Cinta Titipan Tuhan
Matahari berjalan menuju keperaduannya menjadi tanda bahwa Rena harus kembali ke rumah dan melakukan apa yang menjadi pesan ibu tercinta. Tutup pintu, makan, sholat dan istirahatlah sejenak sebelum ma
0
0
Halusinasi Harapan
Sebuah biola baru saja diletakkan di atas ranjang tepat depan seorang gadis yang mengenakan baju tidur dengan ekspresi tanpa minat. “Biola kamu sudah Mama perbaiki,” ujar seorang wanita paruh baya yan
0
0
How To Be Happy?
Namaku Dinda. Aku berasal dari SMP XX Banten. Alamat rumahku di Gg. Melati No.10 Jalan Kenanga. Hobiku adalah menulis cerpen. Itulah perkenalanku saat hari pertama aku berada di SMA Z Banten kelas X I
0
0
Tsundoku
Pagi lagi. Setelah sekian lama pekat datang menyelinap, melalui kisi-kisi itu siraman emas matahari langsung membunuh gelap. Mereka di sana, berjejer rapi dengan penampilan layaknya baru lagi, dipenuh
0
0
Kamuflase
Pemakaman siang itu berlangsung tidak kondusif dikarenakan awak media memadati tanah lapang tersebut. Ada yang merangsek maju nekat untuk memperoleh informasi berita terkini, atau hanya sekadar pasrah
0
0
Pesan Terakhir Ibu
Jakarta hari itu sudah berganti malam. Cahaya matahari sudah tergantikan cahaya lampu-lampu neon yang menyinari setiap sudut kota. Keramaian siang, berganti keramaian malam, tak jauh berbeda. Debu-deb
0
0
Aila, Mama dan Bunga Matahari
Gadis remaja berlari kecil memasuki rumahnya. Matanya memancarkan kebahagiaan tak terkira. “Mama! Mama!” panggil gadis itu. Mendengar suara putrinya, seorang wanita paruh baya menghampiri ruang tamu.
0
0
Butiran Debu
Tak kusangka hari-hari seperti ini akan datang. Hari dimana menyendiri menjadi kegiatanku sehari-hari. Saat itu, kalau saja aku sedikit berusaha… mungkin tidak jadi separah ini. Tapi sudah terlambat u
0
0
Tetaplah Bersyukur
Malam natal di sebuah rumah, ada seorang anak perempuan bernama Anna sedang bersemangat membuka hadiah natalnya. “Papa, Mama, aku tidak suka hadiah ini. Beliin hadiah yang lain,” teriak Anna. Ternyata
0
0
Hari Minggu
Kalau kamu tanya hari apa yang paling menyenangkan, aku akan bilang itu hari minggu. Hari dimana aku terbebas dari tugas tugas, keluar bersama teman teman, dan yang terpenting adalah waktuku dengan ke
0
0
Broken Home
Broken home, judul kali ini adalah broken home. Siapa sih yang gak tau apa itu broken home, semua orang pasti tau, kebanyakan dari mereka mengira itu hanya masalah sepele, tapi bagi mereka yang merasa
0
0
Purnama di Atas Pesantren
Jasit diminta untuk menemui Pak Kyai di ndalem. Maka dengan tunduk dan patuh, pemuda berusia 20 tahun itu lekas-lekas meninggalkan masjid pusat menuju ke ndalem. Baginya, perintah Pak Kyai adalah peri
0
0
Memoar Luka
Semesta kerapkali mematahkan, seakan memunculkan kepahitan yang tiada ujungnya. Ketika bahagia, kita akan diingatkan kembali tentang luka. Jalanan basah terlihat seperti diriku yang ingin sudah. Ah, l
0
0
Menunggu yang Tidak Ada
Wanita paruh baya itu berdiri di sana lagi. Namanya Bu Erika, orang sekitar memanggilnya “Orang Gila” kerena kebiasaannya yang selalu berdiri di depan kantor percetakan yang cukup besar setiap pukul 0
0
0
Posesif Lu!
“Gue nggak mau yah, hidup gue ditentang terus sama lo!” kataku tegas. Amarah mulai menjadi, ketika pria itu melontarkan kalimat yang membuatku terdiam sesaat. “Lo nggak inget! Sebelum Mama sama Papa m
0
0
Mama Untuk Dara
Perempuan yang duduk bersimpuh di samping sebuah makam itu bernama Dara. Makam itu adalah tempat peristirahat terakhir mamanya, Malena. Sudah seminggu terakhir Dara mengunjungi makam setelah bubaran s
0
0
Cucu Kakek
Tak terasa usia Dewi sudah berkepala tiga. Dia terlalu sibuk bekerja sehingga melupakan urusan cinta. Baginya, mungkin itu bukan soal, tapi bagi orangtuanya itu masalah. Di masa pandemi covid 19 badan
0
0
Mimpi Yang Nyata
“kevin bangbun” teriak bundaku dari depan pintu kamar “udah bangun, kevin lagi siap siap” sahut ku dari dalam kamar “kalau gitu cepetan siap siapnya, habis itu kita sarapan, kasurnya udah rapiin belum
0
0
Jejak Masa Lalu Dalam Semangkuk Mie
“Hah?? Mie lagi???” Aku menghela nafas berat diujung percakapan dengan Eyang Shilma di telepon. Sudah hampir seminggu aku menggantikan tugas ibu merawat Eyang Shilma. Dan aku merasa keheranan dengan s
0
0
Belajar Bersyukur
Hari Minggu, hari yang cocok sekali dipakai untuk para kaum rebahan untuk bersantai dan berleha-leha dengan tidak melakukan suatu apa pun. Hanya makan, tidur, bangun, dan ulangi lagi. Namun sayang, 24
0
0