Sampaikan Salamku Pada Edinburgh
Hujan di Edinburgh selalu punya cara untuk melipat jarak. Ia menetes halus di atas batu-batu tua Royal Mile, menggenang di celah cobblestone, dan memantulkan pendar jingga dari lampu-lampu jalan yang
0
1
Fireflies Over The Sea
Kutatap pemandangan indah nan unik yang tersaji di depan mataku. Entah apa lagi kombinasi yang lebih sempurna ketimbang matahari terbenam, suara debur ombak, semilir angin sejuk, dan kawanan kunang-ku
0
0
Mencari
Pagi hari di sebuah kamar terdengar musik yang membuat rose merasa tenang ia sedang kebingungan apakah ia akan merapikan tempat tidur atau tidak “Hari ini membersihkan atau tidak ya?” Rose yang mempun
0
0
Empat Gadis Kecil
Dulu dulu sekali, pernah ada empat gadis kecil yang memiliki rupa yang aneh. Gadis pertama memiliki tangan yang sangat besar, saking besarnya tangan itu mampu menutupi ketiga gadis lainnya. Gadis kedu
0
0
Lucid Dream
“Tolong! Tolong aku!” ucapku ketika akan tenggelam dalam lautan lepas. “Apa aku akan berakhir di sini?” rapalku dalam hati sambil berusaha untuk bisa bernapas dengan baik. Jujur, aku tidak bisa berena
0
0
Sisi Kelam
Sambil merapikan rambutnya, memandangi wajahnya di cermin, Nana termenung juga berpikir, umurnya sudah tidak lagi muda. Orangtua dan keluarga seringkali memintanya membawa pasangan ke Kampung. Nana ju
0
0
Identik
Di tahun ini. 2016, Gempi melamar Najmi Ulya, dalam kurun waktu seminggu. Mereka akan bersanding di pelaminan. Najmi adalah alasan di mana semestinya Gempi berhenti berlari. Najmi segala hal yang ingi
0
0
The Book of Secrets
Siang yang cerah diawal musim panas saat lonceng tanda pulang sekolah berbunyi dan semua murid akademi beranjak keluar dari kelas masing-masing. Seluruh sekolah riuh oleh gerombolan siswa yang bergega
0
0
Adella dan Kisah Cinta Absurdnya
Adella telah jatuh cinta pada seorang pangeran yang tampan luar biasa, gagah dan perkasa. Kerajaan pangeran bertengger megah di tepi pantai berpasir putih yang berkilauan jika diterpa cahaya. Sayangny
0
0
Faceless Love
Aku bisa melihat raut wajahmu yang kecewa ketika engkau tak puas dengan balas yang kuterima setiap kali engkau bertanya, “mengapa kau mencintaiku?” Apa yang salah dengan jawabanku ini? — “Feodeira Ark
0
0
Bayangan Kobra
Matahari sudah hampir terbenam. Penduduk desa yang masih berada di luar bergegas masuk ke rumah lalu mengunci pintu dan jendela rapat-rapat. Anak-anak yang asyik bermain dipaksa pulang. Mereka langsun
0
0
Siapa Dia? (Part 1)
Ada yang bilang sakit hati lebih parah daripada disayat pisau, rasa sakitnya sulit hilang dan terus terngiang, begitupula yang dialami Reza, cowok itu duduk memeluk lutut, matanya menatap cahaya dibal
0
0
Bertemu Putri Nyale (Part 1)
Mungkin sudah jadi nasib permanenku yang menjomlo. Sejak zaman SMA, aku tidak pernah merasakan yang namanya berpacaran. Tidak dimungkiri kalau sebenarnya aku ingin seperti teman-temanku yang lain. Tia
0
0
Potret Keluarga Bahagia
Lamia merapatkan jaket tebal di tubuh kurusnya karena angin yang berembus malam ini tidak main-main dinginnya. Ia mempercepat langkah kaki menuju rumah. Masuk ke rumah adalah satu-satunya hal yang dii
0
0
Give Me Your Hand
Aku bahkan tidak dalam keinginan untuk membayangkan ataupun mengharapkan kedatangan makhluk sepertimu. Bersama yang lain, aku sedang menikmati penderitaanku dan mencoba menemukan kata terbaik untuk me
0
0
Sosok yang Sedang Balas Dendam
Berita tentang pembunuhan di jalan yang menghubungkan antara desa Jetis dan desa Wringin semakin menyebar luas ke seluruh penghuni desa sekitar. Jalan itu memang sepi dan tidak pernah dilalui seorangp
0
0
Another (Part 1)
“Hoamm…” ujar seorang gadis. Ia baru saja bangun dari tempat tidurnya. Ia pun membuka jendela kamarnya. “Sungguh pagi hari yang cerah” ujarnya. Ia bergegas ke kamar tidur adik laki-lakinya, Kai, untuk
0
0
Perjalanan Plastik
Dingin rasanya berada di dalam ruangan penuh sesak ini. Sebelumnya aku berasal dari sebuah pabrik yang jauh dari sini. Disana aku diisi dengan cairan aneh yang belum pernah aku temui sebelumnya. Dari
0
0
Delusi
Gemerlap cahaya putih mulai stabil, kesadaran pemilik iris coklat terang itu belum sempurna. Lima menit kemudian, ia mulai sadar bahwa tak seharusnya ia berada di tempat itu. Ia berada di dalam kelas.
0
0
Yang Mati Telah Ditentukan
Terkadang aku hanya memandang jendela, melihat keluar, menatap langit, lalu pikiranku melayang kemana-mana. Aku sadar? Justru aku tidak sadar. Mereka melayang tinggi, setinggi langit yang kutatap. Bah
0
0