Indonesia
NovelToon NovelToon
The Heirs Mistake

The Heirs Mistake

Status: tamat
Genre:Perjodohan / CEO / Bad Boy / Tamat
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: Sept

*THE HEIR'S MISTAKE*
*Kesalahan Sang Pewaris*
Mereka tidak pernah ditakdirkan untuk saling mencintai.
Dia adalah pewaris keluarga terpandang. Dingin, arogan, dan punya reputasi buruk.
Pertunangan yang diatur kedua orang tuanya adalah mimpi buruknya.
Dia adalah gadis baik-baik, putri dari sahabat orang tuanya.
Sama-sama benci perjodohan ini. Sama-sama ingin bebas.
Sampai satu malam menghancurkan segalanya.
Alkohol. Amarah. Dan satu kesalahan besar.
Dia hamil. Tanpa pernikahan. Tanpa cinta.
Penuh benci dan malu, dia memilih pergi.
Menghilang selama 5 tahun. Membesarkan anak itu sendirian.
Bersumpah tidak akan pernah kembali.
Kini dia kembali. Lebih kuat. Lebih dingin.
Menggandeng tangan putra yang wajahnya mirip sekali dengan sang pewaris.
Dia tidak butuh istri.
Tapi dia akan melakukan apa saja demi anaknya...
Bahkan jika itu berarti berlutut di hadapan wanita yang bersumpah akan membencinya selamanya.
_Beberapa kesalahan tidak bisa dihapus.
Kau harus menikahinya._
---

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sept, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dua Belas

# Dua Belas 

Mama langsung memeluk tubuh hanum yang kecil itu, “Ya Tuhan, di mana saja kamu selama ini, Sayang?” Mama memegang wajah Hanum, seolah tak percaya bisa bertemu Hanum lagi, calon mantunya yang pergi karena ulah putranya.

“Mama tidak menyangka akan bertemu kamu di sini?” tambah Mama. Hanum sedikit merasa tersentuh dengan perlakuan ibu dari pria yang ia benci tersebut. Dari dulu Mama Leon tersebut memang sayang padanya, dan Hanum juga merasakannya.

“Siapa yang sakit?” Mama menatap Leon yang baik-baik saja, dan juga ia melihat Hanum. Wanita itu juga tak kenapa-kenapa. Lalu mengapa semua berkumpul di sana, mata Mama lantas menatap ke ranjang. Dilihatnya gadis cilik dengan perban di kepala.

“Siapa dia?” tanyanya pada Hanum dan Leon bergantian.

Karena Hanum tak cepat menjawab, Leon pun langsung bicara. “Anak Leon, Ma!”

Mama langsung mendekati Leon, apa maksud ucapan putranya itu? Kenapa tiba-tiba punya anak? Kapan menikah. “Ya Tuhan!” Mama langsung membekap mulutnya sendiri. Ia bisa menebak situasi apa yang kini terjadi.

“Hanum...” Mama tak bisa menyembunyikan emosinya, ia menggenggam tangan hanum. Meminta maaf atas kesalahan putranya dulu.

“Maafin Tante Hanum...” Mama Leon memeluk tubuh kecil Hanum, menangis dalam pelukan wanita itu. Bila berhadapan dengan wanita paruh bayah tersebut, mana bisa ia marah. Hanum juga ikut larut dalam suasana itu.

Setelah puas melepas emosi jiwanya, Mama Leon ganti berjalan ke dekat ranjang. “Cucu Eyang, siapa namanya?”

Sean hanya menatap nenek-nenek itu dengan tatapan aneh, dari matanya dapat terlihat. Kebingungan Sean, karena beberapa waktu ini banyak orang asing yang ia temui.

“Sean, namanya Sean... Tante.” Hanum mencoba menjawab ketika putrinya hanya diam menatap wanita paruh baya tersebut.

“Cantik sekali, lihatlah... mata, hidung dan bibirnya mirip sekali dengan Ayahnya.” Tak bisa menahan harunya, Mama pun memeluk Sean dengan hangat.

Hanum tambah tak tega ketika melihat wanita tersebut begitu sayang pada putrinya, selama ini hanya dirinya yang menyayangi Sean.

Setelah pertemuan yang tak terduga itu, Mama pun bicara dari hati ke hati pada Hanum. Banyak penyesalan pada diri mama selaku putra dari pria yang tak bermoral itu. Mama sangat menyesal atas apa yang terjadi di masa lalu.

Sesaat kemudian, Mama pun bicara pada Leon dan Hanum secara bersamaan. Dengan penuh harap Mama mengajukan pertanyaan pada keduanya.

