Indonesia
NovelToon NovelToon
Ditolak Selama Lima Tahun

Ditolak Selama Lima Tahun

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:5.9k
Nilai: 5
Nama Author: linda huang

Selama lima tahun, Vincent Huang tidak pernah berhenti mengejar Stella Mo.
Namun, Stella selalu menolaknya dan memilih menjaga jarak tanpa pernah menjelaskan alasannya.

Ketika rahasia masa lalu Stella akhirnya terungkap, Vincent harus menghadapi pilihan sulit. Tetap menggenggam tangan wanita yang dicintainya, atau menjauh setelah mengetahui luka yang selama ini Stella sembunyikan.

Apakah cinta Vincent cukup kuat untuk menerima seluruh masa lalu Stella?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linda huang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11

“Stella, Mama tahu kau masih marah. Apa pun permintaanmu akan Mama kabulkan,” ujar Lussy.

“Permintaan?” Stella menatap ibunya dengan dingin. “Kalau aku meminta kau menjadi saksi untuk memihak padaku, apakah kau sanggup?”

Lussy langsung terbelalak. “Stella, itu sama saja ingin menghancurkan karier papamu dan masa depan adikmu.”

“Dia bukan papaku, dan anakmu bukan adikku,” jawab Stella. “Kalau tidak bisa, maka segera angkat kaki dari sini.”

“Stella, apakah kau tega melihat mereka terpuruk dan kehilangan segalanya?” tanya Lussy.

Stella tersenyum sinis. “Kau tidak tega melihat mereka memiliki masalah dan hancur, tapi kau tega melihatku hancur. Sebenarnya aku ini anakmu atau bukan?”

“Stella, tentu saja kau adalah anak Mama,” ucap Lussy.

“Tapi aku tidak pernah merasakannya. Karena malam itu aku sudah melihat wajah aslimu, Lussy,” jawab Stella.

“Stella, sekarang kau sudah sukses menjadi arsitek terkenal. Kalau bukan karena Mama yang mendukungmu, mana mungkin kau bisa berhasil,” ujar Lussy.

Stella tertawa pelan. “Apa kau sudah lupa? Aku keluar dari rumah saat masih sekolah. Aku menghadapi semua rasa sakit dan trauma yang kalian berikan. Kehidupanku selama ini sangat sulit. Apa kau tahu itu? Menjadi arsitek adalah hasil usahaku sendiri, tanpa dukungan apa pun dari kalian. Jadi keluar dari sini. Jangan bermimpi aku akan menolong kalian.”

“Stella, bagaimana bisa kau bicara seperti itu? Saat itu Mama pergi mencarimu, tapi kau yang menolak bertemu dengan kami. Papamu dan adikmu juga ingin meminta maaf kepadamu, tapi kau tetap keras kepala. Sudah sepuluh tahun berlalu, kau masih saja tidak berubah. Sekarang bukankah kau sudah baik-baik saja dan sukses menjadi arsitek,” ucap Lussy.

Stella menatap tajam ke arah ibunya. Tanpa sepatah kata pun, ia meraih gelas di atas meja lalu melemparkannya ke lantai tepat di depan kaki Lussy.

Prang!

“Aahh!” jerit Lussy ketika serpihan kaca mengenai kakinya hingga darah mulai mengalir. “Stella, kau...”

Stella bangkit dari kursinya dan menghampiri ibunya dengan tatapan dingin.

“Aku adalah mamamu... kau tega menyakitiku?” ucap Lussy sambil menahan rasa sakit.

“Sakit?” Stella tersenyum sinis. “Hanya karena luka kecil seperti itu? Apa kau pernah memikirkan bagaimana rasanya luka yang kau berikan padaku? Apakah malam itu kau pura-pura menjadi tuli dan tidak mendengar aku menangis, memohon, serta meminta tolong kepada kalian?”

“Lussy, jangan pernah membicarakan soal perasaan denganku..Dibandingkan luka kecil di kakimu itu, sama sekali tidak berarti dibandingkan luka di hatiku. Mimpi buruk, trauma, dan semua kehilangan yang aku alami... semuanya karena kalian. Jadi pergi dari sini. Kalau tidak, jangan salahkan aku bila suatu hari nanti aku membuat anak kesayanganmu benar-benar terpuruk... bahkan memilih mengakhiri hidupnya,” kecam Stella.

