Indonesia
NovelToon NovelToon
Amara

Amara

Status: tamat
Genre:Romantis / Ketos / Cintamanis / Anak Genius / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Tamat
Popularitas:25.4k
Nilai: 5
Nama Author: rinn45

Ketika angan angan menjadi sebuah harapan, sebuah tekanan menjadi sebuah alasan pribadi seseorang terbentuk.
Amara Veronika gadis yang terlahir dalam keluarga yang bisa terbilang harmonis.
Namun keharmonisan itu harus hilang setelah bunda Amara meninggal. Sikap sang ayah menjadi sangat dingin dan tak hanya itu Amara juga di kaget kan dengan hubungan sang ayah dengan sekretaris nya.

Sampai suatu ketika Amara bertemu dengan Agatha cowok terpopuler di sekolah baru nya yang membuat beban dalam hidup Amara berkurang.

Sama hal nya seperti Amara, Agatha juga memiliki berbagai banyak masalah keluarga dengan kedua orangtuanya yang sering bertengkar hanya karena hal sepele hingga adik Agatha yang sakit di rumah sakit.

Bagai mana kah pertemuan mereka?
Dan apakah mereka dapat melewati berbagai banyak masalah dengan usia mereka yang terbilang sangat muda?

Yuk langsung join dan jangan lupa juga untuk di follow dan like maksh🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rinn45, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

[13]

" Lo tenang aja, sekarang kita udah keluar." ucap Agatha menenangkan Amara

" Makasih ya ka, lagi lagi kamu yang nolongin aku." ketus Amara

Setelah kondisi Amara mulai membaik Agatha mengantar kan Amara ke rumah nya. Maudy dan Sisca yang juga masih khawatir pada kondisi Amara memilih untuk ikut mengantar Amara pulang.

Di tengah perjalanan Maudy dan Sisca saling ber tatapan. Mereka merasa bahwa alasan Amara keluar dari pesta itu tidak terlalu masuk akal.

" Ra, sebenar nya tadi kamu kenapa?" tanya Sisca

" Sis, tadi aku kan udah bilang kejadian nya sama kalian." ucap Amara menjelaskan

" Tapi penjelasan kamu itu seperti ga masuk akal aja sih."

Setelah mobil Agatha sampai di rumah Amara, Agatha membuka kan pintu mobil nya itu agar Amara bisa keluar. Namun ketika Agatha melihat kondisi Amara yang masih lemas akhirnya Agatha memutuskan untuk menggendong Amara.

" Lo masih lemah, biar gw bantu." ketus Agatha

Azka yang dari tadi menunggu ke pulang an Amara, sangat terkejut ketika melihat adik kesyangan nya itu di gendong oleh Agatha.

" Ya Tuhan apa yang sebenarnya terjadi dengan Amara." ujar Azka

Dengan Ter gesa gesa Azka datang membuka kan pintu untuk Agatha dan Amara. Setelah Amara di baring kan di kursi, banyak berbagai macam pertanyaan keluar dari mulut Azka.

" Ini kenapa Amara bisa sampai kaya gini? dan apa yang terjadi dengan baju Amara? mengapa baju Amara terlihat sobek?" tanya Azka dengan panik

Maudy dan Sisca lagi lagi saling ber tatapan. Selama ini mereka berdua tak menyadari bahwa baju yang di kenakan Amara sobek.

" Apa itu alasan Amara keluar dari pesta." pikir Maudy

Setelah Agatha menjelaskan tentang apa yang terjadi di lift Azka sangat semakin khawatir pada Amara yang memang takut dengan kegelapan.

" Bro thanks ya udah jagain adik gw."

" Santai aja kali."

Setelah kondisi Amara terlihat membaik, Agatha, Maudy dan Sisca berpamitan untuk pulang karna hari yang semakin larut malam juga. Azka pun membantu Amara untuk pindah ke kamar yang yang terletak di lantai dua.

Setelah Amara di baring kan Azka mulai menatap tajam pada Amara.

" Ka, kenapa sih?" tanya Amara kebingungan

" Kamu bener ga papa?" tanya Azka

" Aku kan udah bilang kalau aku ga kenapa kenapa ko, lagian tadi juga Agatha yang lagi lagi nolongin aku." ketus Amara

" Ya udah, kamu tidur terus istirahat." ucap Azka pergi meninggalkan Amara

Di kamar yang terasa sunyi itu Amara hanya diam dan entah kenapa pikiran Amara selalu tertuju pada Agatha. Mungin itu semua karna Agatha selalu menolong diri nya.

Di sisi lain Agatha di telpon oleh pihak rumah sakit bahwa kondisi Tasya memburuk.

" Halo Agatha, kondisi Tasya kritis."

Agatha pun langsung bergegas menuju arah rumah sakit yang di tempati oleh Tasya.

Sesampainya Agatha di rumah sakit, dokter menyatakan bahwa nyawa Tasya sudah tak tertolong. Agatha sangat begitu terpukul atas kepergian Tasya.

Agatha yang melihat seorang suster yang hendak menutup tubuh adik nya dengan kain putih itu langsung menghentikan suster itu.

" Tunggu." teriak Agatha

Suster itu menoleh ke arah dokter dan dokter itu memberi isyarat pada suster itu dengan anggukan kepala.

