Indonesia
NovelToon NovelToon
Cinta Yang Tertukar

Cinta Yang Tertukar

Status: tamat
Genre:Contest / Romansa-Percintaan bebas / Cinta Murni / Romansa / Tamat
Popularitas:159.1k
Nilai: 4.5
Nama Author: Intar

Berawal dari sakit hati, Affandra menculik Elona, gadis yang telah mempermainkan dan menghianatinya. Namun, ternyata gadis yang di culiknya bukanlah Elona melainkan Eloni yang merupakan adik kembar Elona. Dan akibat penculikan itu, Affandra akhirnya terjebak dalam rasa bersalah dan cinta yang teramat besar.

Namun lain bagi Eloni. Akibat dari penculikan itu, Eloni harus menanggung sakit dan penderitaan yang teramat besar dari dosa yang tak pernah ia lakukan. Benci dan dendam sudah terkubur dalam hatinya. Dia bersumpah tak akan pernah memaafkan Affandra hingga akhir hayatnya.

Sementara itu, seiring berjalannya waktu, Elona diam-diam mulai mencintai Affandra, cowok yang sebelumnya hanya di jadikan sebagai pelampiasan kesepiannya.

Bagaimana kisah selanjutnya? Akankah Eloni memaafkan Affandra? Atau akankah Elona berhasil mendapatkan kembali cinta Affandra setelah menghianatinya?

Silahkan baca ceritanya di "Cinta Yang Tertukar" Selamat membaca ya! Semoga suka ♥️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Intar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12- Babak baru

“Sayang, apa sudah ada keputusanmu? Ini sudah seminggu,” tanya Affandra ketika mengunjungi Elona di bar.

“Sayang, aku minta maaf, aku belum bisa menjawabnya sekarang."

“Kenapa? Apa kamu masih berhubungan dengan laki-laki itu? Atau kamu masih membenciku karena kejadian itu?”

“Bukan itu sayang. Sebenarnya kalau aku pasti akan menerimamu, tapi aku ngga bisa memutuskan sendiri. Aku harus memberitahu kedua orang tuaku. Tapi masalahnya, kondisi rumah masih sedang kacau,” ucap Elona berbohong.

“Memangnya keluargamu ada masalah apa?”

“Aku ngga bisa cerita Fan, ini masalah keluargaku. Beri aku waktu satu minggu lagi sampai keadaan rumah kembali baik, aku akan bicara pada orang tuaku."

“Kamu janji ya sayang. Aku ngga bisa lama-lama seperti ini. Aku ngga akan pernah tenang sampai aku benar-benar memilikimu seutuhnya,” ucap Affandra penuh harap.

“Iya aku janji,” balas Elona dengan senyum yang di paksakan. Otaknya benar-benar pusing memikirkan masalahnya.

“Ya udah sayang, aku layani tamu yang lain dulu yaa,”

“Sayang, aku ingin kamu berhenti bekerja di sini setelah kita menikah nanti,” ujar Affandra sebelum Elona berlalu.

“Iya,” balas Elona kemudian berlalu pergi. Affandra memandangi Elona dengan hati yang berbunga-bunga. Sebentar lagi, dia akan memiliki wanita itu. Senyum lebar terpancar di wajahnya hingga membuat Sandra tersenyum sendiri melihatnya.

Setelah beberapa jam berada di bar, Affandra pamit untuk pulang karena dia ada meeting besok pagi.

“Sayang, aku pamit dulu yaa, besok pagi ada meeting,” ucap Affandra.

“Iya sayang, hati-hati ya."

“Iya sayang, bye,” ujar Affandra kemudian berlalu.

Setelah kepergian Affandra, Elona langsung menuju ke Sandra.

“Kenapa muka lo?” tanya Sandra.

“Gue benar-benar bingung, Ndra. Gue ngga tau mesti bagaimana lagi. Tadi Affandra nanya tentang keputusan gue. Gue ngga tau jawab apa akhirnya gue bohong’ ujar Elona dengan wajah penuh kebingungan.

“Gue juga bingung mikir masalah lo, Lon."

“Hanya ada satu cara,” ucap Elona tiba-tiba.

“Apa?” tanya Sandra penasaran.

“Gue harus cari cara agar Affandra dan Eloni tidak pernah bertemu,” jawab Elona.

“Tapi bagaimana caranya? Elona adalah adik lo,” ujar Sandra bingung.

“Nah, Itu yang harus gue cari tahu,” ujar Elona sambil berpikir.

“Tapi menurut gue, cara itu hampir ngga mungkin Lon. Eloni dan Affandra pasti akan bertemu. Apa ngga sebaiknya lo jujur aja tentang yang sebenarnya pada Affandra” ujar Sandra yang membuat Elona sedikit terkejut.

Ngga, gue ngga akan biarin itu terjadi. Kalo Affandra tau yang sebenarnya, dia akan ninggalin gue Ndra, dan gue ngga mau itu sampai terjadi. Gue udah cinta banget sama dia,” ujar Elona tetap pada pendiriannya.

