Indonesia
NovelToon NovelToon
Terlahir Kembali Dengan Mata Takdir

Terlahir Kembali Dengan Mata Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Mengubah Takdir / Penyelamat
Popularitas:22.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ichageul

Saka mengalami kecelakaan tragis. Mobilnya menabrak pembatas jembatan lalu terjun bebas ke sungai dan meledak.

Ajaibnya Saka masih hidup. Namun saat membuka mata, dia terbangun di tubuh orang lain. Saka hidup dalam tubuh Aryan, pria yang mengalami kecelakaan di hari yang sama dengannya.

Setelah selamat dari kecelakaan tragis, hidup Saka berubah seratus delapan puluh derajat. Bukan saja harus menjalani kehidupan orang lain, matanya juga bisa melihat kilatan masa depan.

Saka bisa melihat kejadian buruk di masa depan. Kejadian yang memaksanya ikut campur dalam takdir seseorang. Dan membuka tabir rahasia tentang kematiannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ichageul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cinta Itu Masih Ada

Dirga tertegun mendengar pertanyaan Revan. Apa yang ditanyakan atasannya ini sama dengan apa yang ditanyakan Saka tadi padanya.

“Maksud Bapak apa?” tanya Dirga bingung.

“Sebelum penyanderaan saya kemarin, saya sempat mendengar polisi menanyakan beberapa hal kepada Aryan.

Dari hasil pembicaraan mereka, saya menarik kesimpulan kalau Aryan sempat terlibat di beberapa kasus sebelumnya. Dia seperti tahu akan ada sesuatu yang terjadi, sampai akhirnya dia berada di tempat itu.

Aryan hanya menjawab bahwa itu kebetulan. Tapi saya tidak percaya. Pasti dia melihat atau merasakan sesuatu. Apa Aryan ada menceritakan sesuatu padamu?”

“Ehm … nggak ada sih, Pak. Selama ini normal aja sih.”

“Apa saya boleh minta tolong sesuatu?”

“Apa itu, Pak?”

“Tolong awasi Aryan. Kalau ada gerak-geriknya yang mencurigakan, segera kabari saya.”

“Mencurigakan bagaimana, Pak?”

“Misalnya Aryan cerita kalau dia bisa tahu kejadian di masa depan. Segera laporkan kepada saya. Tenang saja, setiap informasi yang kamu berikan, saya akan memberikan bonus untukmu.”

“Ehm … baik, Pak.”

Meski masih bingung, Dirga mengiyakan saja tawaran Revan. Bukan karena bonus yang dijanjikan, tetapi agar pembicaraan mereka segera berakhir.

Sesungguhnya Dirga tidak merasa nyaman dengan pembicaraan ini. Apalagi permintaan atasannya itu seolah-olah dia harus memata-matai sahabatnya sendiri.

Dirga langsung berpamitan. Saat berjalan kembali ke ruang istirahat para sopir, Dirga terus memikirkan apa yang dikatakan Revan.

Dia tidak yakin bahwa sahabatnya memiliki kemampuan melihat masa depan. Namun pertanyaan Saka sebelumnya tak ayal membuat Dirga curiga juga.

“Pak Revan ajak ngobrol apa?” tanya Saka begitu Dirga kembali ke dekatnya.

“Cuma tanya soal armada. Kemarin aku ada keluhan sedikit,” bohong Dirga. Dia tidak mau membuat sahabatnya tidak nyaman kalau tahu Revan sedang mencari tahu tentang dirinya.

“Aku pergi duluan.”

Saka lebih dulu masuk ke mobilnya. Kondisi perekonomiannya sekarang tidak seperti dulu. Dia harus bekerja lebih giat agar menghasilkan banyak uang.

***

Hari ini Saka mendapat cukup banyak penumpang. Pendapatannya hari ini juga naik drastis dibanding hari-hari sebelumnya. Mungkin karena dia tidak diganggu penglihatan jadi bisa fokus bekerja.

Menjelang sore hari, Saka sengaja melewati jalan di mana toko kue tempat Ayura bekerja. Saat jaraknya hanya tinggal beberapa meter lagi, Saka melihat Ayura keluar dari toko. Wanita itu berjalan menuju halte bus.

Saka menambah kecepatan mobilnya kemudian berjalan melambat saat di dekat Ayura. Dia membuka kaca jendela. “Mau ke mana?” tanya Saka.

Langkah Ayura seketika terhenti. Dia menoleh ke arah sopir taksi yang bertanya padanya. Ayura langsung mengenali Saka.