“Kapan kalian akan menikah?”

“Maaf Tante, meski Sean adalah anak Mas Leon, bukan berarti kami harus menikah.”

‘Apa dia tak marah lagi? Mengapa memanggil diriku dengan sebutan yang berbeda?’ batin Leon. Padahal Hanum melakukan itu karena ada di depan Mamanya. Bagi Hanum, enggan memanggil laki-laki seperti itu dengan sebutan Mas. Ia lakukan karena terpaksa kali ini.

“Kamu tega, melihat Sean tumbuh tanpa kasih sayang seorang ayah?” serang Mama.

Leon tersenyum dalam hati, setidaknya kecerewetan Mamanya kali ini ada gunanya juga.

“Kami tidak dalam suatu hubungan yang saling mencintai, Tante. Buat apa menikah?”

“Cinta bisa tumbuh karena terbiasa.” Mama terus memaksa, agar Hanum mau jadi anak menantunya. Ia sudah sangat merasa bersalah pada Ratih atas apa yang terjadi pada Hanum. Rasanya ia tak akan punya muka bila bertemu kawannya itu di akherat nanti, bila tak menebus kesalahan Leon, putranya.

“Hanum sangat menyesal mengatakannya Tante, tapi Hanum gak bisa.”

“Mengapa tidak bisa, sebelum kita coba?” potong Leon yang sedari tadi hanya mendengar.

Hanum menggeleng, tanda tak mau.

“Tolong beri kesempatan pada Leon untuk menebus semua kesalahannya.” Mama terus memohon untuk putranya.

“Hanum sudah memaafkan Tante, dan inilah cara Hanum. Kami akan kembali pergi, sebab memaafkan itu mudah bagi Hanum. Namun, melupakan kenangan buruk itu sangat sulit.” Hanum  menatap Leon.

“Ayolah Hanum!” Mama menggenggam tangan ibunda Sean tersebut, berharap Hanum mau menikah dengan Leon, putranya.

“Maaf Tante.” Hanum menarik tangannya. Keputusannya sudah bulat, mengenal Leon sudah jadi takdir buruk baginya. Mana mau dia menikah dengan pria seperti Leon.

Leon pun mendekati sang Mama, ia membisikan sesuatu kepada wanita paruh baya tersebut. Setelah mendengar kata-kata Leon, Mama pun tak lagi memaksakan kehendak pada Hanum.

“Mama akan serahkan semua pada kalian.” Begitu mendapat bisikan dari Leon, Mama sudah tak mendesak Hanum lagi.

Hanum sendiri penasaran, sebenarnya kalimat apa yang dibisikkan Leon pada Mamanya tersebut.

Beberapa hari kemudian. Hasil pemeriksaan terakhir Sean sudah keluar, semua bagus dan anak itu bisa pulang ke rumah.

Di sana sudah ada Leon, memang beberapa hari ini Leon selalu di sana. Tidak peduli berapa kali Hanum mengusir. Pria itu selalu punya alasan untuk tetap datang.

Ketika membereskan barang-barangnya. Hanum pun mengatakan sesuatu pada Leon.

“Untuk proposal baru yang kemarin, maaf. Mungkin akan aku limpahkan pada rekanku yang lain.”

“Tidak usah dipikirkan, menikahlah denganku. Semua akan menjadi mudah.”

Tidak peduli dengan celoteh Leon, Hanum menganggap ajakan menikah pria tersebut bagai angin lalu. Bahkan saat mengantar pulang pun, Leon terus saja mengajaknya menikah.

Di rumah Hanum, sebuah perumahan sederhana. Namun cukup nyaman untuk ditinggali. Apalagi hanya ada Hanum dan putrinya, rasanya rumah itu sudah luas untuk keduanya. Karena sudah dibantu akhir-akhir ini. Hanum pun basa-basi menawari Leon untuk masuk.

Pria itu senang, setidaknya Hanum menawarinya untuk masuk. Meskipun itu hanya sekedar basa-basi semata, Leon sudah merasa cukup senang.

Ketika Leon masuk, ruang tamunya hanya separuh dari kamar tidurnya. Ia mengamati sisi demi sisi hunian Hanum. Sean sendiri langsung dibaringkan di kamarnya, kamar yang kecil. Bila ia tinggal dengan Leon. Sudah pasti fasilitas princess akan ia dapatkan.

Leon masih melihat sana-sini, mungkin ia membandingkan tempat tinggalnya dengan Hanum sekarang.

