku.

I'm scared what i might see there

takut akan realita di antara kita.

found myself in this place

tempat dimana aku lemah akan dirimu.

And I'm a burning fire

dan akulah api yang bergejolak

bergejolak karena cintaku padamu,

Dion Wijaya.

setiap lirik yang Della nyanyikan seolah

hatinya menjawab bagaimana perasaan nya

pada dion.

peace may come

damai akan konspirasi hatiku.

i hope it won't take long

waktu agar kau menyadari betapa sulitnya

menyimpan ini sendiri.

just a faith i cannot see

bring me home

pulang ketempat dimana cinta tak

memandang dimana ia berlabuh.

I'm in here all long

disini menunggu akan cintamu, selama

aku bisa.

just me and my melody

hanya ada aku dan melodiku

tidak, bukan melodi. tapi hanya ada aku

dan cintaku yang terlarang.

della menghayati lagu yang ia mainkan.

tanpa ia sadari ada sosok pria sedang berdiri

jauh dibelakang sedang memperhatikannya.

so free me

oh free me

from this pain I've been running from

dari rasa sakit mencintainya.

I' m tired and I' m free falling

terjun bebas seperti merpati yang

mencintai pasangannya.

tanpa sadar bulir airnya mata menetes

begitu saja.

Della pun menyelesaikan lagunya

dengan sangat apik. ia buru buru menghapus

air matanya yang jatuh di sudut matanya agar

orang lain tidak melihat.

riuh tepuk tangan dari penonton

membuat Della bertambah malu. saat

melihat kedepan, Della melihat sosok pria

yang memperhatikannya. ia tahu betul siapa

pemilik tubuh tegap gagah yang sedang

memperhatikannya.

mampus gue. ucap batinnya.

Download

Like this story? Download the app to keep your reading history.
Download

Bonus

New users downloading the APP can read 10 episodes for free

Receive
NovelToon
Step Into A Different WORLD!
Download NovelToon APP on App Store and Google Play