“Aku mau ke Jayakarsa,” jawab Ayura sambil sedikit menundukkan kepalanya.

“Ayo aku antar.”

“Eung ….”

Ayura tidak langsung menerima ajakan Saka. Jarak dari kota Kerthabumi ke kota Jayakarsa cukup jauh. Waktu perjalanan mencapai delapan puluh menit jika jalanan lancar. Dia bermaksud naik kereta untuk menghemat biaya. Jika naik taksi, tarif argonya pasti mahal.

Seakan mengerti kebimbangan Ayura, Saka langsung memberikan penawaran yang sulit ditolak oleh Ayura. “Tenang aja, aku kasih diskon lima puluh persen buat kamu.”

“Hah? Nggak rugi?”

“Nggak, kok. Anggap aja ini tarif perkenalan kita.”

Setelah menimbang sebentar, akhirnya Ayura menerima tawaran Saka. Wanita itu langsung membuka pintu bagian depan.

“Lho, kenapa nggak duduk di belakang?” tanya Saka.

“Nggak apa-apa. Aku kan cuma bayar setengah harga, jadi duduk di depan aja.”

Saka tertawa pelan mendengar jawaban Ayura. Dia menunggu wanita itu memakai sabuk pengamannya dulu, baru kemudian menjalankan kendaraannya lagi.

“Ada urusan di Jayakarsa?” tanya Saka membuka pembicaraan. Kesempatan baik seperti ini tentu saja tidak mau dia sia-siakan.

“Iya, aku mau mengunjungi rumah seseorang.”

“Pacar?”

“Bagiku dia bukan hanya seorang pacar, tapi juga sahabat dan kakak,” jawab Ayura sambil mengenang sosok Saka. Pria yang sangat dicintainya sampai sekarang.

Hati Saka terharu mendengar pengakuan Ayura. Sampai sekarang wanita itu masih mencintainya. Penolakan akan lamarannya tempo hari masih menyisakan tanda tanya untuknya.

“Sepertinya kamu sangat mencintainya. Lalu bagaimana dengan dirinya?”

“Dia juga sangat mencintaiku. Dia rela melakukan apa pun untukku. Bahkan dia sudah melamarku. Tapi … aku menolaknya.”

Saka dapat merasakan penyesalan dari ucapan Ayura barusan. Dia menoleh ke arah Ayura yang tampak melamun.

Wanita itu teringat akan lamaran Saka tempo hari. Saat Saka melamarnya, Ayura sangat bahagia. Namun dia terpaksa menolak lamaran itu.

Ayura masih bisa mengingat jelas momen lamaran itu. Saat itu Saka mengajaknya bermain di taman hiburan.

“AAAAA!”

Terdengar teriakan Ayura ketika roller coaster yang ditumpanginya menukik menuruni trek dengan jalur yang cukup ekstrem. Saka yang duduk di sampingnya hanya tertawa saja melihat ekspresi perempuan muda di sebelahnya.

Perlahan, laju roller coaster mulai melambat hingga akhirnya berhenti. Perjalanan menegangkan resmi berakhir. Saka membantu Ayura keluar.

Telapak tangan perempuan itu terasa dingin seperti es. Kakinya juga tampak bergetar ketika keluar dari wahana permainan ekstrim itu.

Tawa Saka meledak melihat kondisi Ayura. “Jangan ketawa!” kesal Ayura.

Saka menarik tangan Ayura lalu membawanya ke kedai makanan yang letaknya tidak jauh dari wahana permainan yang mereka naiki tadi.

Berhubung perutnya sudah lapar, Ayura langsung melahap beef burger pesanannya. Saka terus memandangi wanita muda di depannya.

Selama tiga tahun mengenalnya, baru sekarang dia melihat Ayura seekspresif ini.

Ayura yang cenderung pendiam jarang sekali menunjukkan emosinya. Namun hari ini dia tampak berbeda. Seperti tengah meluapkan emosi yang ditahannya.

Selesai makan, Ayura yang hendak bermain lagi segera ditahan oleh Saka. Pria itu mengeluarkan kotak beludru kecil dari saku celananya. Dia membuka kotak tersebut lalu meletakkannya di atas meja.

Tubuh Ayura tampak membeku melihat cincin di dalamnya. Dadanya berdesir ketika Saka meraih tangannya. “Ay … kamu tahu kedekatan kita sudah terjalin cukup lama. Dan aku mau hubungan kita tidak berhenti sebagai teman. Apa kamu mau menjadi pendamping hidupku?”