“Rumah ini tak sebesar rumah kalian,” cibir Hanum. Ia mengatakan demikian karena sejak tadi Leon asik mengamati rumahnya.

“Bukan begitu!” tepis Leon yang ketahuan.

“Sudahlah, tidak apa-apa. Pulanglah, dan terima kasih.”

Tidak ingin langsung pulang, Leon kembali mencari kesempatan untuk tetap tinggal.

“Bagaimana dengan proposalnya? Aku harap itu akan siap dalam waktu dekat ini.”

“Sudah aku bilang, akan aku lemparkan ke rekan kerjaku.”

“Karena Sean sedang tidur, mau aku bantu mengerjakannya?” Leon mencoba mencari kesempatan berkedok urusan pekerjaan.

Sebenarnya Hanum ingin menolak tawaran Leon, tapi bila kerja sama ini berhasil. Kedepannya akan terasa mudah di perusahaannya yang sekarang. Setelah mengambil napas dan berpikir sejenak. Hanum pun akhirnya mengambil keputusan.

“Mari kita kerjakan!”

Semburat senyum terpancar di bibir tipis Leon, pria itu merasa ada cela untuk meraih hati Hanum. Wanita yang pernah ia hancurkan hidupnya.

1
Kar Genjreng
Ahhh tamat Hanum hamildun yang kedua
dan Leon sudah tidak di marahin lagidi usir di dorong dan tidak pakai baju ya hanya koloran saja wong kadung nesu ga ngertio ulah calon Leon Junior 👍👍🌹🌹😂😂
Kar Genjreng
ga hamil tapi sifat yang aneh mirip orang hamil Num masyaallah tabarakallah. coba Num lagian misu misu terus sampai. pak
Su TREMOSI. hampir meledak kaya gunung Krakatau ,,, memuntahkan lahar koyo wedus gembel 😆 gregeten sama dua orang itu,,,,sudah di panghil sayang ga terima,,,di galak i mewek,,,di belani hanya pakai kolor ijo. ngopo ga pakai kaca mata riben nya Hanum Leon,,,,,biar kocak. ,
Kar Genjreng
😆😆ngidam lah Hanum. ga apa-apa biar Sean punya Adek ya,,,,,
Kar Genjreng
sekarang menangis bahagia dan jangan lupa Leon ganti sapi Bu Kades Jangan cuma satu tapi lebih,,,dan jangan di anggurin terus Bu Lurahnya. mesakne
coba acak cerita bagaimana awal ketemu nya ,,,tapi lagi senang ketemu pak Su nya beruntung Lo ga di bikin amnesia. sapa sang jawara penulis 😂 baik Lo Jeng Sept
wong di buat jebur berenang lama,,
Kar Genjreng
ilang ingatan nya kah wahh bersukur ya ada menemukan,,,Bu Kades nanti di Ak sebagai orang tua oleh Hanum,,,, itulah teguran Leon karena di masa lalu sering,,,
mempermain kan wanita Ahir sekarang
sedang di uji,, kasian Hanum dan Shian
sabar ya shean ,,,jadi kantor nya siapa yang pegang,,,apa di jarah
Kar Genjreng
wah gegabah dong ya Leon tidak membaca situasi begitulah ceritanya ahir
anak dan istrinya berpisah dalam keadaan tidak tau mati opa urip,,,😭😭 penuh air mata
Kar Genjreng
nah ini baru Ak setuju banyak pengawal. jadi cepat terditeksi. wanita penipu dan kurang kecut 😂 kebanyakan cuka ahh kena lo,,,,piye marem mau kabur ya jangan. main main sama Leonardo
Kar Genjreng
runyam rumah tangganya kemarin di buat Happy ya. sama sang penulis sekarang di buat mewek,,, untung masih punya rasa rindu sama Leonardo di kepruk i,,,
Kar Genjreng
Leonardo yang bodoh harusnya kerja sama dengan hanum cari tau ini malah langsung kasih uang,,,belum juga tau seluk beluk kehidupan nya si mantan ,,,,
namanya juga pELaKoR dan dia juga mau balas dendam menggunakan anak pria lain dodol kuprettt Leon,,,
Kar Genjreng
kalau begini bacanya ngeri ngeri sedap,,,
Leonardo ko ga cerds si sewa dong mata mata,,,masa percaya begitu saja. dan jujur pah agar ada tempat untuk curhat jangan
malah jadi takut,,, justru malah ketauan
bobrok nya cerdas dong Leon. jangan terlbat,,,,ehhh protes sama penulis nya keles 😄😄 ngapa sama Leonardo di ke
pruk i,,😈😈