“Tapi Affandra akan sangat kecewa jika tau kamu telah membohonginya Lon."

“Ngga, dia ngga akan tau kalau ngga ada orang yang memberitahunya,” ucap Elona kekeuh.

“Tapi bagaimana dengan Eloni, bagaimana jika Affandra bertemu dengannya."

“Ngga, gue ngga akan biarkan itu terjadi!” ucap Elona dengan mata yang memancarkan keteguhan.

“Ya udah Lon, terserah lo aja. Gue layani tamu dulu,” ujar Sandra kemudian berlalu.

“Gue ngga akan biarin Affandra tau yang sebenarnya. Eloni sudah banyak mengambil apa yang seharusnya gue miliki juga. Dia sudah mengambil kasih sayang orang tua, kuliah dan sekarang lelaki yang gue cintai? Ngga, kali ini gue ngga akan biarin itu terjadi!” gumam Elona dengan tekad yang sudah di kukuhkan dalam hatinya.

Lalu kemudian dia lanjut bekerja, namun pikirannya tak bisa fokus. Sambil bekerja, otaknya beraksi mencari-cari cara bagaimana agar Eloni dan Affandra tak bisa bertemu. Beberapa kali dia harus di kagetkan dengan panggilan tamu yang memesan minuman.

Sandra hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat sahabatnya itu. Dia tidak bisa berbuat banyak karena semua akan percuma. Elona sangat keras kepala, sekali dia bilang A maka itu tidak bisa di ubah menjadi B. Namun sebenarnya yang Sandra takutkan adalah jika sampai Affandra nanti tau entang kebohongan Elona, maka pasti dia akan sangat marah pada Elona. Dan itu pasti akan membuat Elona tersakiti. Sandra menarik nafas panjang. Kemudian dia kembali bekerja.

“Ndra, gue tidur di rumah lo yaa, gue ngga bisa lihat Eloni, bawaan pengen marah-marah,” ucap Elona setelah jam pulang kerja.

“Iya Lon, ayo!” ajak Sandra.

“Lon, apa lo yakin dengan apa yang lo pikirkan?” tanya Sandra mencoba untuk membujuk Elona.

“Gue yakin banget, Ndra. Itu adalah cara satu-satunya. Gue ngga mau Eloni sama Affandra bertemu."

“Trus apa lo udah nemuin caranya?”

“Belom."

“Gue udah bilang, itu pasti susah Lon, mending lo berenti aja skrang dan bilang yang sebenarnya,” ucap Sandra terus berusaha membujuk Elona.

“Gue udah bilang, Ndra. Gue ngga akan berhenti!” ucap Elona tegas yang membuat Sandra putus asa.

“Percuma bicara pada anak ini,” gumam Sandra sambil menarik nafas.

Kemudian Sandra memacu motornya melaju membela jalanan. Di jalan-jalan sudah terlihat beberapa pengendara yang akan memulai aktivitas mereka karena memang waktu sudah memasuki subuh. Terlihat mereka kedinginan karena udara dingin dan hembusan angin yang menerpa tubuh mereka.

Sampai di rumah, mereka langsung membersihkan diri dan membaringkan tubuh di atas tempat tidur. Terlihat Sandra langsung tertidur begitu kepalanya menyentuh bantal.

Sementara Elona, belum bisa memejamkan matanya. Pikirannya masih melalang buana memikirkan cara agar bisa menjalankan rencananya. Namun berjam-jam dia bergelut dengan otaknya, tapi tak juga dia temukan solusinya. Karena kecapekan dan sudah ngantuk berat, akhirnya diapun mulai mencoba memejamkan matanya. Di luar, matahari sudah menyemburkan sinar keemasannya yang berarti hari sudah akan di mulai.

Berbeda dengan Elona yang sedang menuju ke alam mimpinya, hari ini Eloni sedang mempersiapkan dirinya untuk kembali beraktivitas seperti biasa. Dia akan kembali kuliah mulai hari ini.

Eloni mematut lekat-lekat dirinya di depan cermin. Dia sangat bahagia dan tak percaya jika akan bisa kembali seperti ini. Dalam hatinya bertekad, dia akan belajar dengan sangat giat. Dia akan membuat orang tuanya kembali bangga padanya seperti yang sudah-sudah di lakukannya sebelumnnya. Dia kembali mengambil sisir dan merapikan rambutnya yang masih rapi, tiba-tiba terdengar suara salam dari luar.

“Assalamu alaikum,” ucap Vio. Hari ini, Vio yang akan menjemput Eloni untuk pergi ke kampus.

“Waalaikum salam,” jawab Bu Ratih kemudian bergegas membuka pintu.

“Nak Vio, ayo masuk!” ajak Bu Ratih.

"Iya Bu."

“Sebentar ya, Ibu panggilkan Eloni."

“Iya Bu."

