CHAPTER 4 : THE DENIAL

..."Ikatan itu tak bisa dipadamkan. Yang bisa kau lakukan hanyalah memilih untuk menutup mata darinya."...

...°°°...

Kehangatan genggaman tangan Minhyuk terasa hampa.

Mereka berjalan menyusuri alun-alun desa yang dipenuhi cahaya lampion. Toko-toko kecil berjejer, menjajakan kue manis, teh hangat, hingga kain berwarna cerah. Udara dipenuhi aroma panggangan, bercampur dengan tawa pasangan yang berlalu sambil bercanda. Semuanya tampak hidup, hangat, penuh warna. Namun di mata Hoseok, semua terasa jauh, asing seakan ia hanya bayangan yang lewat.

Ia tetap tersenyum. Ia tertawa saat Minhyuk melontarkan gurauan, mengangguk saat Beta itu menunjuk toko buku baru. Senyum itu tampak sopan, tawanya terdengar tulus bagi orang lain.

Namun jari-jarinya… bergetar. Menggeliat, seakan merindukan genggaman lain genggaman yang bahkan belum pernah ia miliki.

Aroma itu masih tertinggal di ingatannya. Aroma yang menusuk sekaligus menenangkan.

Omega bermata biru bak berlian.

Tak bisa dipungkiri, Omega itu begitu menawan, bagaikan bidadari yang turun bersama sinar bulan. Hoseok, sang Alpha yang selalu terbiasa menahan diri, harus jujur pada hatinya, ia belum pernah melihat seseorang secantik itu sepanjang hidupnya. Namun ia mencoba menutup mata. Mencoba menghapus bayangan itu… demi Minhyuk, demi hubungan yang sudah ia pilih.

Salju dan melati. Dingin, lembut, membekas.

Bayangan itu terus menghantui.

“Hoseok-ah.” Suara Minhyuk lembut, nyaris berbisik, saat ia menyapu daun yang jatuh di bahu Hoseok. Tatapannya penuh perhatian, seperti biasa. “Akhir-akhir ini kau… berbeda.”

“Aku baik-baik saja.” Jawabannya cepat, terlalu cepat.

“Kau yakin?” Minhyuk menahan langkah, matanya mencari jawaban. “Tiga hari terakhir kau bahkan tak memanggil namaku sekali pun. Biasanya… kau selalu begitu saat ada yang mengganggu pikiranmu.”

Hoseok terdiam. Tidak ada jawaban. Hanya sunyi yang terasa lebih berat daripada kata-kata. Dan dalam diam itu, mata Minhyuk meredup, dipenuhi kekhawatiran yang hanya ia simpan sendiri.

Malam itu, Hoseok tidak bisa tidur. Ia menatap langit-langit kamar, rahang mengeras, napas tak beraturan.

Di dalam dirinya, sang serigala hitam bergemuruh. Meronta, meraung, menuntut untuk keluar. Lapar. Haus. Bukan akan darah, bukan akan kuasa, melainkan akan sesuatu yang bahkan tak bisa ia sebut.

The Bond.

Namun Hoseok menolak. Ia menahan. Ia menutup telinganya dari jeritan nalurinya sendiri.

...°°°...

Di kejauhan, di sebuah kabin kecil yang sunyi, Hyungwon duduk di beranda, tubuhnya diselimuti kain tebal. Changkyun sudah lama terlelap, sementara Jooheon memilih bungkam, menjauh darinya sepanjang hari.

Udara malam yang dingin menusuk pipinya, bagaikan belaian pahit.

Hyungwon menunduk, jemarinya menggambar lingkaran kecil di pergelangan tangan. Tempat di mana seharusnya tanda ikatan bermekar jika True Blood Alpha itu menerimanya. Namun kulitnya tetap kosong. Tak ada cahaya. Tak ada api. Tak ada klaim.

Hanya… hampa.

Ia menengadah, menatap bulan purnama yang masih tergantung, bundar, bercahaya bagai dewa yang bungkam. Saksi bisu atas kesepian yang bahkan malam tak sanggup sembunyikan.

Dan dengan suara rapuh, hampir pecah, ia berbisik pada angin sama seperti malam sebelumnya:

“Apakah aku begitu mudah untuk dilupakan?”

Bulan tidak menjawab.

Ia tidak pernah menjawab.

✨Tbc…

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

...Hello to everyone who finds this fanfic 🤍...

...Originally, this story was written in English, but I decided to rewrite it in Indonesian. The English version is already complete, while this Indonesian version has been rewritten with many changes and additional details. It explores more depth, especially in the flashbacks compared to the English one, which is simpler and more direct. If you’d like to read the English version, you can find it on Wattpad. I might also post it here later… we’ll see ✨...

...Thank you for being here and giving this story a chance ♡...

...Hai semuanya 🤍...

...Jadi, fanfic ini awalnya aku tulis pakai bahasa Inggris, tapi aku coba tulis ulang versi Indonesianya. Versi Inggrisnya udah kelar, tapi di versi ini aku banyak nambahin detail, apalagi soal flashback gitu. Versi Inggrisnya lebih simple dan langsung ke ceritanya aja....

...Kalau mau, kalian bisa baca versi Inggrisnya di Wattpad. Siapa tau nanti aku juga posting di sini, hehe ✨...

...Makasih ya udah mampir dan mau baca ceritaku ♡...

Download

Like this story? Download the app to keep your reading history.
Download

Bonus

New users downloading the APP can read 10 episodes for free

Receive
NovelToon
Step Into A Different WORLD!
Download NovelToon APP on App Store and Google Play