Kar Genjreng
😂 Leon lama lama kongslet karena tidak mau jujur yakin ga jujur saja biar marah sekali pasti ada solusinya Hanum wanita tangguh daripada di bohongin lebih baik jujur ,,,, kalau Hanum marah katakan suruh tanya ke mama mertua nya. tentang masa lalu,,,,tapi Zura juga bukan wanita baik buktinya mau merebut Leon menggunakan Altar,,,,nah perjuangan ,,,
berat Leon. menjaga hati sang istri dan buah hati,,,
Kar Genjreng
sekarang begini saja lebih baik jujur dan itu juga kan di masa lalu sebelum loe menikah dengan Hanum ,,, daripada tau
dengan sendirinya lebih baik jujur dan seperti tadi bilang seandainya terjadi sesuatu di masa lalu jangan tinggalkan Ak ya Hanum gitu dan jangan bawa Sean,,,
ya katakan juga mengapa baru bilang ya
karena baru tau dan yang tau justru mama Yesi ,,,
Kar Genjreng
kan setelah enak enak pasti akan ada bencana,,Altar pasti hasil bercocok Zura dan Bos nya. kasian Sian dan Hanum ,,,
seandainya tau ternyata kebaikan Leon
saat ini ada Nido besar di masa lalu kini,,
tinggal menunggu Bom nya meledak ,,,,
beruntung Hanum tidak keluar dari kerjanya. jadi apabila kelak terjadi percekcokan karena masa lalu sang Suami sebagai pemain wanita ternyata membuahkan anak laki-laki tak berdosa,,,
berarti lebih cerdas Hanum. memang si di tolong Hendra. tetapi tidak pacaran apa
lagi menikah,,,lebih baik hanya hidup berduaan dengan putrinya,,
Kar Genjreng
ayo gaspol Leon bercocok nya benih premium,,,semoga lekas tumbuh tetapi,,,
yang sudah sudah kalau abis bahagia biasanya di bikin sedih sengsara. mudah mudahan kali ini ga ya kasian sudah sama sama menderita 4 th dah cukuplah tinggal meraih kebahagiaan saja,,,,tapi masih ada Anak nya Zura bikin dah dig dug derrrr,,,,
Kar Genjreng
😂😂suek. aduh rindu bilang saja rindu wong wis sah.eon juga si jadi Laki laki yang Gresek dikit dong
Kar Genjreng
lembur ga apa apa Leon asal jangan sedang merenungi pertemuan nya dengan zura dan Altar,,, keliatan nya itu Anak nya Leon ,,,masalah ketika Hanum pergi langsung di pecat. dan sebelumnya kan abis enak bikin anak dengan Leon. dan beberapa hari nya Leon entah mabuk sengaja atau ga sengaja hanya ingin tau Hanum yang sebenarnya. masih. perawan atau tidak,,, ternyata masih segelan,,, orang biasanya pakai yang sudah blong loncer,,,lah Hanum masih original. maka ,,,
menyesal karena merusak Anak gadis
wanita yang sangat di kenal,,,duh kayanya akan ada perang dunia ke empat 😂👍
Kar Genjreng
ya jalan satu satu nya Hanum menjadi pengasuh Anaknya dan suaminya mengurus. orang yang di sayangi nya dan
semoga Leon benar' benar insyaf ,,,menjadi suami dan Ayah terbaik dan Mama Yesy. menjadi orang tua yang sangat bangga 👍🤲🤲♥️♥️
Kar Genjreng
dahlah sudah menjadi pasangan. mau menjelajahi. dunia kenikmatan pun sudah tak di halangi monggo lanjutkan bikin Adek nya Sean ya biar Sean punya teman dan mama Yesi jadi sembuh dan bisa momong cucu,,,iya kan 👍😂 selamat ya Leon Hanum jaga rumah tangga nya agar tidak ada pELaKoR mampir. dan menjadi keluarga berantakan,,, lopeyuuu
Kar Genjreng
huaha ha kesempatan untuk menonton live ya Leon pertunjukan. ada duyung sedang berendam tapi ciloko kran rusak. mau ga mau ada Yuyu kang kang datang menolong sah sah dalam janji agama dan Negara,,👍👍🤲🤲
Kar Genjreng
nah itu bukan main kah pur pura tapi bukan juga kontrak. ,,, tetapi menikah sungguhan apa bila Leon. memperlakukan jahat dalam st. tahun pernukan. Hanum akan bebas pergi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!