pria itu menatap Della yang berjalan
kearahnya dengan wajah menunduk.
uncle baru tahu jenguk orang sakit pakai
baju seperti ini. Dion menyindir dress hitam
yang di kenakan Della.
apa rumah sakit sudah pindah kesini?
Dion dengan nada dingin.
yang di sindir hanya menyengir sambil
menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
Maaf. Della tertunduk.
kita pulang sekarang. Dion
mengandeng tangan Della untuk keluar. baru
Beberapa langkah, ada tangan menahan lengan Della juga.
Della biar saya yang antar. ucap Sam
merebut tangan Della yang di pegang dion.
Dion tidak mau kalah dengan anak baru
menetas kemarin. ia juga memegang tangan
della. terjadilah tarik menarik antar dua
pangeran tampan.
astaga, kenapa ke di film film. Di
perebutin dua cogan. ucap batin Della
Della, bilang kepada teman priamu
untuk segera melepaskan tangannya dari
tanganmu. perintah Dion dengan suara
datar, namun penuh penekanan.
Della menoleh kearah Sam.
sam, lepas. pinta Della pada sam.
Lo balik sama gue. kata Sam tidak
menyerah.
ngga papa Sam, gue balik sama uncle
dion. tolak Della.
Sam kenapa si. tanyanya dalam hati
melihat tingkah Samuel.
sudah dengar yang Della ucapkan?
sekarang lepaskan. ucap Dion menatap
Sam.
dengan berat hati Sam melepas
genggamannya di tangan Della dan melihat
Della menjauh bersama Dion yang
menggenggam telapak tangannya. Sam melihat mereka dengan tatapan yang sulit di artikan.
di dalam mobil Dion tidak membuka
suara, begitu pun dengan della, ia menunduk
tidak berani menatap dion.
ganti baju, lalu turun untuk makan.
perintah Dion dengan wajah ketus.
Della naik tanpa membantah ucapan
dion. ia tidak mau membuat Dion
tambah murka. karena di sini Della yang
bersalah.
setelah selesai Della dan Dion makan
malam bersama. masih sama tidak ada yang
membuka suara. Dion masih mengacuhkan
della. hanya suara piring berdenting
menemani makan malam mereka.
uncle sudah putuskan, kamu akan om
pindahkan ke Singapure. kau akan bersekolah
disana dan akan tinggal bersama madam rose.
putus dion.
Della terkejut dengan keputusan
Dion yang tiba tiba. pindah ke luar negeri?
yang berarti akan jauh dari sahabat sahabatnya dan berjauhan dengan dion. ia tidak bisa melakukannya.
bukan ia tidak mau tinggal bersama
madam rose. madam rose sudah seperti ibu
kedua bagi Della. madam rose adalah sahabat ibunya. ia juga sudah menanggap
Della sebagai anaknya sendiri. karna beliau
tidak memiliki anak. tapi sekarang ia sudah
memiliki seorang putra yang masih berusia 6 tahun. madam rose pindah karena pekerjaan
suaminya yang mengharuskan mereka pindah.
Della hanya tidak bisa berjauhan dengan
dion. orang yang selama ini selalu di
dekatnya.
Della ngga mau. tolak Della cepat.
kamu harus mau. ini demi kebaikan kamu
sendiri. kalau kamu tetap disini kamu tidak
akan fokus pada sekolahmu. Dion kekeh
dengan keputusannya.
Della tetap ngga mau. della tetap
pada pendiriannya tidak akan pergi.
sudah uncle bilang, ini semua demi
kebaikanmu.
Della berdiri sambil menggebrak meja.
demi kebaikan aku? uncle selalu
bertindak semua uncle, tanpa tahu benar benar apa kemauan della. uncle tahu, uncle itu egois, Della benci sama uncle. della meninggalkan meja makan, meninggalkan Dion sendirian dengan wajah yang sulit di artikan.
Della putri Wijaya, uncle belum
selesai bicara. panggil Dion melihat Della
yang menjauh dari meja makan.
persetan dengan keputusan uncle.
Della benar benar meninggalkan ruang
makan, dan pergi ke kamar dengan menutup
pintu dengan sangat keras.
di dalam kamar, Della menangis. ia
marah, bagaimana bisa Dion dengan
seenaknya menyuruhnya untuk pindah.
uncle jahat, Della cuma mau uncle, tapi
uncle malah nyuruh Della pergi. kata Della
sambil terisak.
