Indonesia
NovelToon NovelToon
Putri Seraphina

Putri Seraphina

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cinta Seiring Waktu / Dunia Lain / Perperangan / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:20.8k
Nilai: 5
Nama Author: X-Hoshi

Di sebuah kerajaan yang gemerlap, hiduplah Seraphina, seorang putri kerajaan yang dipenuhi dengan kecantikan, kekayaan, dan kekuatan besar. Namun, di balik keindahan itu, tersembunyi kekurangan besar yang meresap dalam dirinya yaitu malas. Hari-harinya dihabiskan dengan makan, tidur, rebahan, dan membaca buku, undangan para bangsawan pun pasti dia tolak untuk menyempurnakan rutinitasnya.

Namun, rencana Seraphina berubah ketika dia menemukan sebuah jalan menuju dunia lain yang dikenal sebagai bumi. Rasa penasarannya akan hal baru, membuatnya ingin bereksplorasi ke berbagai tempat di bumi.

Apakah yang akan dilakukan Seraphina di dunia tanpa sihir? Apakah dia akan menemukan buku? Cinta? Karir?

((Catatan penting : Kisah ini hanyalah sebuah karangan fiktif dari penulis. Setiap nama, karakter, peristiwa, dan tempat dalam cerita semuanya murni berasal dari imajinasi penulis sendiri tanpa ada maksud tertentu.))

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon X-Hoshi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 12

Setelah dua jam berlalu, masakan sudah matang. Safy menatakan di meja makan, lalu dilanjutkan dengan membersihkan peralatan masak. Spons diarahkan pada alat dekat bak cuci piring, ketika sensor merespon benda bergerak, sabun cair berwarna hijau keluar. Saat sabun sudah cukup, ditariknya kembali, dan seketika alat tersebut berhenti mengeluarkan sabun. Proses mencuci piring lebih mudah, kran airnya tinggal diputar saja untuk mengeluarkan air. Satu persatu peralatan masak dibersihkan, kemudian semua peralatan yang masih basah diletakkan pada lemari di samping bak cuci piring. Dengan sekali tekan, alat tersebut langsung bekerja mengeringkan peralatan masak. Menggunakan sensor otomatis untuk memeriksa tingkat kelembaban, mesin tetap menyala sampai sensor menyatakan kelembaban telah menurun sampai batas yang telah diatur. Cukup beberapa menit saja semua peralatan telah kering dan siap untuk digunakan kembali.

Safy melepas celemeknya, dia pergi ke lantai atas menuju kamar Seraphina. Dia mengetuk pintu sambil berkata cukup keras, “Tuan Putri, makan malam sudah siap. Mohon untuk segera bangun.”

Seraphina perlahan membuka mata, rasa kantuknya masih melekat kuat. Para bintang yang masih berada di situ memunculkan bola air, menggunakan kekuatan cukup kuat bola itu ditembakan tepat pada mukanya. Seketika Seraphina sudah tersadar sepenuhnya, dia segera bangkit dari tempat tidur dan menemui Safy.

Pintu pun dibuka, “Baiklah, ayo kita ke ruang makan.” Seraphina berjalan sembari menguap.

“Tuan Putri, a… penampilan Anda masih berantakan,” ucap Safy, dia mengambil cermin dan ditunjukkan kepadanya.

Seraphina melihat wajahnya di cermin, rambutnya acak-acakan tidak beraturan. Wajahnya masih terlihat cantik, tapi pewarna bibirnya kacau hingga sampai pipi. Saking terkejutnya, Seraphina segera memanggil para bintang. Mereka semua muncul dalam cahaya magis, seketika itu juga langsung merias penampilan Seraphina menggunakan sihir. Safy pertama kali melihat proses merias, para bintang mengitari seluruh kepala. Setiap helai rambut bergerak mengikuti arah sihir, karet rambut muncul dari cahaya, mengikatnya dengan gaya ponytail. Wajahnya juga dibersihkan dari semua makeup, setelah semua bersih, para bintang meriasnya dengan pelembab, liptint, dan perona pipi. Kini penampilannya sudah lebih baik, Safy tidak berkedip melihat semuanya berjalan begitu cepat.

“Para bintang! Berikan pelayanan rias pada Safy, pelayan setiaku,” Seraphina memerintah makhluk magisnya untuk merias Safy.

