Indonesia
NovelToon NovelToon
Ditolak Selama Lima Tahun

Ditolak Selama Lima Tahun

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:5.9k
Nilai: 5
Nama Author: linda huang

Selama lima tahun, Vincent Huang tidak pernah berhenti mengejar Stella Mo.
Namun, Stella selalu menolaknya dan memilih menjaga jarak tanpa pernah menjelaskan alasannya.

Ketika rahasia masa lalu Stella akhirnya terungkap, Vincent harus menghadapi pilihan sulit. Tetap menggenggam tangan wanita yang dicintainya, atau menjauh setelah mengetahui luka yang selama ini Stella sembunyikan.

Apakah cinta Vincent cukup kuat untuk menerima seluruh masa lalu Stella?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linda huang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13

Seminggu kemudian.

Proyek besar yang dirancang Stella akhirnya mulai dikerjakan. Sejak pagi, area pembangunan sudah dipenuhi para pekerja, kendaraan proyek, dan alat-alat berat. Bangunan utama perlahan mulai dibentuk sesuai rancangan yang telah disiapkan Stella.

Sebuah mobil hitam berhenti di depan lokasi proyek. Vincent turun bersama Willy dan beberapa staf perusahaan.

“Tuan Huang, seluruh persiapan sudah sesuai dengan rancangan. Pekerjaan pondasi juga sudah dimulai,” lapor salah seorang staf.

Vincent mengangguk lalu berjalan memasuki area proyek. Tatapannya menyapu seluruh lokasi hingga berhenti pada papan besar yang menampilkan rancangan bangunan.

“Ini rancangan Stella?” tanya Vincent.

“Benar, Tuan. Semua desain utama dibuat oleh Nona Mo. Tim kami hanya melakukan beberapa penyesuaian teknis sesuai kondisi di lapangan,” jawab staf tersebut.

Vincent memperhatikan gambar rancangan itu cukup lama. Bentuk bangunan terlihat modern dan elegan, sementara tata letak halaman serta area parkir dibuat sangat teratur.

“Pastikan tidak ada perubahan tanpa persetujuan Nona Mo,” ujar Vincent.

“Baik, Tuan Huang,” jawab staf tersebut.

Willy berdiri di samping Vincent sambil memperhatikan proyek yang mulai berjalan. “Tuan, Nona Mo memang sangat teliti. Bahkan beberapa bagian kecil dalam rancangan ini sudah diperhitungkan dengan sangat detail.”

Vincent mengangguk pelan. “Dia memang selalu serius dengan pekerjaannya.”

“Tuan, kalau Nona Mo tahu Anda datang langsung memantau proyek ini, mungkin dia akan mengira Anda sengaja mencari alasan untuk mendekatinya,” ujar Willy sambil tersenyum tipis.

Vincent langsung meliriknya. “Aku datang karena ini proyek penting.”

“Baik, Tuan. Saya hanya mengatakan apa yang saya pikirkan,” jawab Willy.

Tidak lama kemudian, seorang staf datang membawa beberapa dokumen.

“Tuan Huang, ada sedikit perubahan teknis pada bagian pondasi. Kami membutuhkan persetujuan Nona Mo sebelum melanjutkan tahap berikutnya.”

Vincent menerima dokumen tersebut dan memeriksanya sekilas.

“Hubungi Nona Mo.”

“Baik, Tuan.”

Namun baru beberapa langkah staf itu berjalan, Vincent kembali berkata, “Kirimkan dokumen itu ke tempat Nona Mo bekerja. Jangan memintanya datang ke sini hanya karena masalah kecil.”

“Baik, Tuan Huang.”

Willy menatap Vincent sambil tersenyum tipis. “Tuan sebenarnya ingin bertemu Nona Mo atau tidak?”

Vincent menatapnya dingin. “Jangan terlalu banyak bicara.”

“Baik, Tuan,” jawab Willy sambil menahan senyum.

Vincent kembali menatap bangunan yang perlahan mulai berdiri di hadapannya.

“Pastikan proyek ini selesai sesuai jadwal. Aku tidak ingin ada kesalahan.”

“Baik, Tuan Huang,” jawab para staf hampir bersamaan.

***

Group Lu

Gedung tinggi milik Group Lu tampak sibuk seperti biasanya. Para staf berlalu-lalang membawa dokumen, sementara di salah satu ruangan di lantai atas, suasana kantor justru terasa tegang.

Steve Lu, mantan kekasih Stella, kini menjadi calon penerus ayahnya di perusahaan. Di hadapannya, David Lu, ayahnya, duduk dengan wajah serius.

“Steve, kau harus menemui Vincent Huang. Kita membutuhkan kerja sama ini. Proyek di wilayah selatan sangat menguntungkan. Andaikan Vincent Huang bersedia bekerja sama dengan kita, kesempatan perusahaan untuk bangkit akan jauh lebih besar,” ujar David Lu.

Steve mengerutkan kening sambil melihat proposal yang berada di atas meja.

“Aku sudah beberapa kali menghubungi pihak mereka, tapi belum mendapatkan jawaban pasti.”

“Karena itu kau yang harus menemuinya langsung,” jawab David. “Vincent Huang baru kembali ke Kota Zhen dan sekarang dia sedang menangani proyek besar. Kalau kita berhasil mendapatkan proyek itu, kondisi perusahaan akan jauh lebih baik.”

Steve terdiam sejenak.

“Baik. Aku akan mencoba menemuinya.”

David mengangguk puas.