Dion POV
apa aku terlalu keras terhadap Della?
sungguh aku tidak bermaksud seperti itu. aku
hanya ingin Della fokus sekolah,
menyelesaikan pendidikannya. bukan untuk
bermain main seperti tadi. dia berbohong
padaku. dia bilang ingin menjenguk temannya
tapi nyatanya dia pergi kepesta.
aku juga berat mengambil keputusan ini,
jauh dari Della. sungguh itu bukan
kemauanku. tapi sekali lagi kutegaskan, ini
semua demi kebaikannya, demi masa
depannya. meskipun itu akan membuat Della
marah padaku.
Dion POV end
didalam kamar Della masih menangis. ia
mengambil ponselnya di atas malas, menelpon seseorang.
halo paris. Della menelpon Paris.
Lo dimana? tadi uncle Lo jemput? tadi
Daniel yang bilang ke gue. Lo lagi nangis nyet.
tanya Paris mendengar isakan Della.
Paris, gue mau tinggal sementara di
apartemen Lo. Lo sekarang jemput gue. kata
Della langsung, tanpa meminta persetujuan.
gila, mana berani gue jemput Lo bisa bisa
gue di mutilasi sama bodyguard suruhan uncle Lo. tolak Paris, mengingat penjagaan
super ketat di kediaman Della.
Lo jemput gue di persimpangan komplek
aja nanti gue kesana. kata Della tidak
mendengar penolakan Paris.
lagi kenapa si Lo sampai mau kabur
segala. tanya Paris.
uncle gue nyuruh gue pindah ke Singapure.
kata Della memberitahu.
serius? uncle Lo parah. ganteng ganteng
berlebihan. cuma gara gara Lo pergi ke party
sampai harus pindah negara. ucap Paris tidak
percaya.
ya Lo kan uncle gue gimana over
protektif nya sama gue. Della mengingatkan
bagaimana dion.
CK!! bener bener uncle Lo. decak Paris
masih tidak percaya.
ywdh Lo sekarang jalan jemput gue.
Della menutup telpon tidak mau mendengar
penolakan Paris.
sekarang della memikirkan bagaimana
cara agar dia bisa keluar tanpa di ketahui
dion. ia melihat ke bawah melalui balkon
yang terdapat di kamarnya.
kebetulan atau memang keberuntungan
Della, di bawah hanya ada satpam yang
sedang tertidur.
sekarang della sedang berpikir
bagaimana caranya ia bisa turun tanpa
kebawah.
kalo gue loncat kaki sama badan bisa
remuk. batinnya.
Della mengambil seprai kasur dan
handuk untuk ia lilitkan di besi balkon untuk
turun. Della pun mulai turun dengan berhati hati.
ternyata kain dan handuk yang di pakai
Della untuk turun tidak cukup sampai bawah.
kampret kurang panjang, loncat gpp kali
ya, semoga rumputnya empuk. grutu Della.
jarak antara Della yang sedang
bergelantung dengan tanah hanya 3 meter dan itu menurut Della lumayan tinggi.
BRUG
Aaaaa.... pantat gue. Della mengaduh.
tapi ia segera membekap mulutnya agar tidak
terdengar oleh dion.
nyesel gue ngga ngikutin kata Paris pake
silikon pantat. tapi tar pecah lagi. grutunya
lagi.
Della mulai mengendap endap keluar
agar satpam itu tidak terbangun.
sial.. mau keluar rumah sendiri aja kaya
mau maling. semua gara gara uncle Dion
sialan. kesalnya.
keberuntungan memang sedang ada di
pihak della. gerbang tidak terkunci
memudahkan dia untuk keluar. Della berlari
untuk ke persimpangan tempat ia dijemput
oleh Paris.
Argh.. hp gue ketinggalan. Paris mana si
belum keliatan batang hidungnya. apa gue naik taksi aja ya? Tar biar si Paris yang bayar.
ide nya. mengingat ia kabur tidak membawa
apapun selain pakaian yang melekat pada tubuhnya.
saat akan menyebrangi jalan, ada motor
melaju dengan kecepatan tinggi dan
menyerempetnya hingga terjatuh. karena
terkejut Della kehilangan kesadaran.
