Ibu
Sang surya bersinar terik di atas kepalaku. Suasana panas nan kering membuat tubuhku tak henti-hentinya mengeluarkan keringat. Kulirik sebentar jam di tangan kiriku. Pukul 13.00. Berarti sudah hampir
0
0
Kebon Bambu
Sore itu, sekitar pukul 17.00 di sekolah, ketika aku selesai mengikuti les tambahan, bel mulai berbunyi. Pertanda waktu untuk pulang “Tringgg” Aku berkemas dan siap untuk pulang “Woi Ra, mau bareng ga
0
0
Gadis Misterius
Aku menguap berkali kali. Badan sudah tidak karuan rasanya. Ingin segera pulang dan rebahan di kasurku yang empuk dan nyaman. Jam menunjukkan pukul 20:30. Pekerjaanku belum selesai. Aku segera bergega
0
0
Toilet Lantai 3
Ara adalah siswi kelas 9 yang terkenal akan kepintarannya. Akan tetapi, Ara sering dibully oleh teman temannya karena penampilan Ara. Setiap hari, Ara mengepang rambutnya dan memakai kacamata. Ara jug
0
0
Bus Trans
Gelap semakin larut ketika aku tersadar tengah berada di sebuah halte bus trans. Yang kuingat, aku harus segera pulang karena anakku bisa marah-marah kalau aku pulang larut lagi. Memang tidak pernah a
0
0
Lorong Panjang
Hai aku Aloda, aku tinggal di sebuah desa Sumber Air, apakah kalian tau mengapa dinamakan desa Sumber Air? karena pada waktu itu ditemukan sumber mata air yang begitu jernih dan bersih. Karena itulah
0
0
Rumah Sakit Angker
Pada suatu hari zoro dan sanji ingin mencoba masuk ke rumah sakit anker tersebut untuk menelusuri rumah angker tersebut. Setelah lama kita menelusuri tidak terjadi apa. Pada keesokan harinya para teta
0
0
Ular Ghaib di Jembatan Sukuh
Jembatan Sukuh adalah jembatan yang tidak asing oleh penduduk sekitar sungai. Tapi itu cerita saat aku masih kecil. Kira-kira umurku 7 tahun saat itu. Aku juga tidak tau apakah itu hanya rumor atau bu
0
0
Mimpi Buruk
Di malam yang sunyi pada tepatnya jam 9 malam aku tidak bisa tidur karena habis mengerjakan tugas sekolah dengan minum kopi, aku berniat keluar kamar untuk melihat keadaan rumah, namun semua keluargak
0
0
Penunggu Rumah Kosong
Dikisahkan dahulu kala, ada sepasang suami istri yang memiliki dua orang anak. Sepasang suami istri ini bernama bapak Joko dan Ibu Rina. Mereka adalah seorang pengusaha yang sukses. Mereka dikaruniai
0
0
Batu
Ketika aku berusia 10 tahun, aku mengalami kejadian mistis untuk pertama kalinya. Setelah beberapa tahun hidup menumpang di rumah nenek, aku, bapak, emak dan adikku memutuskan untuk membuat sebuah rum
0
0
Kematian
Aku buka mataku pelan pelan, kepalaku terasa pening. Aku terbangun kaget karena tidur di bawah pohon. Aku lupa mengapa aku bisa tertidur disini? Semakin berusaha mengingat kepalaku semakin pusing. Aku
0
0
Help Me
Namaku sifa, sejak kecil aku tidak mempunyai kemampuan untuk melihat mahkluk tak kasat mata. Semenjak aku pindah ke asrama dekat kampus aku jadi sering merasakan kejanggalan. Bukan ke anehan saja, aku
0
0
Hantu di Loteng Rumahku (Part 1)
Pada saat aku masi kecil. Orangtuaku mengajakku pindah ke rumah baru karena rumah yang aku tinggali bersama dengan keluargaku sudah habis kontrak. Pada saat itu, orangtuaku tidak punya cukup uang untu
0
0
Rumahku Yang Angker
Pada suatu hari ayaku pulang dan memberitauhkan kabar gembira “Anak anak ayah ada kabar gembira.” “Apa itu yah?” “Kita akan pindah ke Kalimantan.” “Ke kota mana yah?” “Pontianak ayah udah beli rumahny
0
0
Rumah Angker
Haloo namaku Rendy aku akan bercerita tentang pengalamanku di rumah angker. Di suatu hari ayahku dan aku sudah berencana akan melakukan ekspedisi rumah angker di suatu malam jumaat kliwon ayah dan aku
0
0
Lift Angker
Pada hari itu seorang cewek yang bernama Lisa dia orang sangat pemalu. Ia pertama kerja di hotel dengan gaji yang cukup besar untuk memenuhi kebutuhannya. Kerjaannya sangat begitu lancar dan tidak ada
0
0
Daerah Terlarang
Di sebuah tempat terdapat daerah terlarang (Gunung) yang terkenal sejak dulu, daerah tersebut dikenal dengan kemistisannya. Kalau ada yang memasuki kawasan tersebut pasti tidak akan pernah kembali lag
0
0
Kekasih Berhantu
Pada malam hari, Aku pergi keluar rumah untuk mencari udara segar. Lalu aku menemukan seorang gadis yang sedang menangis tersedu-sedu di bawah pohon beringin. Lalu aku menghampirinya dengan pelan-pela
0
0
Halte Angker
Pagi hari aku berangkat sekolah sesuai kebiasaanku. Aku berangkat naik bus karena jaraknya yang lumayan jauh. Aku tidak naik sepeda motor seperti temanku. Aku lebih suka naik bus. Terkadang ada anak y
0
0