“Jangan hanya mencoba. Kau harus mendapatkan kerja sama itu.”

Steve mengambil proposal di atas meja, lalu berdiri.

“Aku akan mengurusnya.”

***

Rumah Sakit

Sore itu, Stella kembali menjalani pemeriksaan di rumah sakit. Beberapa hari terakhir tubuhnya lebih mudah lelah dan terkadang perut bagian bawah terasa nyeri. Setelah pemeriksaan selesai, Stella duduk di hadapan Dokter Lin yang sedang membaca hasil pemeriksaannya.

“Bagaimana kondisiku?” tanya Stella.

Dokter Lin meletakkan hasil pemeriksaan di atas meja. “Kondisimu memang tidak sebaik dulu. Ada beberapa masalah yang masih berkaitan dengan komplikasi yang kau alami setelah aborsi.”

Stella terdiam.

“Bukankah sejak dulu dokter sudah mengatakan bahwa akibat aborsi itu aku kemungkinan besar tidak akan bisa hamil lagi?” tanyanya.

“Benar,” jawab Dokter Lin. “Saat itu aku sudah menjelaskannya kepadamu. Kondisi rahimmu mengalami kerusakan yang cukup serius akibat komplikasi setelah tindakan tersebut. Kemungkinan untuk hamil kembali sangat kecil.”

“Jadi sampai sekarang tidak ada perubahan?”

Dokter Lin menggeleng pelan. “Kemungkinan besar tidak. Kau juga harus menjaga kondisi tubuhmu. Jangan terlalu memaksakan diri bekerja dan jangan mengabaikan rasa sakit yang muncul.”

“Aku mengerti,” jawab Stella lirih.

Dokter Lin menatapnya dengan prihatin. “Stella, tubuhmu sudah menanggung banyak hal selama bertahun-tahun. Jangan hanya memikirkan pekerjaan dan masalah keluargamu. Kau juga harus memikirkan dirimu sendiri.”

Stella hanya tersenyum tipis.

“Selama aku masih bisa bekerja, itu sudah cukup. Bisa hamil atau tidak ... aku sudah tidak peduli. Lagi pula tidak akan ada pernikahan."

"Stella, jangan merendahkan dirimu sendiri," ucap Dokter Lin.

Setelah keluar dari ruang pemeriksaan, Stella berjalan sendirian menyusuri koridor rumah sakit. Tangannya perlahan menyentuh perutnya, sementara kenangan tentang masa lalu kembali muncul di pikirannya.

“Stella Mo!” suara seorang pria tiba-tiba terdengar dari arah lain.

Stella menghentikan langkahnya. Ia menoleh perlahan ke arah suara tersebut. Seketika, tatapan keduanya bertemu.

Wajah Stella seketika menegang.

Pria yang berdiri beberapa meter di hadapannya juga tampak terkejut seolah tidak menyangka akan bertemu dengannya di rumah sakit.

“Steve Lu...” gumam Stella pelan.

Steve melangkah mendekat dengan tatapan penuh keterkejutan. "Ternyata memang kamu. Sudah lama sekali aku tidak melihatmu.”

Stella segera mengalihkan pandangan. “Kebetulan saja aku ada di sini.”

“Untuk apa kau datang ke rumah sakit?” tanya Steve.

“Itu bukan urusanmu,” jawab Stella dingin.

Steve terdiam sejenak. Sikap Stella yang jauh lebih dingin dari ingatannya membuatnya merasa asing.

“Aku hanya khawatir. Kau terlihat jauh lebih kurus dan pucat dibandingkan dulu.”

“Aku baik-baik saja.”

Stella hendak pergi, tetapi Steve kembali memanggilnya.

“Stella, tunggu.”

Langkah Stella kembali terhenti.

“Aku dengar kau sekarang menjadi arsitek terkenal. Selamat, kau berhasil mencapai cita-citamu.”

Stella menatapnya sekilas. “Terima kasih.”

“Apakah selama ini kau baik-baik saja?” tanya Steve.

Stella terdiam beberapa detik sebelum menjawab datar, “Aku selalu baik-baik saja.”

"Bagaimana kalau siang ini kita makan bersama!" ajak Steve.

1
Dian Fitriana
update kelanjutan mnjelang pernikahan ny thor
Dian Fitriana
terima y ...persatukan mereka y thor buat akhir ceritanya Stella dn Vincent bersatu dn bahagia
Kinara Widya
terimalah Stella...Vincent tulus mencintaimu
Kinara Widya
emang sdh d rencanakan sama Vincent sepertinya
Dian Fitriana
update
Maria Mariati
pasti stela mau menerima dirimu Vincent, hanya saja butuh waktu, karena trauma itu masih sakitt di hati stela
Kinara Widya
Frank yg perkosa stella
Dian Fitriana
double up thor...SDH lama nich nunggu up ny
Kinara Widya
lanjut...makin seru
Dian Fitriana
update
Kinara Widya
bagus kak
Kinara Widya
ada Vincent yg akan membantu Stella diam2..
Maria Mariati
yakin Steve lu, penasaran gimana nasib nya nantii, bodo
Dian Fitriana
double up donk thor
Dian Fitriana
update lg
Dian Fitriana
update
🌸🍾⃝ sᴀͩᴋᷞᴜͧʀᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⍣⃝🦉
gilaaa steve manfaatin stella, ohh tidak bisa
Kinara Widya
apa yg akan d lakukan stella
Dian Fitriana
update
Dian Fitriana
kpn thor update ny
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!