wanita tegar dan angkuh harus berjuang demi seorang pangeran tampannya. yaNadira hazza pratama....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana Tria reski, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Membisu
"tak di sangka perkerjaan ku sangat menumpuk, laporan laporan ini sangat tidak efektif. akh.... sial kenapa seperti ini, bagaimana caraku pergi dengan nadira berbulan madu" mood Stevan benar benar telah rusak semenjak kejadian tadi siang di restoran MM.
Di Luar sana Reno terkejut akan suara teriakan dari ruangan Stevan
"Apakah Anda baik baik saja Tuan?? " reno masuk tanpa menunggu perintah.
"kamu jumlah kan saldo dan ekuitas nya, laporan mu saya tunggu dalam 4 jam terhitung dari sekarang!! " Perintah nya.
Stevan sangat amburadul, rambut nya mulai acak acakan.
"t... tapi Tuan bukankah ini tugas Melia, Staf ahli keuangan di kantor ini! " Reno menolak tetapi juga takut kalau bos nya memberi surat pengunduran diri untuk nya.
"bukan kah kamu lulusan manajemen akuntansi negara? apakah papa telah gagal menyuruh mu kuliah di sana, dan kamu menyesal. Jaaawab iya apa tidaaak?? " emosi Stevan seakan meledak ledak.
Reno sangat ketakutan dia takut kalau kebiasaan lamanya kembali lagi. wajah nya pucat badan nya juga ikutan gemetar.
"tu...ti....dak Tuan! sama sekali tidak pernah saya menyesalinya ba.... ba... bahkan saya adalah mahasiswa lulusan terbaik di Universitas tersebut dengan nilai Cum Laude.
Ternyata benar Reno sudah mempermalukan dirinya sendiri. dia dapat merasakan celana sudah basah kebanjiran.
"ma... maaf Tuan! " sembari memegang celana nya yang sudah basah karena ulah air kenc*ing nya.
"puft.... " Stevan tertawa tertahan namun tidak sanggup ia lanjut kan lagi. melihat ketakutan yang di rasakan oleh asisten nya akhirnya Stevan melunakkan hati nya.
"segera kamu bersihkan dan ganti semua pakaian mu itu! "
Reno di besar kan oleh keluarga Marvin penuh dengan kasih sayang. Marvin tidak pernah membedakan mereka berdua. Marvin adalah ayah tunggal Stevan.
"terimakasih Tuan"ketika Reno hendak berjalan
" tunggu! hari ini kita lembur sampai tengah malam! " intonasi nada Stevan mulai menurun
"apa lembur, salah anda sendiri Tuan. sudah jelas baru kemarin menikah bahkan belum cukup 48 jam anda mau saja di kecup wanita lain" tentu hal itu hanya di dalam hati Reno
Jadwal bulan madu di percepat oleh Stevan demi membujuk sang istri tercintanya.
Saat ini Stevan sangat merindukan istri nya. perlahan ia mengusap bibir tipis nya meraba dengan telunjuk. kejadian tadi pagi masih dapat dirasakan nya "manis bahkan sangat manis sayang" dia tersenyum tipis. Dengan segera Stevan menutup laptop dan merapikan seluruh map map yang awalnya amburadul karena ulah nya.Menyesuaikan laporan laporan keuangan yang menurut nya ada kejanggalan di beberapa proyek yang ia kelola bersama rekan rekan bisnis nya.
Stevan meraih iPhone yang berada di sisi kiri meja kerja nya. Hal yang pertama ia lakukan adalah membuka galeri foto yang tentunya hasil jepretan tadi malam.Dengan bangga dia berhasil mencuri beberapa foto saat nadira tertidur lelap. seperti orang maling masuk dan menyelinap ketika penghuni nya tengah tertidur pulas dan mencuri pemilik kamar tersebut.