Para bintang melaksanakan perintah, Safy melihat mereka semua datang kepadanya sehingga dia menutup matanya. Periasan itu berlangsung cepat, rambutnya diperhalus, kemudian sebagian rambutnya dikepang serta diikat menggunakan pita warna putih, kemudian wajahnya dipercantik.

“Safy, sekarang kamu bisa membuka mata.”

Safy perlahan membuka mata, para bintang mengangkat cermin di depannya. Terlihat penampilannya kini menjadi lebih cantik, “A… astaga!” Safy memegang pipinya, dia tersenyum bahagia di depan cermin.

Seraphina menunggu Safy menikmati rias wajahnya, tapi 25 menit kemudian dia masih tetap saja asyik melihat wajahnya di depan cermin. Dengan terpaksa, Seraphina menarik tangan Safy menuju ke ruang makan. Ketika sampai di ruang makan, aroma rempah yang kuat keluar dari mangkuk di atas meja. Seraphina melepaskan genggamannya, dia melihat dari dekat mangkuk berisi daging dengan warna kecokelatan serta kuahnya kental. Saat mencoba kuahnya, Seraphina terkejut, tidak merasa puas dia mencoba lagi dan mulai tertarik dengan rasanya. Kemudian, dagingnya dipotong menggunakan sendok, tidak disangka begitu mudahnya daging itu terbelah. Tidak menunggu lama, dia langsung memakan satu piring daging dan nasi putih hangat. Safy begitu menikmati pemandangan Seraphina memakan masakannya dengan lahap, tidak seperti biasanya, kini porsi sepiring tidaklah cukup untuk memuaskan perutnya. Akhirnya mereka semua sudah selesai menikmati hidangan makan malam.

“Ah.. Safy, makanan ini adalah yang terbaik dari semua masakan di istana. Mencoba kuahnya saja sudah membuatku ingin makan lagi, teksturnya kering dan daginya empuk saat digigit bahkan hancur saat dimulut. Semua nya begitu sempurna..” Seraphina terus berbicara tanpa henti, dia tetap membicarakan rasa makanan itu.

"Tuan Putri, kapan Anda akan memulai bekerja?" ucap Safy sambil bersemangat membersihkan piring.

“Entahlah, akhir-akhir ini lebih enak tiduran di kamar, sedangkan buku novel yang kemarin saja belum sampai tamat,” Seraphina menguap dan mulai menyandarkan kepalanya di meja.

Safy berkata sembari mencuci piring,  "Ya ampun, Tuan Putri. Kita sekarang ada di dunia lain, di sini kita tidak memiliki gelar apapun. Jangankan gelar bangsawan, uang pun hanya sedikit, itu belum termasuk pembayaran pajak tanah, air, listrik, kendaraan, stok bahan makanan juga harus dibeli."

“Tapi, kan lebih efektif menggunakan sihir.”

“Memang benar, lebih efektif menggunakan sihir. Tapi, bukan berarti semuanya harus menggunakan sihir. Tuan Putri telah berkata ingin mencoba bekerja di supermarket, kan? Saya mendukung Anda jika ada kesulitan,” jawab Safy.

Seraphina merenungkan kembali kata-katanya, setelah beberapa saat dia membulatkan niatnya, “Baiklah, aku akan melamar kerja besok.”

Safy tersenyum senang, “Dimengerti, Tuan Putri. Besok pagi akan kuantarkan sampai supermarket itu.”

Akhirnya mereka menyiapkan beberapa dokumen untuk melamar pekerjaan. Karena Seraphina tidak memiliki kelengkapan dokumen, maka dia membuatnya sendiri menggunakan sihir. Hingga semua persiapan telah selesai jam 10 malam, Seraphina sudah tidak dapat menahan rasa kantuknya. Tidak menunggu lama, akhirnya dia tertidur di meja. Safy segera menggendongnya menuju kamar, setelah sampai dibaringkannya Seraphina di atas tempat tidur.

Malam itu hujan turun deras, air membasahi seluruh tempat yang ada. Suara petir menggelegar di langit, angin kencang turut menyertai hujan sepanjang malam. Ketika pukul 4 pagi, hujan deras telah reda. Suara ayam berkokok terdengar di sepanjang tempat, kicauan burung juga mewarnai indahnya pagi.