Lussy menatap putrinya dengan mata memerah. Rasa kecewa dan marah bercampur menjadi satu.

“Apa pun yang terjadi, keluarga ini tetap keluargamu. Walau kau membenciku, kau tidak akan pernah bisa memutuskan hubungan darah begitu saja,” ujar Lussy.

“Pergi dari sini!” bentak Stella sambil menunjuk ke arah pintu, berusaha menahan amarah yang hampir meledak.

Setelah Lussy pergi, Stella berdiri mematung di dalam ruang kerjanya. Napasnya mulai tidak beraturan, sementara tangannya perlahan memegang kepala yang tiba-tiba terasa sangat sakit.

Seketika bayangan sebuah kamar yang gelap muncul di dalam ingatannya.

“Jangan... aku tidak ingin mengingatnya lagi,” gumam Stella sambil memejamkan mata.

Beberapa saat kemudian.

Stella duduk di ruang praktik seorang psikolog.

“Belakangan ini apakah mimpi buruk itu masih sering datang?” tanya Dokter Lin.

“Iya,” jawab Stella pelan. “Setiap mereka muncul di hadapanku, mimpi buruk itu juga ikut kembali.”

“Obat yang kuberikan masih diminum dengan rutin?” tanya Dokter Lin.

“Iya. Tapi tetap saja aku sering bermimpi buruk. Terkadang aku bahkan takut untuk tidur,” jawab Stella.

Dokter Lin menghela napas pelan.

“Stella, sebaiknya kau mengambil cuti dan beristirahat. Pergilah ke tempat yang tenang untuk sementara waktu. Jangan bertemu dengan mereka dulu.”

“Aku berusaha membuat diriku sibuk agar tidak punya waktu memikirkan hal lain,” ujar Stella. “Tapi sampai sekarang mereka terus mencariku dengan berbagai alasan. Aku ingin menuntut mereka.”

Dokter Lin terdiam sejenak sebelum berkata, “Pikirkan baik-baik sebelum mengambil keputusan. Mereka bersalah dan tentu harus menerima konsekuensinya. Tapi dengan posisimu sekarang, apakah kau sudah siap jika semua masa lalu itu ikut terbongkar?”

Stella menundukkan kepalanya.

“Kejadian itu sudah berlalu bertahun-tahun,” lanjut Dokter Lin. “Jika kau ingin membawa masalah ini ke jalur hukum, kau harus memiliki bukti dan saksi yang kuat.”

“Apa yang harus aku lakukan?” tanya Stella dengan suara bergetar. “Aku sangat membenci mereka."

“Tetap tenang dan jangan terbawa emosi,” jawab Dokter Lin. “Kalau mereka sudah mengetahui tempat tinggalmu, sebaiknya kau pindah ke tempat yang baru. Blokir semua nomor mereka dan jangan berhubungan dengan siapa pun yang berkaitan dengan keluarga itu.”

Dokter Lin menatap Stella dengan serius.

“Yang paling penting, jangan menghancurkan karier yang sudah susah payah kau bangun selama ini hanya karena dikuasai kebencian.”

1
Dian Fitriana
update kelanjutan mnjelang pernikahan ny thor
Dian Fitriana
terima y ...persatukan mereka y thor buat akhir ceritanya Stella dn Vincent bersatu dn bahagia
Kinara Widya
terimalah Stella...Vincent tulus mencintaimu
Kinara Widya
emang sdh d rencanakan sama Vincent sepertinya
Dian Fitriana
update
Maria Mariati
pasti stela mau menerima dirimu Vincent, hanya saja butuh waktu, karena trauma itu masih sakitt di hati stela
Kinara Widya
Frank yg perkosa stella
Dian Fitriana
double up thor...SDH lama nich nunggu up ny
Kinara Widya
lanjut...makin seru
Dian Fitriana
update
Kinara Widya
bagus kak
Kinara Widya
ada Vincent yg akan membantu Stella diam2..
Maria Mariati
yakin Steve lu, penasaran gimana nasib nya nantii, bodo
Dian Fitriana
double up donk thor
Dian Fitriana
update lg
Dian Fitriana
update
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
gilaaa steve manfaatin stella, ohh tidak bisa
Kinara Widya
apa yg akan d lakukan stella
Dian Fitriana
update
Dian Fitriana
kpn thor update ny
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!