"kamu sangat cantik sayang ketika sedang tidur. betapa beruntung nya sahabat ku bisa menikahi mu dan juga aku. kami sangat bersyukur bisa menikahi mu sayang. Benar yang di katakan johan kamu adalah berlian yang sangat mewah dan berharga. bahkan tubuh indah mu hanya kami berdua yang dapat melihat nya. terimakasih sayang telah menjaga aurat mu untuk kami".
tok... tok...
seketika lamunan itu terhenti
"masuk" sahut Stevan dari dalam.
"Tuan semua laporan nya sudah kongkrit dan sudah disesuaikan dengan data yang di cantumkan di hasil laporan keuangan nya. " Reno menaruh map map itu di sisi meja kerja Stevan sebelah kanan .
"mari kita pulang!! "
🌹🌹🌹🌹🌹
Stevan mendapati istri nya tengah menunaikan shalat sunnah nya. dengan perlahan lahan dia menutup Pintu agak sedikit terbuka,dia takut menganggu ibadah istri nya.
"assalamu'alaikum warahmatullah" ketika nadira menutup shalat nya ia dapat melihat bias bias cahaya lampu di luar ruangan kamarnya. masuk melalui celah-celah kecil pintu yang tidak tertutup rapat dengan sempurna.
Benar dugaan nya sosok yang dia tunggu tunggu akhirnya pulang. bagaimana pun Stevan adalah suaminya, besar nya rasa cemburu nadira sama hal nya juga dengan wanita wanita lain terhadap suaminya. namun dia tetap berusaha menunjukkan seolah olah dia tidak peduli dengan apa yang terjadi tadi siang.
Nadira tetap melanjutkan kegiatan nya. mendoakan orang orang yang di cintai nya dan juga laki-laki yang berada di samping nya saat ini.
Stevan malah mencari kesempatan di samping nadira. tubuh kekar itu makin kian mendekat pada istri nya yang awal nya masih berjarak satu meter tetapi sekarang hanya sepuluh senti saja. seolah olah ingin mendengar lantunan doa doa yang di panjatkan istrinya setelah selesai shalat.
"jangan di paksakan pulang Mas kalau sudah selarut malam begini! " wajah nadira masih sama seperti tadi siang. tidak memperlihatkan raut kecemburuan di wajah cantik nya.
Stevan menyusul istri nya yang hendak pergi meninggalkan nya untuk tidur kembali.
Seperti biasa nadira selalu membatasi kasur king size dengan 6 buah guling yang berukuran besar. al hasil ketika mereka tertidur tentu saja sama sama tidak bisa main pandang pandangan selayaknya suami istri baru menikah.
"dek...bangun dong, Mas mau bicara sebentar" Stevan berbicara seolah olah mengiba-iba
"sayang.... sangat berdosa lo suami pulang di diemin!" Stevan masih kekeh merayu istri nya.
"nad aku tahu kamu pasti belum benar-benar tidur. dan aku juga tahu kamu pasti menunggu ku pulang kan?. apa kamu masih cemburu perihal tadi siang?? " Stevan merasa dirinya di acuh kan akhirnya ia berdiri dan beralih ingin membersihkan diri.
"aku tidak pernah cemburu dengan mu. bahkan aku juga tahu kemana saja kamu hari ini. ingat Mas aku paling tidak suka kalau kamu selalu mempermainkan hati wanita" nadira merasa kesal kalau dirinya di anggap perempuan cemburuan
Stevan mengernyit kan dahinya, "sayang mungkin kamu salah paham, semenjak tadi siang aku kembali kekantor dan menyelesaikan perkerjaanku, supaya kita bisa honeymoon dalam waktu dekat sayang"
"honeymoon" nadira menimpali
"iya sayang aku mau kita pergi honeymoon ke Hawai" hati Stevan seakan akan berbunga bunga ketika hal tersebut juga sudah di ketahui oleh pemeran utama nya.
"maaf aku gak bisa ikut. Mas kan bisa mengajaknya pergi ke Hawai. aku sungguh tidak pantas ikut bersanding dengan mu Mas" nadira masih dalam keadaan berbaring.
