Manusia-Manusia Trotoar
“Pak, Bu, Mbak! Tolongin ibuku, Mas! Kumohon! Aku nggak bohong.” Orang-orang masih saja lalu lalang melewati trotoar depan minimarket itu. Seorang gadis kecil semakin keras menangis sambil memeluk ibu
0
0
I’m is Reporter (Part 1)
Sikap angkuhnya begitu ketus, namun kulayangkan senyum lebar ke arahnya, dengan memalingakn muka dia meniggalkanku. Tentu ini sudah menjadi resiko menjadi seorang wartawan yang terus memburu berita, s
0
0
Suara Sang Kertas
Aku putih, tapi aku juga bisa coklat, bisa juga kuning, hijau dan pink. Tapi mereka menyukai aku bebewarna putih. katanya, putih itu terlihat bersih dan terlihat mahal. padahal, semua warna itu indah.
0
0
Pembuktian
Pendiam tapi menyenangkan, itulah aku, versi diriku sebulan yang lalu. Ya, andai saja mahasiswa jurusan sastra Indonesia itu tidak PKL (Praktek Kerja Lapangan) di sekolahku, tepatnya di kelasku. Hari
0
0
Hukuman yang Tak Adil
Aku adalah siswa yang hari-harinya hampir di penuhi dengan pelajaran. Menuntut ilmu merupakan kewajibanku. Aku bersekolah di SMA N 1 PITURIAWA. Letaknya memang agak jauh dari tempat tinggalku, jarakny
0
0
Selalu Ada Jalan
Ini kisah tentang perjalan hidup Adang Ahmad Sabanda. Dia adalah seorang pengusaha sukses, yang sekarang menguasai perjual-belian di bidang pertanian dan pertenakan. Beliau memulai usahanya ketika bar
0
0
Kado Terbaik Untukku DariNya
Prolog Bismillahirrahmanirrahim Bismillahirrahmanirrahim Bismillahirrahmanirrahim Allah Allah Allah Yang Maha Pengasih Yang Maha Penyayang Yang Maha Mengabulkan Lagi Maha Bijaksana Tunjukkan semua kek
0
0
Harga NIM Albab
Potongan rambut yang acak acakan menjadi ciri khasnya, tapi Albab lebih suka memakai peci hitamnya atau belangkon batik yang membuatnya terlihat gagah, tidak terlalu tinggi, kulit putih mulusnya dan h
0
0
Amelia Clothes Shop
Amelia namanya. Biasanya dipanggil Ameli. Umurnya baru 16 tahun. Seumuran anak SMA gitu. Tapi, dia sudah jadi pengusaha cilik! Hah? Kok bisa sih? Mimpi kali ya? Eits, ini bukan mimpi, bukan sulap, buk
0
0
Hikmah Membersihkan Lingkungan
Rudi, Syifa dan Aila merupakan kakak beradik. Mereka tinggal di kampung dekat pantai. Jarak antara rumahnya dengan laut hanya sekitar satu kilometer. Dari arah dapur, Rudi menghampiri Syifa yang tenga
0
0
Tabungan Bagus
Hari ini Bu Lastri membagikan celengan terbuat dari tanah liat kepada semua siswa kelas 5. Bu Lastri menganjurkan kepada setiap siswa untuk menyisihkan sebagian uang sakunya untuk ditabung. Syaratnya
0
0
My Ambition and My Little Best Friend
Sekolah, apalagi kuliah. Dulu seolah hanya akan menjadi mimpi untuk selama-lamanya. Karena selain kondisi fisikku yang tak memungkinkan, juga tak ada dukungan kuat dari keluarga. Tapi entah setan atau
0
0
Reina, Pasien Pertamaku
Aku berusaha mendekat, mengintip wajah dibalik rambut hitam panjang yang menutupi hampir sebagian wajah si pemiliknya. Dengan hati-hati kupanggil namanya “Reina?”. Wanita muda yang kini menjadi calon
0
0
Aku, Sahabatku dan Cita Cita Kita
Saat ditanya tentang cita-cita, tidak setiap orang mampu menjawab dengan yakin. Mungkin kebanyakan dari mereka, menjawab dengan terpaksa. Karena tak mau dibilang manusia tak bercita-cita. Dari sejak k
0
0
Perjuanganku Untuk Menggapai Mimpiku
Perjuanganku dimulai sejak masuknya XII. Kenapa? Semenjak masuk SMA, tidak mempunyai pikiran sama sekali untuk kuliah. Sangat buta akan dunia perkuliahan. Bahkan, jurusan-jurusan yang ada di Universit
0
0
Perjuangan Seorang Nenek
Di sore hari, ada seorang nenek yang sedang duduk di samping rumah. dia sering melamun dikala mentari sudah mulai menghilangkan wujudnya. Nenek itu sudah berumur 90 tahunan, dengan rambut yang sudah m
0
0
Untukmu Ibu
Adzan subuh berkumandang dari mikrofon masjid. Suara sang muadzin begitu merdu meliuk-liuk di pagi yang masih basah. Belum terdengar kokok ayam. tapi ibu sudah membangunkan ku seperti biasanya untuk m
0
0
Kebahagiaan dari Keripik Kentang
Mentari memancarkan sinarnya yang hangat di sela-sela gumpalan awan, pagi yang segar menyambut Iskan begitu ia membuka mata, beranjak dari ranjang. Bergegaslah ia berangkat menuju kantornya yang terle
0
0
Aku, Termos Es dan Gerincing Besiku
Hari ini, aku bertemu dengan seseorang, kali pertama setelah beberapa puluh tahun tak bertemu. Seseorang yang ku ingat suka menggangguku acap kali berkeliling kampung sambil menjajakan es manis buatan
0
0
Anak Penjaja Kue
Seorang pemuda yang sedang lapar pergi menuju warung jalanan dan ia pun menyantap makanan yang telah dipesan. Saat pemuda itu makan datanglah seorang anak kecil laki-laki menjajakan kue kepada pemuda
0
0