Hening …

Mulut Ayura terbungkam. Wajahnya menunjukkan ekspresi yang tidak bisa dimengerti. Saka mulai gamang, apa perasaan Ayura tidak sama dengannya?”

“Ay,” panggil Saka memecah keheningan di antara mereka.

“Maaf, aku tidak bisa menerimanya,” Ayura menutup kotak beludru tersebut. Kemudian mendorong kotak itu ke dekat Saka.

“Apa?” wajah Saka seketika membeku. Tidak menyangka jawaban ini yang keluar dari mulut Ayura.

Dengan cepat Ayura berdiri. Perempuan itu segera berbalik dan meninggalkan kedai makan tersebut. Tangannya mengusap cepat air mata yang mengalir dari kedua mata. Penolakan yang baru saja dilakukan olehnya, justru menjadi pukulan berat untuknya.

Tanpa sadar Ayura menangis saat mengingat momen terakhirnya dengan Saka. Dengan cepat wanita itu mengusap air mata di pipinya.

Tanpa diminta Saka memberikan dus tisu kepada Ayura. “Terima kasih,” ujar Ayura sambil mengambil tisu.

“Kamu baik-baik saja?”

“Ya. Aku hanya teringat padanya. Dia … laki-laki yang baik.”

Saka hanya mendengarkan wanita di sampingnya ini membicarakan dirinya. Sesekali dia melirik kepada Ayura.

Ingin rasanya dia langsung mengakui bahwa dirinya adalah Saka. Namun pria itu takut Ayura menganggapnya gila dan justru menjauh darinya.

“Mas Saka,” ujar Ayura pelan.

“Ya?” jawab Saka cepat sambil menoleh. Untuk sesaat pandangan keduanya bertemu dan saling mengunci. Jantung Saka berdebar tak karuan melihat mata indah Ayura.

***

Eh keceplosan lagi

1
tehNci
Jujur ajalah Saka... Siapa tau, Dirga dan Firlan bisa mbantumu mengungkap kejahatan Baskara lebih cepat dan bang Indra bebas dari tuduhan pelaku penggelapan pajak
yula
💪💪💪💪💪thor
ismi
jujur saja saka,bahwa jiwamu tertukar dengan aryan
Ria alia
Kalo saka jujur apa mrka akan percaya ?🤔
fifia
dah lah jujur wae
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
sakaaaa inget tubuh mu adl aryan
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
mantan CEO koq dilawan🤣🤣
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🤎⃟dí́ժαհᄂ⃟ᙚ🥑⃟𝐐⃟❦♬⃝❤
ntah Bun...
bentar mau ambil air sama baskom...
mau di liat lewat media air dlm baskom... apakah bisa keliatan gk ya .... Saka mau jujur apa mingkem 😂
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
plus plus
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🤎⃟dí́ժαհᄂ⃟ᙚ🥑⃟𝐐⃟❦♬⃝❤
hayooo lohh..... Saka kamu mau jawab apa tentang pertanyaan yg Firlan ajukan 🤔
apakah mau jujur kau...ato kau masih mau ngeles blom mau terbuka 😔
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🤎⃟dí́ժαհᄂ⃟ᙚ🥑⃟𝐐⃟❦♬⃝❤
tiga serangkai bersatu padu....kerja sama....saling bantu... semoga kamu gk knp np ....setelah istirahat bisa pulih kembali ya Saka...aamiin 🤲🏻
jangan bikin in cemas pembaca Ka....kamu itu kuat dan dgn keyakinan seyakin-yakinnya pasti kerja kerasmu akan membuahkan hasil /Determined//Determined//Determined/
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🤎⃟dí́ժαհᄂ⃟ᙚ🥑⃟𝐐⃟❦♬⃝❤
gk ada mendingnya ya Bani.... mundur kena maju kena😔
Euis Sri
jujur aja,.Dirga dan Firlan orang baik dan tulus,.biar ada yg bantuin klo Saka dalam kesulitan,.😅
Febri Nayu
jujur ae wees Yo kan Yo kan .. Ben enak wadul e wkwk
Febri Nayu
hayoo looo kepiye wes Iki wess
vania larasati
lanjut kak
yula
💪💪💪💪💪thor
RosMa🌹🌹🌹
makin keren ini Saka..
RosMa🌹🌹🌹
Dirga,..mempan gak ya rayuannya 😅😅
Ayuk Witanto
penglihatan tentang baskara pastinya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!