" Tasya, ga ini semua ga mungkin kamu ga boleh tinggalin Kaka." teriak Agatha dengan histeris

Setelah itu kedua orang tua Agatha datang untuk melihat kondisi Tasya, namun mereka telat dengan kondisi Tasya yang sudah tak bernyawa.

kedua orang tua mereka pun langsung menangis histeris ketika mengetahui bahwa anak mereka baru saja meng hembuskan nafas terakhir nya.

" Tasya bangun sayang, ini mamah."

" Oh, ternyata mamah sama papah masih peduli juga sama Tasya." ketus Agatha

" Apa maksud kamu?"

" Apa maksud aku mamah bilang? kalian ber dua ga sadar apa bahwa selama ini kalian ga peduli dengan keadaan Tasya dan aku, kalian ber dua aja jarang datang ke rumah sakit buat menjenguk Tasya dan satu lagi selama ini Tasya selama ini selalu menunggu kalian berdua untuk datang menjenguk nya." bentak Agatha

Mereka yang mendengar perkataan anak laki laki nya itu, hanya bisa terdiam karna mereka mengakui bahwa selama ini mereka kurang memberikan perhatian dan kasih sayang pada ke dua anak mereka.

__

Di sisi lain Amara di kejutkan dengan Azka yang tiba tiba saja datang dan memberi tahu bahwa Tasya yang merupakan adik Agatha telah tiada. Amara yang mendengar itu jelas sangat terkejut, Amara pun berniat untuk pergi ke rumah sakit melihat kondisi Agatha yang pasti nya akan sangat terpukul.

" Aku harus ke rumah sakit buat melihat kondisi Agatha." ucap Amara

" Jangan, kamu ga liat apa kondisi kamu dan lagian juga pemakaman Tasya akan di lakukan besok pagi." ucap Azka

Setelah perkataan itu pagi pun tiba dan di pemakaman Agatha sangat ber duka atas kepergian Tasya. Di saat itu lah Amara datang untuk mengucapkan bela sungkawa.

Di pemakaman itu Amara melihat sendiri bahwa Agatha yang selama ini di bilang dingin seperti es dan keras seperti batu bisa me nangis se deras itu.

Amara yang tak tega berusaha menenangkan Agatha dengan memeluk nya. Di sana Agatha yang baru menyadari bahwa itu adalah Amara langsung terkejut karna Agatha takut bahwa kondisi Amara belum stabil.

" Ra, lo kenapa ada di sini? emang nya kondisi lo udah ga papa." ucap Agatha khawatir

Amara mengangguk kan kepala nya. " Ya Tuhan di situasi yang seperti ini nyata nya Agatha masih sempat memikirkan kondisi orang lain." pikir Amara

Sudah hampir dua jam Amara menemani Agatha di pemakaman yang sudah tak ada siapa siapa lagi selain mereka ber dua. Amara yang khawatir ketika melihat kondisi Agatha berusaha membujuk Agatha untuk pergi dari pemakaman itu.

" Ka, kamu harus pikirkan kondisi kamu dan lagian kalau Tasya liat kamu kaya gini pasti dia bakalan sedih." bujuk Amara

Agatha pun menuruti perkataan Amara dan memilih pergi dari pemakaman itu. Akhirnya mereka berdua memilih untuk duduk di bangku tepat nya di sebuah taman, sekalian juga untuk menenangkan kondisi Agatha yang sangat memprihatinkan.

Amara pun pergi dan datang dengan dua buah minum an di tangan nya. Dengan lembut nya Amara memberi kan minuman itu pada Agatha. Di sana Amara mulai berpikir bahwa nyata nya bukan hanya dirinya saja yang memiliki banyak masalah keluarga melainkan masih banyak orang yang juga memiliki masalah yang lebih berat.

Dan yang lebih Amara sesali adalah ketika diri ya berniat untuk menghabisi nyawa nya sendiri. Namun untung nya Azka dan Agatha datang di waktu yang tepat dan membuat nyawa apa yang pada waktu itu ter selamat kan.

" Ka udah jangan sedih lagi sekarang kan ada aku." ketus Amara

" Makasih ya." ucap Agatha

" Gw boleh minta tolong ga sama lo?" tanya Agatha

Amara menoleh.

" Minta tolong apa." ucap Amara

" Gw mau lo rahasia kan soal kematian Tasya dari semua orang." ucap Agatha

Setelah itu Amara berniat meng antar kan Agatha pulang, namun Agatha menolak nya karna bagai mana pun Agatha masih sedikit emosi terhadap ke tua orang tua mereka. Dan di saat itu lah Agatha meminta bahwa untuk beberapa jam lagi dia akan ada di taman ini.

1
Wini Hilal
nabrak mulu
konod doang
Cerita nya bagus banget... Luv buat author nya😘
Ririn Widianti
bagus banget... overall aku suka banget sama cerita dan alur nya 😀
konod doang
suka banget sama cerita ng
Ryn_Stories
udah di update ya... jangan lupa like mksh
Ifi nasha
ka mana lnjutan ny
Ririn Widianti
Cara penulisan nya Nih cerita bagus banget sumpah..
Ririn Widianti
cerita nya overall menarik banget. selain itu cara penulisan nya bagus. semangat terus buat kaka nya😉
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!