didunia ini dimana sihir adalah segalanya, sedangkan Kyle Rouseyn dianggap sebagai yang terlemah dalam bidang sihir
Kyle adalah murid kelas 2 akademi sihir reveign yang terkenal karna menghasilkan banyak kandidat hero, semua murid dan orang orang menganggap kyle tidak akan pernah bisa menjadi hero. kyle tidak memperdulikannya, dia terus berusaha untuk membuktikan dirinya bisa menjadi hero
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon satria satsu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
turnamen sihir part terakhir
Setelah itu, kyle pergi ke kamarnya untuk ganti baju
"Arthur bukan lawan yang bisa di remehkan" gumam kyle sambil berjalan ke meja makan
"Kyle, aku dengar lawanmu di final adalah kakaknya celia" ucap ibunya
"Ya, lawanku adalah kakaknya celia, arthur" balas kyle
"Kau pasti akan berlatih dengan keras kan?" tanya ibunya
"Ya, aku akan berlatih dengan keras" jawab kyle sambil tersenyum
"Kau juga harus istirahat yang cukup" ujar ibunya
"Ya, aku pasti istirahat yang cukup" balas kyle sambil tersenyum
Satu minggu kemudian, final turnamen sihir telah di mulai. Kyle dan arthur memasuki arena dari lorong
"Kalian siap?" tanya wasit
"Kami siap" jawab kyle dan arthur secara bersamaan
"Pertandingan di mulai" ucap wasit
Arthur menembakan panah cahaya ke arah kyle, kyle menangkis tiap panah menggunakan pedangnya
Kyle melancarkan tebasan sihir berjumlah banyak dari jarak jauh, semua tebasan itu menabrak pelindung sihir milik arthur
"Lebih serius lagi lah, kyle" ucap arthur
"Baiklah jika itu mau mu" balas kyle
Kyle melancarkan ratusan tebasan sihir ke arah arthur, arthur juga melancarkan ratusan tebasan cahaya ke arah kyle
Serangan kyle dan arthur saling bertabrakan hingga terjadi ledakan di tengah arena
"Kau hebat, kyle" ucap arthur dengan wajah bersemangat
"Kau juga hebat" balas kyle dengan nada bersemangat
Arthur melesat ke depan kyle, ia menembakan sinar cahaya tepat di depan kyle. Kyle menahan sinar itu dengan pedangnya, tapi lama kelamaan kyle tidak bisa lagi menahannya hingga terhempas ke dinding
Arthur menembakan pedang,panah, dan tebasan cahaya berjumlah sangat banyak ke arah kyle
Kyle mencoba menangkis semua serang itu dengan pedangnya, meski sudah menangkisnya tapi tetap ada beberapa yang tidak sempat di tangkis dan melukai seluruh tubuh kyle
"Sial, aku hampir saja kalah" gumam kyle
Arthur bersiap menembakan sinar cahaya, saat kedua tangannya arthur mengarah ke depan, ia menembakan sinar cahaya yang sangat kuat ke arah kyle
Kyle menahannya menggunakan pedang yang sudah di beri sihir. Terjadi ledakan di tempat kyle berdiri
Saat asap menghilang, kyle sudah tergeletak di tanah tapi masih sadar
"Menyerahlah, kyle. Kau sudah tidak bisa bertarung" ujar arthur yang merasa kemenangan sudah di depan mata
"Aku tidak akan menyerah, pantang menyerah adalah diriku" ucap kyle sambil berdiri dari tempat nya tergeletak
"Menurutmu, seperti apa itu hero?" tanya arthur
"Tak goyah, tak pernah menyerah, dan selalu melindungi orang yang lemah. Itulah hero" jawab kyle dengan suara yang keras dan bersemangat
"Oh begitu" gumam arthur
Arthur mengangkat tangan kanannya, di langit muncul ratusan pedang cahaya yang langsung jatuh ke arah kyle
Kyle membuat pelindung sihir untuk menahan hujan pedang dari arthur. Saat semua pedang sudah jatuh dan habis, pelindung sihir milik kyle langsung hancur
Kyle mengayunkan pedangnya, muncul gelombang sihir yang melesat ke arah arthur. Arthur menahannya dengan perisai cahaya tapi pelindung itu hancur dan membuat arthur terpental
Kyle melesat ke depan arthur, lalu ia mengayunkan pedangnya ke arah arthur. Arthur belum sempat membuat pelindung sihir dan terkena serangan pedangnya kyle
Arthur terpental ke samping dengan luka di dadanya
"Kenapa dia tiba tiba sangat kuat?" tanya arthur pada dirinya sendiri
Kyle mengangkat pedangnya, di atas kyle muncul puluhan pedang dari energi sihir yang langsung terbang ke arah arthur
Arthur juga menembakan panah dan pedang cahaya yang bertabrakan dengan serangannya kyle di langit
