Sampaikan Salamku Pada Edinburgh (Part 4)
Jika manusia adalah sebuah lensa, Arini Santiana adalah lensa yang dipoles terlalu licin. Begitu mengilat hingga pantulannya mampu memperlihatkan keindahan kota Edinburgh dengan sempurna, namun cukup
0
1
Diary Ajaib Fero!
Fero termasuk anak yang pintar dikelas tina padahal waktu SD dulu fero itu biasa saja sama seperti tina dan anak anak lainnya tapi semenjak masuk SMP rengkingnya melejit dan bahakan fero menjadi juara
0
0
Katastrofa Pendidikan Negeriku
Kepulan berwarna putih memenuhi setiap sudut dirumah kecil yang hanya bersekatkan kardus-kardus dan menebarkan aroma-aroma menyesakkan dada setiap orang yang berada dalamnya. Benda yang membuatku muak
0
0
Curahan Hati Untuk Tuhan
Aku hanya manusia biasa yang sering melakukan kesalahan,bukanlah malaikat ataupun bidadari yang begitu sempurana di mata manusia,, inilah kiasahku ,kisah seorang manusia yang ntah kapan akan terlihat
0
0
Matahari di Bulan Desember
Udara segar, belum terkontaminasi polusi pabrik dan asap kendaraan bermotor serta hijau daun, masih asri warnanya. Hanya sesekali tersentuh debu-debu jalan yang ingin menghampiri sekedar bercerita sed
0
0
Dalam Genggaman
Deru mobil avanza berjam-jam tak membuatnya tertidur. Kantuk pun tak dirasakannya. Dia terus terjaga. Bahkan ketika semua terlelap. Kecuali 2 laki-laki yang terus bergantian mengemudi mobil. Dilihatny
0
0
Sungguh Sial Hariku ini
“Ah… aku lupa ini, Ini juga. Aduh gimana ini?” kataku dalam hati. Hari ini sedang ulangan harian pelajaran yang tidak aku sukai. Ini adalah pelajaran IPA. Tak tahu mengapa aku tidak suka pelajaran yan
0
0
Anugerah Tak Terduga
Siang ini ku berdiri mematung di tengah hiruk pikuk penumpang bus jurusan Kota Pahlawan, tak ada satu pun kursi yang tersisa untukku, berat hati ini berpisah dengan sejuta kenangan indah yang tak terl
0
0
Ejaskona
Ejaskona, Gadis Rimba yang masih belia namun, periang, penuh semangat, kerja keras. Ia berharap kelak, satu saat nanti dapat meraih cita-citanya menjadi seorang Guru. Hari-hari hidup yang dilewati pen
0
0
Perjuangan Menuju Lebih Baik
Ferenita. Panggil saja aku Fere, seorang gadis berusia 15 tahun. Aku masih menduduki kelas X di bangku SMA NEGERI 1. Hari ini hari Senin, tepatnya adalah hari pengambilan rapor setelah ulangan tengah
0
0
Akhirnya Aku Bisa Merasakan
Adit, itulah nama panggilanku. Aku memiliki saudara kembar yaitu adib. Dia sangat cerdas dan tanggap dalam menyelesaikan masalah. Sedangkan aku, aku adalah kebalikan dari adib. Sering kali aku disband
0
0
Menebus Mimpi
Nay, itulah nama panggilanku. Kini aku duduk di bangku kuliah semester enam. Aktivitasku di kampus penuh dengan kegiatan organisasi serta menjadi relawan kegiatan sosial. Memang awalnya terasa berat,
0
0
Kotak Cinta Untuk Ibu
Mother, how are you today? Here is a note from your daughter With me everything is ok Mother, how are you today? Mother, don’t worry, I’m fine Promise to see you this summer This time there will be no
0
0
Pelajaran yang Sangat Berarti
Hari ini ridho tampak kesal, lantaran uang sakunya telah habis pada saat pulang sekolah. Ketika dalam perjalanan dia kehausan dan kecapekan, dia melihat ada sebuah air mineral tergeletak di dekat gero
0
0
Menuju Masa Depan
Kabut putih masih menyelimuti pagi buta yang dingin. Udara yang dingin dan titik-titik embun di atas lembaran daun serasa makin membangkitkan suasana pagi ini. Tampak jauh terlihat seorang ibu sibuk m
0
0
Amanah
Waktu terus berjalan semakin larut. Jarum jam sudah menunjukkan pukul 9 malam, namun wanita tua itu belum juga tidur. Beliau masih terjaga di depan pintu. Hatinya gelisah dan cemas. Tampaknya wanita i
0
0
Dia Bisa, Mengapa Aku Tidak?
Hai, namaku Hani. Sekarang, aku tengah menduduki bangku Kelas Enam semester dua. Tentu kalian tahu bukan, sebentar lagi aku harus mengikuti Ujian Nasional SD. Aku paling takut akan UN, jadi, aku memoh
0
0
Mengabdi Untuk Negeri
Tetes-tetes embun masih basah di dedaunan, ayam pun berkokok bersahutan dan adzan di masjid ikut berkumandang. Kami yang tinggal di ujung timur Indonesia lebih dulu merasakan hangatnya terik matahari.
0
0
Meluruskan Niat
Kala itu kita sedang menunggu hujan reda, di masjid tepatnya. Jam menunjukkan pukul 18.30 WIB, jika kita tidak pergi berarti kita menggagalkan pertemuan kita dengan adik-adik panti asuhan an-nur, menc
0
0
Menolak itu Penting
Namaku Cantika, tahun ini aku masuk semester 5 dalam perkuliahan. Aku sering dipanggil cika, aku adalah seorang yang sangat sulit menolak permintaan orang lain. Teman-temanku sering menegur aku bahkan
0
0