cup
Della mencium pipi dion. lalu
setelah itu merutuki perbuatannya yang sudah berani berbuat lebih kepada dion.
bodoh, bodoh.... dasar bibir pengennya nyosor mulu. Della merutuki dirinya sendiri
dalam hati.
keponakan uncle sudah besar ya.
Dion mengacak gemas Della.
della merengut mendengar ucapan Dion yang memanggilnya keponakan.
Della hanya berharap satu kali Dion
melihatnya sebagai wanita, bukan keponakan
kecilnya.
bodoh banget. apa yang aku harapkan.
uncle Dion melihatku sebagai wanita, bukan
keponakannya? bangun della, itu ngga mungkin terjadi. ucap batinnya putus asa.
hey... kenapa merengut seperti itu.
jelek tahu. canda Dion mencupit pipi della.
aw.. sakit tau. ringisnya, mengelus pipi yang di cubit dion.
kamu ngengemesin. perasaan baru
kemarin uncle gantiin popok kamu. Dan
sekarang kamu sudah menjadi anak remaja
yang cantik. kata dion membelai rambut
Della.
blush
pipi Della terasa panas. bukan karena
malu karena Dion bilang pernah
memakaikan popok untuknya, tap Della
tersipu malu mendapat pujian dari Dion
yang menyebutkan cantik. sederhana tapi
sangat mengena untuk Della.
bukankah cinta itu gila? itulah yang saat ini
sedang di rasakan Della.
apa sih uncle.... bikin Della malu aja.
katanya dengan malu malu.
yasudah ah, della mau pulang ganti baju
dulu. pamitnya.
uncle antar ya. tawar dion.
eh.. ngga perlu. Della bisa pulang sendiri
naik ojek. tolaknya.
tidak, biar uncle saja yang antar kamu.
kekeh Dion ingin mengantar Della.
tidak perlu... teriak Della menggema.
sadar dirinya bersikap aneh Della pun
meralat ucapannya. M maksud Della, hari ini
uncle mau ketemu klien bukan? kalau gitu, Della di antar uncle Dani aja. usul Della.
bisa berabe kalo uncle dion yang antar.
ketauan sudah sandiwaranya. batinnya.
bener tidak mau uncle yang antar?
tanyanya lagi.
bener uncle... Della pergi dulu ya. pamit
Della bergegas meninggalkan Dion
sebelum memaksa untuk di antar. Della
mencium punggung tangan dion.
hati hati, ingat pulangnya jangan malam malam. sepertinya uncle juga akan pulang telat. kamu baik baik dirumah, jangan bukakan pintu selain uncle. Dan ingat aneh aneh. atau kamu akan tahu akibatnya. ancam
Dion memberitahu.
della memutar bola mata malas. tapi dari pada harus mendengar ceramah dion, Della memilih menurut.
siap capten. gurau Della sambil hormat ala militer.
diperjalanan pulang Della tidak hentinya
menyunggingkan senyum membuat Dani yang melihatnya bingung.
non baru dapet lotre ya. tanya Dani
melihat keponakan atasannya seperti orang mengalami gejala kejiwaan.
ini lebih dari dapet lotre. dah uncle dani menyetir saja yang benar ngga usah peduliin Della. Della melanjutkan senyam senyum seperti orang kekurangan asupan sesajen.
bisa keluar malem sepuasnya itu lebih dari dapet lotre. terlebih uncle Dion hari ini pulang telat. ngga pulang buat sehari juga ngga papa
uncle. maaf ya uncle sayang Della bohong kali ini aja. lain kali Della janji ngga bohong bohong lagi. kecuali khilaf. aduh nih bibir masih aja kedutan gara gara nyium pipi uncle dion.
baru pipi belom yang lain. bisa kedutan semua badan gue. kekehnya dengan memukul bibirnya. Dani yang memperhatikan lewat kaca bergidik aneh melihatnya.
Di tempat pesta ulang tahun wella.
hey guys. teriak Della menggema di kerumunan saat baru sampai di rumah tempat acara ulang tahun yang di adakan wela.
menghampiri teman temannya yang sudah
terlebih dahulu datang.
gila lo, kecil kecil suara Lo kaya speaker
dangdutan. celetuk Rio.
boam.. Della menjulurkan lidahnya tidak peduli.
teman temannya hanya menggeleng
dengan kelakuan ajaib temannya itu.