Della mengerjapkan matanya. dinding
berwarna putih dan aroma obat obatan khas
rumah sakit. ia melihat kesamping dan melihat Dion sedang tertidur sambil duduk dengan bertumpu dengan tangannya.
uncle.. panggil Della.
kau sudah bangun, butuh sesuatu?.
tanya Dion dengan suara serak khas orang
bangun tidur.
suara uncle kalo bangun tidur makin errr..
Della begok, sempet sempetnya mikirin
begitu. grutunya dalam hati.
Della menggelengkan kepala. ia tidak
membutuhkan sesuatu.
ada yang sakit? tanya Dion lagi.
Della menggelengkan kepalanya lagi.
maaf. lirih Della.
Hsst.. jangan banyak gerak dulu. sekarang
makan ya, uncle ambilkan makanan dulu. kata dion.
Della mengangguk.
Dion keluar dan kembali dengan
membawa semangkuk berisi bubur untuk
Della.
suapin.. tangan kamu di gips untuk
sementara. ucap Dion sambil menyodorkan
sendok ke mulut della. ia tidak menjawab
hanya menerima suapan dari dion.
Della mau pulang uncle. ucap Della
setelah menghabiskan makanannya.
belum boleh dokter. untuk beberapa hari
kamu dirawat disini. kata dion. Della
harus dirawat di rumah sakit.
Della ngga suka rumah sakit. Della mau
pulang, mau dirawat di rumah aja. mohon
Della kepada dion. Della benar benar
tidak suka bau rumah sakit.
nanti uncle coba tanya dokter. katanya.
Della di izinkan pulang oleh dokter
dengan syarat rutin meminum obatnya.
bik Yun kemana? tanya Della ke Dion
menanyakan pekerja rumah tangga
yang sudah lama merawat Della.
pergi ke kampung halamannya. anaknya
sedang sakit keras. jawab dion.
oh.. Della ber oh ria.
kamu membutuhkan sesuatu? tanya
dion.
Della ragu bicara pada dion, kalau ia
membutuhkan bik Yun untuk membantunya
melepas pakaiannya. karena ia kesulitan
membuka karena tangannya yang masih di
gips.
Emmm itu. Della masih ragu.
apa? Dion geregetan karena Della
tidak juga menjawab.
sebenarnya della mau minta tolong bik
Yun bantuin buka baju. Della risih mau ganti
baju, dari rumah sakit Della belum ganti baju,
tapi susah gara gara ini. della menunjuk gips
nya.
biar uncle bantu. tawar dion.
Della terkejut, kalau Dion membantu
berarti ia harus membuka pakaian di depannya.
Ah.. ngga jadi deh biar nanti kalo Paris
sama Sarah datang aja. tolak Della.
kenapa malu? tanya Dion melihat
raut wajah Della.
Della menunduk.
Dion mencolek hidung Della.
kenapa malu hmm.. dulu waktu kamu
kecil uncle yang mandikan. kata dion
tersenyum jahil. pipi Della memanas
mendengar jawaban Dion
si uncle ngga peka atau begok si. mana
bisa nyamain sekarang sama waktu kecil.
mana gue ngga pake bra lagi. grutunya.
Dion sedang memilih baju untuk
Della.
pakaian kamu tidak ada yang layak pakai.
semua ngepas di badan. T-shirt kamu juga
tidak cukup besar. pakai pakaian uncle dulu ya.
Dion pergi kekamarnya untuk mengambil
pakaiannya untuk Della pakai.
Dion kembali dengan membawa kaos
polos putih cukup besar untuk Della yang
memang mempunyai tubuh mungil.
Dion mendekat untuk membuka
pakaiannya. Della hanya menurut dan
menundukan kepala karena malu.
Dion membuka mulai dari tangan yang
tidak di gips. lalu kepala Della dan baru
tangan kanannya yang sedang di gips.
sekarang della sudah polos tanpa
mengenakan apapun pada bagian atasnya yang menunjukkan gunung kembar yang tidak
kecil ataupun tidak besar miliknya.
Della hanya menunduk sedari tadi
menahan malu teramat sangat.
Della berharap ada setan datang
menghasut Dion agar dia hilaf dan
menyentuhnya.
anggap saja aku gila karena menginginkan
dia menyentuhku batinnya.
***Download NovelToon to enjoy a better reading experience!***
Comments