“Sayang, Vio udah datang,” ujar Bu Ratih.

“Iya Bu,” balas Eloni. Sebelum keluar, dia menarik nafas panjang. Dia bahagia sekaligus gugup.

Hari ini adalah menjadi babak baru dalam hidupnya setelah sebulan lebih terpuruk dalam penderitaan dan keputusasaan. Rasanya seperti waktu ketika awal dia baru masuk bahkan bisa di bilang ini lebih menegangkan. Karena dia harus berusaha

agar kenangan buruknya tak membuat dia putus asa kembali.

Setelah merasa siap, Eloni pun keluar.Di ruang tamu sudah menunggu Vio dan Ibunya. Ayahnya sudah pergi bekerja pagi-pagi sekali sehingga tidak sempat untuk menyaksikannya berangkat. Eloni tersenyum lebar, senyum yang selama sebulan lebih tak pernah ia sunggingkan.

Mata Bu Ratih berkaca-kaca melihat Eloni. Kebahagiaan hatinya sungguh tak bisa di gambarkan. Begitupun Vio, dia sangat senang karena akhirnya sababatnya bisa kembali semangat seperti dulu.

“Ayo, aku udah siap,” ucap Eloni.

“Ok!,” balas Vio bersemangat.

“Bu, Eloni pamit. Doakan Eloni agar bisa menjalani ini dengan baik seperti dulu."

“Iya sayang, doa ibu selalu menyertaimu, Nak.” ujar Bu Ratih dengan air mata yang tak bisa lagi di tahannya.

“Pergilah Nak! nanti kalian akan terlambat,” ucap Bu Ratih lagi.

“Iya Bu, kami pamit ya, bu.” ujar Eloni kemudian keluar.

Di depan rumah mereka sudah terparkir mobil mewah berwarna merah milik Vio. Vio adalah anak seorang pengusaha tambang. Meskipun hidupnya bergelimang harta, dia bukanlah wanita yang sombong. Setelah mereka masuk, mobilpun mulai melaju meninggalkan rumah Eloni. Di balik pintu, Bu Ratih terisak bahagia menyaksikan kepergian mereka. Perasaannya begitu lega, seperti sebuah beban yang sangat berat telah terangkat dari hatinya.

1
Mama jen
G tau malu elona
mika
pas cek up,, ke dokter berapa bln yg lalu,, jenis kelamin nya cowo knp pas lahir ko cewek njiir cerita gmn in hedooh
mika
eloni ini sangat naif dan bodoh 😒😒😒😒
Tina Lince
mf, aku paling gak suka.. kalau kakak adik sekandung kok bermusuhan
Helena Rusliana
penulisnya suka orang yg jahat,akanya disini yg jahst yg menang
Helena Rusliana
perempuan iblis
Helena Rusliana
semoga mati kk yg jahat seperti itu
Helena Rusliana
yang oon dodoni Eloni, dia tahu temannya marah sama dia tapi tidak bisa jelaskan kalau dia kembar, cerita gila danbodoh
Helena Rusliana
ah berlebihan ceritanya mbak...kalau mbak berteman ada ya temannya itu gx tahu apa2 soal sahabatnya padahal sering main kerumahnya, sahabst macam apa tu????
Helena Rusliana
cerita bodoh soh masa sajabatan tidak tahu kalau temannya kembar lagian tidakbperlu juga disembunyikan heran
Fairuzah Abd Wahab
semoga kedepan bisa ada sambungannya ya.
Lintari
Terima kasih untuk para readers yang sudah menemani perjalanan Eloni. Maaf jika karyaku masih berantakan. Kalau para readers masih mau baca karyaku, silahkan mampir di novelku yang berjudul "Unperfect Life". ❤️❤️❤️
Aze_reen"
berharap klo eloni hamil seorang putra dari benih abian.. yg lahir wajahnya juga mirip banget sm abian.. setidaknya ada yg dikenang..
dan ada penerus keluarga abian dan pelipur lara ibunya abian dirumah..😢😢

lanjut extra part ya kk...
Aze_reen": otw melipir lgi kk...
total 2 replies
Lia Sari Ramadhan
kok sed y thor
Lintari: Athor juga sedih, hiks
total 1 replies
Lia Sari Ramadhan
smgt thor
Lia Sari Ramadhan
jgn tamat dlu
Lia Sari Ramadhan
msih ljt kn thor
Lia Sari Ramadhan: aloni kn blm berstu sma.affandrathor
total 2 replies
Aze_reen"
elona bnr2 ga ada insafnya...
muly mulia
itu karma untuk elona, setelah keguguran semoga elona gak bisa hamil lagi & di penjara elona dapat musuh yg menindasnya biar lengkap sudah penderitaan nya
Aze_reen"
sumpah merinding aku.. liat kelakuan elona yg kaya dajjal...
wlw ajal depan mata ga bakalan tobat.. malah akan semakin mmbenci eloni...

neraka tempat abadimu elona
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!