Tak Mungkin Utarakan
Aku mengagumi malam untuk ketenangannya. Adalah waktu yang tepat untuk merebahkan letih di sepanjang siang ini. Lagi dan lagi sepertinya malam senang untuk mempersembahkan hasrat yang semakin menggebu
0
0
Kekasih Kedua
“Maafin aku, gara gara aku kamu jadi sering sedih. Gara gara aku kamu jadi sering nangis. Maaf, maaf..” Ucap Dirga sembari menunduk. Kuseka air mataku, lalu kunaikan wajahnya untuk menghadapku. “Kamu
0
0
Arti Sahabat
Siang ini seperti biasa begitu mendengar bel istirahat berbunyi, semua murid SMAN 1 memasuki kelas masing-masing. Tidak terkecuali Dean dan Siska, kedua sahabat satu muka itu. Mereka dijuluki “satu mu
0
0
Rangga Radit
“Caraku mendapatkan Radit adalah mendekati sahabatnya, Rangga. Saat Radit cemburu, saatnya aku harus mengorbankan hati Rangga. Rangga maafkan aku. Aku egois karena mengorbankanmu untuk kepentinganku.”
0
0
Gadis Pilu Dan Pekat Malam
“Sampai saat ini, aku masih belum berani menceritakan apa yang kurasakan kepada orang lain. Semenjak itu aku harus menahan diriku untuk jatuh cinta karena sejuta trauma semakin menghantuiku. Aku tidak
0
0
Semua Itu Karena Cinta
Terkadang kita dibutakan oleh cinta. Bahkan kita rela berkorban demi mendapatkannya. Terlalu mengharapkan orang yang belum tentu mencintai kita itu hanyalah membuang waktu saja. Nama gue Hikmah, siswa
0
0
Risalah Hati (Part 1)
Petir terus menyambar, raga ini rapuh seakan ingin tumbang layaknya dahan pohon di seberang jalan sana. Aku hanya terpaku, terdiam membisu di bawah naungan payung sambil ditemani derasnya hujan. Malam
0
0
Apa Yang Salah Dengan Rasaku?
Hari sudah semakin gelap tapi hujan malah semakin deras. Suasana ini membuat Ara menjadi kesal. Pasalnya sekarang Ara belum pulang ke rumah. Gadis itu sedang menunggu angkutan umum yang biasanya menuj
0
0
Risalah Hati (Part 2)
“Kita begitu berbeda dalam semua hal, kecuali dalam cinta…” [2] Begitu yang ia ucapkan saat aku sedang mengerjakan PR yang Pak Thamrin berikan siang tadi. Ia datang dan mendekatiku sembari membawa dua
0
0
Di Antara Mereka
Aku berlari kecil menghindari sang mentari yang sangat terik siang itu, Karena menyipitkan Mata tak sengaja Aku menabrak tubuh seseorang yang berdiri kokoh di hadapanku. “Maaf Aku tidak sengaja menabr
0
0
Risalah Hati (Part 4)
Suara detak jarum jam masih terdengar. Mata ini sungguh berat rasanya untuk aku buka, kuraba leherku sangat panas, kepalaku juga pening. Mungkin karena tadi pagi aku kehujanan. Jam menunjukkan pukul 2
0
0
Risalah Hati (Part 3)
13 November 2015, Mt. Cikuray, 2821 MDPL 13.00 PM Aku dan kawan-kawan dari komunitas Lidi Rimba mendaki puncak Cikuray. 2821 MDPL aku tempuh dengan kawan-kawan komunitas Lidi Rimba. Diperjalanan aku d
0
0
Cintaku Yang Egois
Nanda dan yanto adalah sepasang kekasih, mereka baru menjalani hubungan 2 minggu yang lalu, yanto adalah cowok ganteng nan baik hati di sekolah ini begitu banyak cewek yang suka padanya, termasuk aku.
0
0
Salah Memilih
Langit senja yang terus memancarkan sinar lembutnya yang anggun. Sedikit menenangkan hatiku yang kacau. Di teras, sambil menunggu Elbert menjemput, aku menyusun kata untuk memutuskan hubnganku dengann
0
0
Ketika Harapan Dikhianati Perasaan
Pagi ini mentari bersinar cerah, seakan terpancar harapan baru di hari yang baru. Hari yang lebih baik setelah kisah yang aku alami. Aku tak tahu ada apa dengan perasaan ini, perasaan yang hingga kini
0
0
My Love Sayaka
Aku adalah seorang penulis novel pemula, suatu hari aku sedang menulis sebuah Novel di tepi sungai yang indah. Lalu tiba tiba ada seorang gadis duduk di sampingku, gadis itu memandangku dengan senyum
0
0
Takdir Berkata Lain
Aku sudah lelah dengan semua ini. Tentang semua hal yang telah kau janjikan padaku. Namun, sama sekali kau tak pernah menepatinya. Penantian ini terasa seperti semu belaka. Terkadang aku berfikir tela
0
0
Mengapa
Dulu… Aku mencintaimu dengan segenggam harap. Menyayangimu dengan penuh hasrat. Menjagamu dalam beyang gelap. Saat ku di dekatmu hati memaksaku untuk bisu. Membisu, memandang wajah yang terlihat jelas
0
0
Karma Tak Semanis Kurma Sayang
Hari-hariku kini tak lagi sama seperti biasanya, segalanya terasa sepi semenjak hubungan kami berakhir. Memang sih masih kontekan dengan baik karena yah kami sudah sepakat bahwa walau udah break tapi
0
0
Berjuanglah Ren!
Lira duduk diam memandangi tumpukan buku yang tertata rapi di emperan gedung peninggalan Belanda itu. Dari buku pelajaran sampai majalah bekas luar negeri yang selalu terlihat menarik di matanya. Ia s
0
0