Stevan sudah tahu kemana arah pembicaraan nadira
"aku gak mau dia bukan istri ku bagaimana mungkin aku pergi berbulan madu dengan nya" ucap Stevan sambil membuka kancing baju nya.
"dasar laki laki gila di rumah aku istri mu di luar juga ada kekasihmu. sebenarnya apa mau kamu sih Mas" nadira bergumam. dia mengira bahwa Stevan sudah menjauh dari nya dan pergi ke kamar mandi.
"aku memang laki-laki gila sayang, laki-laki yang tidak bisa menjauh dari istri nya" Stevan mendengar dengan sangat jelas gumam istri nya.
"yank bantu bukakan kancingnya donk, bagian atas nya begitu keras yank" sebenarnya Stevan menyindir istri nya dengan maksud yang lain. dia berdalih meminta bukakan kancing baju nya.
"ayo donk yank udah gak tahan nihh" Stevan mulai menegang.
Nadira sungguh polos ia mengira bahwa Stevan hanya kesulitan membuka kancing nya. memang benar dia sudah berpengalaman tentang hal tersebut. namun berbeda hal dengan johan. johan tidak pernah membual atau pun menyindir nya. ketika johan meminta hak nya maka dia meminta secara terang-terangan.
suami pemeran utama pria
istri pemeran utama wanita
kemunafikan dalam novel ini
* kesalahan pemeran utama pria akaberi hukuman dan buat menderita
* kesalahan pemeran utama wanita kalian akan tutup mata dan mudah dimaafkan
*kesalahan para pebinor jahanm tapi kalian puja2 kalian tutup mata
*kesalahan pelakor akan dibinasakan
*intraksi suami denga wanita lain kalian pandang menjijikan dan kesalahan fatal
*intraksi istri dengan pria lain, kalian bela dengan berbagai alasan munafik,
*pelakor kalian laknat habis2an
*dan begitu banyaknya pebinor di novel ini kalian puja2 dan kalian tidak tega menyakitinya (novel munafik)
*suami buat salah istri kalian buat tegas dan pergi
*istri buat salah suami kalian buat bodoh Terima saja diperlakukan kayak gitu
author contoh pendukung syahnaz
kasian william
kasian rion
kasin dicky
merinda wanita murahan
wanita munafik ketika melaknat pelakor tapi memuja2 pebinor
kalau pemeran utama pria salah dihujat habis2an tapi kalau pemeran utama wanita salah, senyap
pelakor dilaknat tapi pebinor dipuja2
muak
pemeran utama wanita apapun kesalahan tidak pernah dianggap salah, semua perbuatannya selalu dibenarkan (karena author dan reader ngalu diposisi dia)
pebinor apapun kesalahannya selalu dibenarkan, cinta sejati, pria sejati, dipuja2 dan dispesialkan akan dapat merasakan tubuh pemeran utama wanita dan ada kesempatan menggantikan pemeran utama pria
pemeran utama pria selalu salah apapun alasannya, dibuat dapat balasan, istrinya dijamah pria lain (karma), dibuat sujud2 minta maaf, dibuat ngemis2 berjuang, dan akan selalu bucin pada pemeran utama wanita, dia akan jadi pelampiasan semua kesalahan dan posisinya rawan digantikan pebinor
pelakor udah pasti dilaknat dan dibinasakan, cinta menjijikan sedangkan pebinor cintanya sejati
ngapa dia lebih memilih mati, ketimbang menerima Rania di hati nya.😭😭😭😭😭
hal itu sangat membuat saya sedih.
begini kah yg nma nya rasa cinta sampai di bawa mati.😭😭😭
terima kasih thoor, dan selamat berkarya.
sebegitu dalam nya cinta Kianu terhadsp Nadira.
yg tidak terbayangkan kesedihan Kianu saat ini
kasihan anak"nya yg masih kecil"
ngapa ndak orang"yg jahat degn dia jk mati
kasihan si kean yg berharap pernikahan mereka.
dan untuk yg membuat musibah ini terjadi, semoga kao kena getah nya masuk kepenjara