"Aku akan serius" ujar arthur sambil mengeluarkan tongkat sihirnya
Arthur melesat ke depan kyle, ia mengayunkan tongkat sihirnya ke arah kyle. Kyle juga mengayunkan pedangnya ke arah arthur
Kyle dan arthur saling berbalas serangan dengan senjata mereka. Keduanya terluka di seluruh tubuh gara gara saling berbalas serangan
"Akulah yang akan jadi pemenang" ucap arthur dengan percaya diri
"Tidak, aku yang akan menang" balas kyle dengan nada percaya diri
Arthur mengangkat tongkatnya, ia melancarkan sambaran petir cahaya dari langit ke arah kyle
Kyle mencoba menangkisnya dengan pedang, tapi ia tidak cukup kuat untuk menangkisnya dan terjadi ledakan di tempat kyle
Seluruh tubuh kyle terluka parah, ia hampir tidak bisa berdiri lagi karna semua lukanya
Tiba tiba muncul aura dan energi sihir berwarna biru dari tubuh kyle, ia mengeluarkan seluruh kekuatannya
"Kenapa kau semakin terdesak, semakin kuat?" tanya arthur dengan nada yang mulai cemas
"Semakin dekat dengan menyerah, lalu aku tidak menyerah. Itulah yang membuatku lebih kuat" jawab kyle dengan nada bersemangat
Pedang kyle sedikit berubah bentuk jadi lebih panjang, pedang itu mengeluarkan aura biru
Kyle berlari cepat ke arah arthur, ia mengayunkan pedangnya dengan kuat hingga muncul gelombang dan tebasan sihir yang menghantam arthur
Arthur terhempas ke belakang hingga menabrak dinding, ia menembakan pedang cahaya ke arah kyle
Pedang itu menancap di tangan kiri kyle hingga mengeluarkan darah cukup banyak
Arthur dan kyle terluka sangat parah di seluruh tubuhnya, mereka masih bisa berdiri dan bertarung meski terluka begitu
"Akan ku akhiri" ucap arthur
"Aku juga" balas kyle
Kyle melesat cepat ke arah arthur, tubuh dan pedangnya mengeluarkan aura dan energi sihir berwarna biru
Arthur mengerahkan seluruh kekuatannya dengan melancarkan naga dari cahaya
Saat kyle sudah di dekat arthur, ia mengayunkan pedangnya sekuat tenaga hingga muncul gelombang dan tebasan sihir berukuran raksasa ke arah arthur
Serangannya arthur dan kyle saling bertabrakan hingga terjadi ledakan sangat besar yang menggetarkan seluruh arena
Saat asap ledakan menghilang, arthur terjatuh ke tanah dan tak sadarkan diri. Sedangkan kyle masih berdiri meski seluruh tubuhnya terluka sangat parah
"Pemenang turnamen sihir adalah kyle" ucap wasit
Semua murid bersorak
Arthur dibawa oleh tim medis ke ruang perawatan untuk di rawat, sedangkan kyle berjalan ke lorong arena
Saat kyle hampir terjatuh ke tanah, ia ditahan oleh leo dan loyd yang sudah menunggu di lorong
"Selamat, kyle" ucap leo dan loyd
"Kau sudah menang, tidak perlu memaksakan diri lagi" ucap lisia
"Ya, kurasa itu ada benarnya" balas kyle, lalu ia tak sadarkan diri
Kyle dibawa oleh leo dan loyd ke ruang perawatan agar semua lukanya di rawat
Beberapa jam kemudian, kyle tersadar dari pingsannya....ia melihat tubuhnya penuh dengan perban dan seluruh tubuhnya terasa sakit
"Kau sudah sadar, kyle?" tanya arthur yang juga terbaring di tempat tidur sampingnya
"Ya, sekarang tubuhku terasa sangat lelah dan sakit" jawab kyle sambil memegang lukanya
"Aku tidak percaya bahwa telah kalah darimu, kyle" ucap arthur
"Aku juga tidak percaya jika memenangkan turnamen sihir dan mengalahkanmu" balas kyle
"Setelah ini kau akan tahu bagaimana rasanya jadi murid yang tiba tiba terkenal dan juara turnamen sihir" ujar arthur sambil tertawa
"Kurasa akan merepotkan" ucap kyle dengan perasaan yang tidak enak
Lalu celia masuk ke ruang perawatan
"Kalian berdua cepat sekali sudah sadar" ujar celia dengan perasaan heran
"Maaf ya jika kakakmu ini tidak bisa memenangkan turnamen sihir" ucap arthur
"Kakak tidak perlu minta maaf, aku sudah bangga dengan kakak meski tidak juara. Dan aku sudah tidak lagi dibalik bayang bayang kakak" balas celia sambil tersenyum
"Oh begitu, kau sudah berubah ternyata" ujar arthur
"Kyle, selamat karna sudah memenangkan turnamen sihir" seru celia
"Terima kasih, dan sekarang aku ingin istirahat" balas kyle