Berkunjung ke Negeri Dongeng
Sabtu, 18 Mei 2013 Di pagi yang cerah itu, aku bergegas menuju ke masjid. Kakiku melangkah dengan cepat. Hatiku risau. Sepertinya aku telah mengecewakan teman-temanku karena telah membuat mereka lama
0
0
Suara Hati Sarah
Bel tanda pulang sekolah berbunyi. Para siswa Madrasah Aliyah segera berhamburan keluar kelas. Terlihat dua orang perempuan yang sedang sibuk mengeluarkan sepeda dari parkiran, sambil mengobrol. “Sara
0
0
Terpenting
Hai perkenal namaku Hayako Ririmi umurku 15 tahun aku masih duduk di kelas 9 SMP dan aku punya satu sahabat yang aku sayang dia sangat baik namanya Yuko Ayame. Kemarin sesudahnya pembagian kelas seper
0
0
Kebohongan Yang Indah
Ketika pagi akan menjelang, rerumputan masih terbasahi embun yang memaksa mendinginkan udara pagi di kaki bukit Gunung Slamet. Embun pula yang meneteskan air di dedaunan pohon-pohon hijau. Ayam-ayam b
0
0
Tu-La-Lit
Kelas V-C heboh, lebih-lebih anak-anak perempuan. Mereka saling berbisik. Ketika istirahat tiba, bisik-bisik itu berlanjut, bahkan lebih heboh lagi. “Idih, cakep sekali… cool!” teriak Mona di bawah ta
0
0
Diary Terakhirku
Alunan waktu terus berputar. Jarum merah terpanjang telah melewati 00.00. Kupandangi jam dindingku tanpa henti. Sesekali dinginnya angin malam masuk melalui celah angin-angin yang menusuk pori-poriku.
0
0
Kunjungan Amazing Farm di Lembang
“Astagaa.. Jam segini masih belum siap? Udah keburu telat nih!” Aku mulai bergegas mengemas barang-barang dan segera berangkat diantar ayahku. Acara yang seharusnya mulai pukul 6 pagi ternyata saya ma
0
0
Lomba Matematika Olimpiade
Hai! Namaku Lisa. Aku memang pintar di pelajaran matematika. Tapi, untuk lomba, tak pernah menang. Aku bertanya kepada mama: “mama… Gimana nih? 2 minggu mendatang akan ada lomba matematika. aku ingin
0
0
Pudarnya Kejujuranmu
Hari terakhir Ujian Nasional (UN). Huda kembali diminta “mencoret-coret” lembaran soal sembari mengawasi siswa kelas VI yang tengah melaksanakan Ujian Nasional di Sekolah Dasar tempatnya mengabdi. Tak
0
0
Berjuanglah
Hari ini pengumuman SNMPTN. Wajar jika hati ini ketar-ketir. “udahlah kamu pasti keterima. nilaimu lo bagus” kata septi. Aku hanya tersenyum, tapi hati ini masih tak karuan. Fikiranku melayang – ada f
0
0
Matematika is My Life
“Huhh.. kenapa sih nilai ulangan matematikaku selalu… saja jelek! Padahal aku kan sudah belajar?” tanya Nanda sambil berdecak kesal. “hay, Nanda? Kamu kenapa? Kok suntuk begitu sih?” tanya Nida teman
0
0
Gara Gara GP
Seorang lelaki berkulit coklat bernama Dadang duduk termangu dalam ruangan yang sangat gaduh. Ruangan itu seperti pasar yang baru menggelar dagangan dan semua penghuni berteriak mencari pelanggan. Dad
0
0
Tunjukan Keadilanmu Tuhan!
Iowa. Itulah kampung kelahiranku. Sebuah kampung kecil dengan beberapa rumah di dalamnya, termasuk rumahku yang hanya berukuran empat kali empat meter persegi, atau sebut saja dengan gubuk. Dinding ya
0
0
Oryza dan Sekolah Lumbung Padi (Part 1)
Mentari menyibak kelambu malam, menggusur dingin. Membasuh pagi dengan kehangatan. Burung hari ini sungguh ramai bersiul. Terbang bebas ke angkasa tanpa takut ditangkap manusia. Burung pipit mendarat
0
0
Sekuntum Bunga Kamboja
Mengayuh sepeda tua berpuluh-puluh mil jauhnya, bersandar di bahu angin jalanan yang panas, berkelok-kelok medan terjal dan sekarung beras mengiringi kayuhan sepeda tuanya. Pagi buta menyambar keriput
0
0
Terima Kasihku
“Ayo Adi, bangun-bangun”, kata ibu. “Adi masih ngantuk Bu”, jawab Adi dengan nada malas. “Sekarang sudah pukul 7 Adi!”, kata ibu setengah marah. Sontak aku terkejut. Mataku yang masih ngantuk sekarang
0
0
Sebuah Titik
“Sebentar lagi giliranku tampil,” kataku dalam hati. Hati ini semakin berdebar tak menentu. Kakiku sudah terlalu berat untuk melangkah masuk, rasanya seperti ingin lari saja dari tempat ini. “Tenang s
0
0
Dunia Baru dalam Kertas Lipat
Di sini aku berusaha menuliskan beberapa kata dari secarik kertas pelangi yang berisi dengan penuh pengharapan. Harapan yang tak akan tinggal sebagai bulatan kertas yang terobek secara percuma, yeah a
0
0
Perjalanan Seorang Santri
Gue gak pernah kefikiran untuk tinggal yang namanya di pesantren. Dan menjadi seorang santri (ngapain juga tinggal di pesantren, mana enak disuruh ngaji terus). Waktu itu adik gue baru lulus SD. Dia g
0
0
I’m Sure, I Can Do It!
(Awalnya, gue Elfina Astin Cuman sekedar bertanya sesuatu sama seorang guru di sekolah tempat gue sekolah, tapi entah kenapa kisah nyata ini seolah mendobrak inspirasi gue buat gue tuangin dalem bentu
0
0