Dedak
Inara menatap lekat ke gundukan tanah yang bertabur bunga mawar dan bunga kenanga di atasnya. Kini sudah lima bulan lamanya dia ditinggal sang Ibu. Kini dia hidup berdua dengan ayahnya yang bernama Da
0
0
Jogja dan Asmaralokanya
Petang membuana, mengarah pada pijakan jingga di ujung kota. Nafasnya bergelung remuk pada ramainya motor tua yang melewati aspal kasar. Sesosok istimewa di kota istimewa, eloknya suasana serta candun
0
0
Mawar Terakhir Untuk Bunda
Panas, keringat, dan tanah. Hal itulah yang mewarnai kegiatan berkebun Vina di akhir pekan dengan Bundanya. Mawar, melati, dan bougenvil adalah bunga favorit Vina. Hampir seluruh bagian kebun Vina dit
0
0
Tira
Tira, seorang gadis manis dan periang. Dikenal sebagai murid yang pintar, aktif dan disiplin. Gadis ramah yang tersohor namanya di seluruh penjuru sekolah ini, merupakan murid kesayangan para guru dan
0
0
Antara Tetesan Air Mata dan Darah
Hari ini hari Minggu. Jam menunjukkan pukul 12.10, saat ini aku sedang melakukan perjalanan dekat menggunakan mobil. Entah kemana, aku ikut saja orangtuaku pergi. Namaku Lulu, usiaku 12 tahun. Sekaran
0
0
Hanya Tinggal Kenangan
Namaku Edo saat ini aku duduk di kelas 1 SMA, mungkin banyak hal yang tak kumengerti tentang dunia ini apalagi Kakakku seorang yang menurutku menyebalkan, aku anak ke dua dari 3 bersaudara, dan kakakk
0
0
Wida
Aku baru saja terlelap ketika tiba-tiba pintu kamarku diketuk bertubi-tubi. Aku kaget dan ketakutan setengah mati. Siapa gerangan larut malam begini mengganggu tidurku? Pasti bukan Bryan karena dia ma
0
0
Bintang Tak Butuh Malam Untuk Bersinar
“Erik!!!” teriak seorang pria paruh baya yang memiliki lingkar perut melebihi celana yang dipakainya. Yang dipanggil berlari terburu menghadap laki-laki perut buncit tersebut. “Ada apa bos?” tanya Eri
0
0
Lukisan Di sudut Ruang Tengah
“ayah, ini wajah ibuku ya?” aku memandang dengan teliti sebuah gambar wajah ibuku di dinding sudut ruang tengah rumah kami. Lukisan ini mungkin sudah berusia 24 tahunan bisa lebih, wajah ibuku ada di
0
0
Satu Dua Tiga
Dengan susah payah karena selang-selang rumah sakit memenuhi wajah dan tubuhnya, Arki memanggil-manggil orangtuanya. Suara lemah tak berdaya terdengar, bagai sebuah melodi sedih yang menggugah hati. “
0
0
Kenangan Dikala Senja Terbenam
“Asyikkkk, kita akan liburan ke pantai” teriak jihan, “kayaknya kamu seneng banget ya han” balas nia. “iyaa dong pastinya, kan kami di sana mau melihat senjaa”, jawab kak ega, “eh, eh tunggu dulu, kan
0
0
Camelia Putih
Pagi itu indah sekali. Mentari bersinar lembut menyapu kabut tipis yang masih menggelayut di bukit ujung desa. Bukit yang penuh sesak dengan pohon cemara dan semak berbunga. Di sisi kanan bukit itu te
0
0
Jangan Ada Lagi
Pada awal 2016, saat aku menginjak bangku kelas 2 SMA, untuk pertamakalinya aku memotong rambutku seperti laki-laki. Bukannya berniat menjadi cewek tomboy, hanya, aku ingin rehat sebentar menjadi pere
0
0
Sang Kapten
Senja itu langit begitu kelam. Mendung bergelayut diterpa angin. Gumpalan mendung seperti bebatuan yang menggelinding dari letusan gunung berapi. Angin terasa semakin dingin. Tak berselang lama, lembu
0
0
Penghargaan Yang Terlambat
Namanya kintan berlian. Dia anak semata wayang dari ayah dan ibunya. Pagi itu ibu membangunkan kintan untuk sholat kemudian beranjak ke sekolah, setelah selesai berpakaian rapi, bersandang tas dan ter
0
0
Sendiri
Aku hanya ingin tertidur tanpa memiliki beban Aku hanya ingin tertidur dengan ketenangan Aku hanya ingin tertidur dengan mimpi yang indah Itu saja hanya itu Kumohon pahamilah “BYURR” Lagi lagi air din
0
0
Kisah Dua Bocah Yatim Piatu
Gelapnya kota ketika fajar belum menyapa, tengah malam bukan juga. Jalanan tidak seberisik waktu siang yang terik membabi buta, panasnya sungguh tiada tara. Dengan kabut yang panas dari sisa-sisa polu
0
0
Icong dan Tombak Ikan
Libur akhir semester Icong Pulang ke kampung, membantu Ayah dan Ibunya. Banyak tetangga-tetangganya yang tidak suka dengan kepulangan Icong. Ia orang yang cukup peka dengan keadaan. Namun, ia mengabai
0
0
Elegi Marwah
Sudah dua tahun lalu sejak kematian perempuan suci yang menempati rumah di ujung gang buntu itu. Itu bukan rumah mewah dengan fasilitas lengkap, hanya sepetak tanah yang di atasnya berdiri bilik kecil
0
0
Berita Palsu
Siang itu, cuaca sangat cerah. Waktu sudah menunjukan pukul 13:00, itu menandakan bahwa Andaka harus pergi ke kampus untuk kuliah siang. Andaka segera bergegas untuk berkemas sebelum pergi ke kampus.
0
0