Safy telah terbangun dari tidurnya, dia merapikan tempat tidurnya lalu pergi ke dapur. Kemudian, dia mempersiapkan berbagai bahan seperti tepung, ragi, dan lainnya. Setelah itu, Safy menguleni hingga menyatu menjadi adonan, ketika sudah cukup kalis, adonan itu dimasukkan kedalam wadah dan ditutup dengan plastik wrap. Sementara menunggu adonan mengembang, dia mempersiapkan teh herbal dari istana. Sekarang persiapan teh sudah selesai, kini Safy mempersiapkan oven dengan menyalakannya agar hangat.

Tidak terasa waktu sudah lewat 60 menit, waktunya untuk membentuk adonan dalam wadah tadi menjadi lima bagian. Kemudian, dia menaburkan tepung di atas meja, sementara menunggu 15 menit kemudian. Ketika sudah 15 menit, adonan itu dikempiskan, kemudian di lipat kedua sisinya dan digulung berlawanan. Ketika adonan itu telah siap, kini waktunya untuk memanggang dengan oven yang sudah dihangatkan. Safy mengatur suhunya sekitar 200 derajat dengan waktu 30 menit. Dalam 20 menit, Safy menyemprotkan air pada roti sebanyak dua kali untuk membuat tekstur luar lebih keras. Tidak lama menunggu, bunyi oven berbunyi. Roti telah matang sempurna, ditambah teh herbal istana yang istimewa. Safy memeriksa tugas dapur telah beres, dia menuju ke halaman depan untuk membersihkan dedaunan. Namun, tiba-tiba hujan turun dengan derasnya.

1
X-Hoshii
Terimakasih yang sudah mampir dan membaca novel saya. semoga kalian semua terhibur oleh novel sederhana ini.
Vladimir Stella
definisi pemalas tapi badas yang sesungguhnya. mantap Thor! teruskan ceritanya hingga tamat
X-Hoshii: terimakasih kasih 🙏
total 1 replies
Magdalena
ada tambahan satu lagi Thor tetap lanjutin novel ini ya karna ceritanya mirip barbie makanya gk bosen
X-Hoshii: terima kasih kak untuk dukungannya. novel ini masih musim pertama, tetap nantikan sampai musim ke dua tiba. semoga selalu betah dengan putri Seraphina☺️
total 1 replies
Magdalena
saran Thor: ceritakan tentang kehidupan ratu sera atau Ariel atau Aldi. kn jadi penasaran kenapa Aldi bisa jadi manajer dan asal usul dari penyakit aldi tuh
semoga dibaca
X-Hoshii: siap kak 🫡 terima kasih atas masukannya. semoga betah dengan novel saya ini
total 1 replies
cathome
🥹
Magdalena
padahal temenan tapi ngapa gelud coba 😭
X-Hoshii: Terkadang konflik bisa datang dari orang terdekat 😁
total 1 replies
cathome
perjuangan seorang ayah 😭
cathome
sempat nyari tau novelnya dimana ternyata nemu di tiktok pas liat komentar langsung gas ke sini
X-Hoshii: terimakasih kak telah mampir kemari. semoga betah ya dengan Putri Seraphina
total 1 replies
Magdalena
halah thor kebiasaan deh
john
bu lina jalan sama si anis
eh si anis cuma beli jamu
Seraphina memang paling manis
lebih manis aku padamu
X-Hoshii: nilai 💯 untuk pantunnya 🫡
total 5 replies
Magdalena
Akhirnya cinta dimulai ☺️
Ahmad Buhori
awal yg lumayan terus kanjutkan Thor sampe laer
X-Hoshii: terimakasih kak telah membaca kisah Putri Seraphina
total 1 replies
john
gak di novel ke 1 gak di novel yg ini. pas lagi seru serunya pasti bersambung🥲
john
kukira safy pelayan doang ternyata eh ternyata jadi asasin gokil abis

tolong kelanjutannya dipercepat author
john
secantik apa nih si safy kok bikin penasaran 🗿
john
Menarik. gak hanya satu sudut pandang tapi beberapa tokoh

pertahankan👍
john
tos dulu vroh 🗿
Magdalena
Terimakasih Author sudah mendengarkan saranku, semoga lanjut terus sampai seraphina mendapat jodoh
john
teleport ke +62😭😭
john
semoga novelnya trus berlanjut dan tidak terhenti di tengah jalan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!