Arabella harus puas hanya menjadi selingkuhan dari Shaka Sadewa, kekasih yang telah ia cintai selama lebih dari lima tahun. Perjodohan dari kedua orang tua Shaka tidak bisa dihindari dan membuat Shaka harus menikah dengan wanita lain bernama Kalina.
Shaka sudah meyakinkan pada Ara jika lelaki itu akan selalu mencintai Ara sampai kapanpun tetapi Kalina adalah gadis yang terlahir dari keluarga kaya, ia cantik dan juga cukup tangguh. Hal itu membuat Ara goyah. Ketakutan tebesarnya adalah Shaka berpaling darinya, karena Ara sudah terlanjur memberikan seluruh hatinya pada Shaka, Ara sudah menggantungkan seluruh hidupnya pada lelaki itu.
Apakah Shaka akan bertahan pada Ara atau justru menghianati cintanya dengan jatuh cinta pada Kalina?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Miss_Kha11, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
11. Semuanya Baik-Baik Saja.
Sebuah privat villa memiliki kolam renang terbuka super luas, pemandangan pedesaan dibawahnya nampak begitu indah dilihat dari sana. Bak anak kecil yang kegirangan Ara berenang kesana kemari, meski Ara tidak menggenakan baju renang hanya sebuah hot pants dan juga kaos oversize milik Shaka yang ia kenakan.
Setelah puas berenang Ara langsung naik ke atas kolam renang, ia menghampiri Shaka yang tengah datang menuju ke kolam. Sebenarnya kedatangan Shaka memang meminta Ara untuk menyudahi kegiatan berenangnya.
"Sayang!" teriak Ara.
Ara berlari ke pelukan Shaka membuat lelaki itu ikut basah, Shaka mengenakan kaos putih polos dan juga celana putih, sekarang sudah ikut basah karena Ara memang sengaja memeluknya agar membuat Shaka ikut basah.
Ara tertawa kecil melihatnya, ia sangat puas dengan wajah Shaka yang mulai nampak kesal itu. Tetapi itu tidak berlangsung lama karena selanjutnya Shaka sudah mengulas senyumannya lagi.
"Nakal ya Kamu," balas Shaka sembari menoel pelan hidung Ara.
"Kamu sih nggak mau di ajak renang."
"Sekarang ganti baju, terus kita makan."
Ara mengangguk setuju, memang sesampainya di sini ia langsung turun ke kolam untuk berenang. Ara belum makan sama sekali dan sudah merasakan jika perutnya mulai keroncongan.
***
Kalina tidak mengalihkan pandangannya dari ponselnya yang ia letakan di meja, ia terus memeriksa layar notifikasi berharap Shaka segera memberikan kabar. Tetapi rupanya masih nihil, entah sudah berapa kali panggilan yang ia tujukan tetapi telepon Shaka tidak bisa dihubungi.
Kedua orang tuanya mengatakan akan datang untuk menengok, tentu hal itu membuat Kalins menjadi tidak tenang. Pernikahannya yang belum genap satu minggu ini tidak mungkin ia tampakkan jika tidak harmonis.
"Kenapa sih Mas, kamu selalu tanpa kabar kaya gini?"
Kalina trntu kesal, ia marah dengan Shaka meski berusaha untuk sabar dan menerima karena memang pernikahan mereka baru saja dan mereka juga baru mengenal.
Ting... Tong...
Bel pun berbunyi, tidak salah lagi itu adalah kedua orang tua Kalina. Gadis itu langsung melangkahkan kakinya turun ke lantai bawah, ibunya itu sudah masuk ke ruang tengah bersama pembantunya sedangkan ayahnya tidak ada, itu artinya ibunya hanya datang seorang diri.
"Mama,"
Kalina langsung memeluk ibunya.
"Apa kabar Sayang?"
"Baik dong, Ma."
"Papa nggak jadi ikut?"
"Papa kamu ada lembur katanya, jadi mama aja yang kesini."
Kalina mengangguk paham, papanya ini seseorang yang gila kerja. Jika masih memiliki banyak waktu dan pekerjaan ia akan segera mengerjakannya tanpa menundanya untuk esok hari.
Mama mengedarkan pandangannya mencari seseorang.
"Suami kamu mana?"
Kalina muram sebentar jika harus membahas Shaka tetapi ia segera memperbaiki ekpresinya. Kalina tidak ingin membuat ibunya khawatir, jadi ia tidak ingin bercerita apapun masalah rumah tangganya dengan ibunya.
"Ada pertemuan di luar kota Ma, katanya besok pulangnya."
Mama terlihat terkejut,
"Loh Shaka nggak ambil cuti satu minggu?"
Kalina menggeleng, "Enggak Ma, kerjaan nggak bisa ditinggal jadinya Mas Shaka udah berangkat kerja."
"Jangan-jangan tiket honeymoon ke singapurnya nggak di pakai?"
Mama sudah memberikan hadiah tiket bulan madu ke singapura, sudah ada penerbangan kelas bisnis, penginapan terbaik dan trip perjalanan yang mengasyikan. Sengaja memilih singapura agar tidak terlalu jauh sehingga Shaka tidak perlu mengambil cuti terlalu lama.
Kalina tidak menjawabnya karena memang kenyataannya, mereka saling ngobrol berdua dalam waktu lama saja belum pernah. Shaka juga belum sama sekali menyentuhnya, saat tidur dirumah Shaka memutuskan untuk tidur berbeda kamar dan juga pernah tidur di kantor.
"Kalina jawab!"
"Eum, belum Ma. Karena Mas Shaka lagi sibuk banget jadi nggak sempat. Dia bilang besok mau diganti keliling eropa honeymoonnya, tapi tunggu kerjaannya sedikit longgar dulu."
Mama menghela nafas, "Kalian kan pengantin baru, nggak seharusnya suami kamu itu ninggal kamu keluar kota kaya gini."
"Kalau gitu malem ini Mama nginep sini aja, temenin aku."
"Iya deh, kasian anak mama ini harus tidur sendiri malam ini."
...════════ ❁ཻུ۪۪ ═══════...
...Dont forget to click the vote button!...
...════════ ❁ཻུ۪۪ ═══════...
...Jika ada pertanyaan tuliskan saja di kolom komentar, terima kasih sudah mampir di cerita ini silahkan tunggu episode selanjutnya ^_^...
...And, see you....