Wella nya mana? tanya Della tidak
melihat keberadaan sang empunya pesta.
tadi si bilangnya mau ke toilet, tapi
sampe sekarang belom keluar. jawab Daniel
Dateng dengan membawa makanan dan minuman juice di tangannya.
eh panu, gue telpon dari tadi ngga diangkat. ngga taunya udah disini. kesal Bastian yang baru datang.
hehe.. sorry bas gue lupa kalo mau di jemput sama lo. abis gue buru buru takut ketauan om gue. jawab Della sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
sarap lo. kesal Bastian.
yaelah bas, sorry dah, namanya juga lupa.
gitu aja ngambek kaya emak emak ngga di kasih jatah belaian suaminya. gurau Della.
Bastian memutar bola mata. ia memilih
melihat lihat wanita bergaun ketat dan tipis
disekitarnya.
hai guys. sorry nunggu lama, tadi ada
problem dikit. kata wela baru datang dengan
cengir ala kudanya.
Bastian memandang Wella dari atas sampai bawah, meilai penampilan wela,
ngapain liat liat, tar naksir baru nyaho.
ketus Wella.
Bastian dan Wella, salah satu sahabat
Della yang tidak pernah akur satu sama lain.
selalu bertengkar seperti Jerry dan tom yang
memperebutkan sepotong keju bekas gigitan
oppa Korea. padahal Della yakin mereka
memiliki perasaan satu sama lain. tapi gengsi
mereka yang besar menutupi perasaan mereka.
najis, mana mau gue sama lo. badan kek
triplek gitu. ngga ada volume apa yang mau di
pegang, ejek bastian. dan langsung di hadiahi
tendangan maut tepat pusaka berharganya,
masa depannya.
Ah.. gila lo, tar kalo biji gue pecah
gimana? Lo mau tanggung jawab. kata Bastian sambil menutupi juniornya yang di tendang Wella, mengaduh sakit akibat tendangannya.
yang menendang menjulurkan lidah tidak peduli melihat Bastian mengaduh.
stop... teriak Della nyaring
menghentikan perang antara Wella dan bastian.
teman temannya menutup kuping mendengar
teriakan Della yang sangat nyaring.
gue kawinin juga Lo. ribut mulu.
lanjutnya lagi.
uwek. ucap wela dan bastian
bersamaan.
najis, mana mau sama Playboy cap gayung ke dia. janda tetangga gue juga mana mau sama dia. ucap wela.
dih.... gue juga mana mau sama Lo tepos.
asal Lo tau ya, jangankan janda. perawan rasa janda juga pada ngejar ngejar gue. kata Bastian tak kalah sengitnya.
paling ngejar gara gara punya utang.
lanjut Wella.
kaga, kemaren gue nyolong kutangnya
buat ngelap sepion motor lupa gue balikin.
pantes, dasar cowok mesum. belum apa apa udah ngambil kutang.
Della jengah mendengar perdebatan
mereka.
sekali lagi Lo ribut, gue seret Lo ke pos
hansip biar dikawinin disana. kata Della.
dan berhasil mengentikan perang mulut ala
Upin ipin.
Wella naik ke atas panggung kecil yang
sudah disediakan.
tes..tes.. ucap Wella memulai untuk
bicara.
thanks buat kalian yang sudah Dateng ke acara ultah aku di waktu kalian yang sibuk dan yang pura pura sibuk. aku harap kalian
menikmati hidangan yang ada. pokoknya
makasih banyak udah mau Dateng. sekarang,
time to party guys, ucap Wella dengan semangat.
yeah.. sorak dari para tamu yang datang.
musik pun di putar. dari yang keras hingga yang mellow.
Della, Lo naik ke panggung dong nyanyi lagu pake piano noh yang udah disediain. pinta
Wella. ia tahu Della sangat pandai
memainkan alat musik dan suaranya pun tak kalah merdu.
ogah ah, malu gue. tolak Della.
gaya lu nyet so soan malu, biasa juga
malu maluin. celetuk Bastian.
Della melotot ke arah Bastian dan menendang tulang keringnya.
