Vony gadis lugu dari pedesaan, muda dan cantik. ia di jual oleh bibinya dan menikah dengan pria duda bernama Hades Prawira yang menderita impoten.
Setelah menikah Vony justru iba dan berjanji akan membantu Hades untuk sembuh. di tengah pernikahan Vony tahu jika yang membuat Hades impoten adalah mantan istrinya sendiri Kasandra. Wanita itu sengaja menyuntikan obat khusus berdosis tinggi pada Hades hingga menyebabkan ia menderita impoten.
Mampukan Vony mengembalikan keperkasaan Hades serta meluluhkan hati pria yang sedingin salju itu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nur danovar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 13 Amarah
Hades pulang ketika jam menunjukan pukul sepuluh malam. ia masih lanjut meeting sebentar dengan Aldo di ruang tengah untuk schedule besok. Hades akan ada kunjungan ke pedesaan tempat perusahaan barunya akan berdiri. ia sengaja membuka lapangan pekerjaan disana karena melihat banyak penduduk yang merantau dan di samping itu ia juga mendengar sulitnya mendapat pekerjaan di desa itu.
Besok Hades akan pergi meninjau perusahaan barunya karena ada sedikit kendala. beberapa perangkat desa tidak menyetujui jika disana didirikan perusahaan.
"Soal pembelian tanah dan lahan warga apakah semua sudah beres?" tanya Hades.
"Sudah tuan, semua dokumen sudah saya pegang, itu semua sah di mata hukum. tanpa bukti pembayaran sudah terdata rapi dan valid melalui rekening salah satu bank"
Hades mengangguk ia melihat jam tangannya. rasanya badannya sudah lelah seharian meeting dan bekerja.
"Baiklah lusa kita tinjau perusahaan baru, sudah sejauh mana pembangunannya. aku mau melihatnya sendiri. sekalian kita bisa musyawarah dengan warga yang tidak setuju itu"
"Baik tuan, saya permisi" Aldo melangkah pergi meninggalkan mansion sementara Hades ia dengan langkah perlahan menaiki anak tangga menuju kamarnya.
Hades berhenti sejenak di depan kamar Vony. pintu tertutup rapat, ia berpikir pasti gadis itu sudah tidur lelap. Hades bergegas ke kamarnya untuk mandi dan beristirahat.
***
Pagi ini Hades berencana pergi ke luar kota. ia mengenakan kemeja dan celana bahan berwarna hitam. penampilannya lebih santai tidak pakai stelan seperti biasanya. Hades duduk menikmati makan paginya, sesekali ia menoleh ke arah anak tangga menunggu Vony yang tak kunjung terlihat.
Hades tersentak saat tiba-tiba Juan, adiknya duduk dekatnya. Hades menatap adiknya itu dan langsung meletakkan sendok dan garpu yang ia pegang.
"Kau?! kapan kau kembali dari New York?"
"Kau menikah tapi tidak mengundang ku?" Juan tidak menjawab justru ia balik bertanya dengan santai. Juan menikmati wajah kakaknya yang terlihat gugup.
Hades terdiam meraih cangkir kopi di hadapannya. ia perlu dopamin untuk membuat pikirannya sedikit rileks sebelum Juan adik berandalan-nya itu berkicau panjang lebar soal pernikahan Hades.
"Kenapa kau menikahi gadis kecil itu?"
"Uhhukkk!" Hades tersedak kopi yang ia minum.
"Siapa yang kau bilang gadis kecil?!" Hades meraih tisue dengan panik.
"Siapa lagi kalau bukan istri baru mu? apa tidak ada wanita dewasa yang lebih menggoda? berapa jarak usia kalian?"
Hades mengusap wajah tampannya yang memerah. jarak usia dirinya dan Vony memang cukup jauh yaitu lima belas tahun.
"Diam! kapan kau kembali ke New York?"
"Selamat pagi" Belum selesai Hades mengatasi rasa panik di hadapan Juan kini justru Vony muncul dengan tampilan yang terlihat fresh dan sangat muda.
"Hai kakak ipar, ayo duduk kita makan pagi bersama. aku Juan adik ipar mu" Juan melirik Hades.
"Kakak ipar? panggil Vony saja" kata Vony polos yang membuat Juan tertawa. sementara wajah Hades semakin memerah.
"Siapa nama lengkap mu? Vony nama yang indah" kata Juan membuka obrolan.
"Ibuku memberi nama PerseVony"
Juan tersenyum menatap Vony.
"Kau tahu legenda Hades dan Persevony dalam mitologi Yunani?"
Vony sebenarnya tahu tapi ia sengaja menggeleng kepala pura-pura tidak tahu. ia ingin mendengar Juan mendongeng untuknya.
Sepertinya adik ipar ku ini pintar mendongeng, baiklah ayo mulai...
"Hades si dewa kegelapan yang jatuh cinta dengan Persevony putri musim dingin. ia menculiknya lalu menikainya. apa kakak ku juga menculik mu? kau di paksa menikah dengan pak tua ini?"
Vony terkekeh melirik Hades yang nampak kesal.
"Tidak sama sekali, aku yang menculiknya lalu memaksanya menikahi ku!"
Vony dan Juan tertawa bersama.
"Cukup! kalian pikir ini lelucon? apa yang kalian tertawakan?!"Hades dengan wajah marahnya bergegas meninggalkan meja makan. ia sudah tidak selera untuk menghabiskan sarapannya karena kesal pada Vony terlebih Juan.
Vony yang merasa bersalah langsung mengejar langkah Hades.
"Pak kau marah? maaf aku minta maaf" kata Vony menyesal sudah meladeni lelucon Juan tadi tapi ia sungguh tidak bermaksud apa-apa.
"Kau pikir dirimu siapa?! jangan kau pikir aku sedikit memberimu perhatian lalu kau leluasa mempermainkan ku?" Hades menatap tajam ke arah Vony yang nampak terkejut dan ketakutan.
Menyadari Vony ketakutan padanya, Hades sedikit menurunkan nada bicaranya. ia mengusap wajahnya dengan kesal. Vony memang masih muda, tentu ia akan kesulitan jika harus mengimbangi sikap dewasa Hades.