Friend and Boyfriend (Part 4)
Teett…. teeet… Bel istirahat pun berbunyi. Pagi ini Hani tidak pergi ke apartemen Levin. Ia merasa canggung dengan sikap Levin kemarin. Hani melihat ke arah jam. Sudah jam sembilan. Ia mengingat lagi
0
0
Eccedentesiast
Eccedentesiast. Itulah reina. Gadis yang selalu menyembunyikan semua masalahnya dibalik senyumannya. Banyak hal yang terjadi di hidupnya namun kini masalahnya tak dapat lagi ditutupi oleh sebuah senyu
0
0
Rahasia di Pantai Pandawa
Terik matahari memudar bersamaan dengan jarum jam ini terus berputar. Matahari semakin condong ke barat diikuti tiupan angin yang semakin kencang. Rambutku yang terurai terbang mengikuti arah angin. M
0
0
Penantian
Diceritakan sebuah kisah cinta seorang gadis yang memiliki hati begitu murni. Sekali ia jatuh cinta maka ia akan menjaga cinta itu untuk selamanya, tapi itu pun jika ia merasa bahwa orang itu pantas m
0
0
Angle Of Love
Cinta, tiba-tiba saja aku tertarik ingin menceritakan kisahku. Kisah yang meninggalkan pertanyaan dan aku pun tidak yakin dengan jawabannya. Bermula dari ketika aku dan sahabatku ayu sedang duduk di t
0
0
Caution With Your Friend
Apa yang lebih sakit daripada ditinggalkan seseorang yang paling kau sayang? Tentu saja ada. Ada yang lebih sakit daripada itu. Mencintai seseorang yang begitu dekat, tapi cinta yang selalu bertumbuh
0
0
Hadiah Terindah
Mungkin senja tidak ingin menunjukan keindahannya lagi. Mungkin pelangi pun juga begitu. Sudah 3 hari hujan turun di Solo. Ini hari pernikahanku. Namaku Reni. Tidak banyak yang menarik dariku. Hanya b
0
0
Cinta Di Masa SMA
Namaku Bastian. Aku kini tengah menempuh pendidikan di sebuah SMA swasta di Australi, Aku tinggal bersama nenekku. Aku termasuk anak yang famous di sekolah, selain baik dan pintar aku juga termasuk an
0
0
Sandiwara Cinta
“Jika kau suka dia katakan saja!!” ujar seseorang di ujung sana. Ternyata dia adalah Angel sahabat sekaligus pacar dari Brayen sahabatku. Gubrak tak sengaja aku yang sedari tadi memperhatikan mereka,
0
0
Aku Bukan Mantanmu dan Tak Akan Menjadi Mantanmu
Saat itu setelah aku selesei mandi, aku kini melihat wajahku di kaca. Terlihat dandananku yang begitu natural itu aku akan pergi ke pantai bersama Ari. Namaku Dila, aku memang suka bepergian ke pantai
0
0
Tuhan… Aku Mau Yang Itu (Part 2)
“Naniyaaa!!” Teriakan tepat di telingaku membuatku terlonjak kaget bangun dari tidurku. Aku membuka setengah mataku yang benar-benar masih berat karena merasa baru tidur. Wajah Davin tampak tepat di d
0
0
Perkawinan Cincin Berkarat
“Sudah cukup, sekarang kau boleh pergi” dengan berbalik arah, Linggar berkata lembut. “Tapi mengapa? Ini adalah kesalahan, dan tiap kesalahan pasti ada cara pembenarannya” Indah menyela. “Kesalahan ak
0
0
Saat Bersama Pandu
Alamat terlambat. Pandu sialan! Motor saja boleh terlihat gagah berani, merah mengkilap. Baru berjalan beberapa ratus meter, sudah mogok di tengah jalan sepi antah berantah. Lagi-lagi aku menjadi jasa
0
0
Pagi, Maaf Kuselingkuh Dengan Hujan
Dulu, aku cukup setia menyukai pagi. Wujud harapan baru yang mendekap hangat setelah gelap. Ia tak pernah ingkar janji untuk datang. Tapi, setiaku runtuh sebab aku mulai selingkuh karenamu. Iya, kamu
0
0
Hanya Kamu
Hari itu, hari Minggu, pukul sembilan tepat, aku bertemu dengannya di taman. Seseorang yang kini menjadi bagian dari kenangan hidupku, sedang kurindukan. Mataku bergulir melihat jalanan pekarangan rum
0
0
Tuhan… Aku Mau Yang Itu (Part 3)
3 minggu menjelang pembukaan pabrik di Malang, Davin mulai menunjukan perubahan, dia full time di kantor dan mulai serius mempelajari apa-apa yang aku ajarkan, hampir setiap hari kami pulang kerja ber
0
0
Dilema Berakhir Indah
“Vo, tadi aku ketemu sama kak Al”. Aku hanya membalasnya dengan senyuman manisku. “Kamu mau nolongin aku nggak?”. “Emang mau nolongin apa?” tanyaku tanpa mengalihkan pandangan dari novel yang tengah k
0
0
Sang Pengkhianat
Kuingat semua yang terjadi, ingin kulupakan namun kejadian itu masih saja terbayang, kejadian dimana aku dan dia akan segera menikah, ketika aku dan dia akan menjadi sah tiba tiba terdengar teriakan s
0
0
Adik Atau Kakaknya
Teeeettt… Denteng bel sekolah terdengar nyaring di telingaku, yahh, jam istirahat pertama telah tiba. Waktu yang tepat untuk pergi ke kantin untuk membeli makanan ringan. Aku dan Ozi melangkahkan kaki
0
0
Sepotong Hati
Nila tak tahan jika harus berpisah dari suaminya, Mas Pram. Sudah setahun ini mereka menjalani hubungan jarak jauh. Sejak 10 bulan lalu Nila mengajukan pindah pada instansi tempatnya bekerja. Selama i
0
0