Aw... Lo sama wela ke petinju
tendangan jirr. Bastian memegang kakinya yang di tendang Della.
gubluq, mana ada petinju pake kaki.
ucap Daniel kesal dengan kebodohan temannya itu.
emang udah ganti?. tanyanya dengan
tampang sok polos.
emang dari dulu begitu begok.. kesal Rio.
oh... Bastian ber oh ria tanpa beban.
makannya nonton radio. saut Rio.
lu juga sama begoknya, radio lu tonton.
koran lu dengerin. sahut Bastian tak kalah
konyolnya.
kalian sama begoknya. saut Wella kesal
melihat kebodohan temannya yang sudah
melampaui tingkat dewa.
ckckck!! kalian gubluk. heran kenapa gue
mau berteman sama kalian. kali ini Paris
mencibir temannya.
ayolah Della, please...... mau ya. ucap
Wella membujuk Della untuk bernyanyi
dengan memasang eye smile yang diyakini
Wella tidak bisa di tolak oleh Della.
fine. tapi satu lagu aja. ucap Della
menyerah.
yey.. thankyu dear. ucap Wella bersorak senang Della bersedia bernyanyi.
request lagu oplosan ya Del. ucap
Bastian asal. Wella pun langsung mengeplak
belakang kepala bastia.
ini bukan acara dangdutan. kesal Wella.
elah!! dangdutan lebih seru. buka sitik
jos. jawabnya lagi.
Della menghiraukan Bastian dan
melangkah naik keatas panggung kecil yang
sudah di sediakan.
Wella berlari mengikuti Della yang sudah
lebih dulu di atas panggung dan sudah duduk di depan piano yang ada di panggung
ok guys!! sekarang kita tampilnya
ucapnya Wella terpotong.
tampilkan woy. gubluk di pelihara teriak
bastian.
kita tampilkan, Della. ucap Wella dari
atas panggung memanggil para hadirin untuk
fokus ke atas panggung melihat Della
perform.
para tamu bertepuk tangan untuk Della.
Della menunduk malu. ini pertama kali
bernyanyi di depan orang banyak. Della
memang suka bermain musik. della bisa
memaikan beberapa alat musik, termasuk
piano. tapi ia lebih suka menikmati alunan
musiknya untuk diri sendiri, bukan untuk
khalayak ramai. terkecuali untuk malam ini.
karena sang empunya pesta memintanya
langsung. dan Della bertekad akan meminta
bayaran setalah ini selesai.
ehem... Della berdehem menghilangkan
gugupnya.
Della mulai memainkan piano dengan
sangat apik, dan mulai bernyanyi dengan
sangat indah.
setiap bait yang ia nyanyikan seolah
menggambarkan dirinya.
i don't want to hold your gaze
karena aku ingin kau menatapku.
I'm scared what i might see there
takut akan realita di antara kita.
found myself in this place
tempat dimana aku lemah akan dirimu.
And I'm a burning fire
dan akulah api yang bergejolak
bergejolak karena cintaku padamu,
Dion Wijaya.
setiap lirik yang Della nyanyikan seolah
hatinya menjawab bagaimana perasaan nya
pada dion.
peace may come
damai akan konspirasi hatiku.
i hope it won't take long
waktu agar kau menyadari betapa sulitnya
menyimpan ini sendiri.
just a faith i cannot see
bring me home
pulang ketempat dimana cinta tak
memandang dimana ia berlabuh.
I'm in here all long
disini menunggu akan cintamu, selama
aku bisa.
just me and my melody
hanya ada aku dan melodiku
tidak, bukan melodi. tapi hanya ada aku
dan cintaku yang terlarang.
della menghayati lagu yang ia mainkan.
tanpa ia sadari ada sosok pria sedang berdiri
jauh dibelakang sedang memperhatikannya.
so free me
oh free me
from this pain I've been running from
dari rasa sakit mencintainya.
I' m tired and I' m free falling
terjun bebas seperti merpati yang
mencintai pasangannya.
tanpa sadar bulir airnya mata menetes
begitu saja.
Della pun menyelesaikan lagunya
dengan sangat apik. ia buru buru menghapus
air matanya yang jatuh di sudut matanya agar
orang lain tidak melihat.
riuh tepuk tangan dari penonton
membuat Della bertambah malu. saat
melihat kedepan, Della melihat sosok pria
yang memperhatikannya. ia tahu betul siapa
pemilik tubuh tegap gagah yang sedang
memperhatikannya.
mampus gue. ucap batinnya.
***Download NovelToon to enjoy a better reading experience!***
Comments