Arif Pratama seorang pria berusia 30th yang harus menikah dengan wanita yang ia tak cintai, bernama Annisa Putri.
Annisa Putri adalah Seorang anak kiyai yang tinggal di kampung, ia kelulusan pesantren terkenal di kampungnya, mereka harus di jodohkan dengan kedua orang tuanya.
Sampai akhirnya tak ada kehangatan sama sekali didalam rumah tangga nya akibat Perjodohan yang tak didasari oleh suka.
Ikuti terus ceritanya karna cerita ini mengandung bawang yang berlebihan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon qila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPS.13 Kedatangan Alya.
Sore itu Arif sudah pulang dari kantor, disambut hangat oleh Annisa yang habis mandi.
"Mas udah pulang.?" Tanya Annisa sambil mengambil tas yang di bawa Arif dan bersalaman kepada Arif.
Arif tersenyum melihat Annisa yang sangat perhatian.
"Mas gimana kerjanya.?" Tanya Annisa.
"Ya seperti biasa dong, mas selalu bisa handle dengan baik.!" Ujar Arif.
"Allhamdulillah mas, Yaudah mas Arif mandi dulu sana sudah sore.!" Ujar Annisa.
.
.
.
Sambil menunggu Arif selesai mandi, Annisa menunggunya sambil memainkan ponselnya.
Sudah lama Annisa tak berpose sesekali ia berpose di ponsel miliknya dan mengirimnya di akun pribadi Annisa.
Rupanya banyak sekali para kaum Adam yang terpesona oleh Annisa yang sangat kalem cantik dan menawan.
Tak lama kemudian Arif keluar dari kamar mandi, sambil menggosokkan rambut yang basah dan berjalan mengarah ke Annisa.
"Wih Selfi Selfi gak ajak mas.!" Ujar Arif.
"Hehe udah gak mood lagi mas, aku takut jelek hasilnya, Ujar Annisa yang tak ingin lagi berfoto. pasti banyak yang akan berkomentar lagi.
"Yaudah sekarang kita makan yuk?? kamu masak apa.?" Tanya Arif.
"Aku masak Sayur sup ayam, dan rendang mas, yuk kita makan.!"
Kemudian mereka makan bersama malam itu, Karna hari itu Annisa merasa lelah, Annisa meninggalkan Arif sendiri di ruang tamu yang sedang menonton televisi.
"Mas Nisa ke kamar duluan ya.!" Ujar Annisa.
"Yaudah sayang, mas bentar lagi nyusul.!"
Karna sangat ngantuk, Annisa berjalan seperti orang mabuk sempoyongan membuat Arif tertawa kecil melihat tingkah konyolnya.
Sampai di kamar Annisa langsung merebahkan dirinya di atas kasur dan tertidur lelap.
15 menit kemudian di susul Arif yang juga ingin tidur.
Saat memasuki kamar Arif menatap Annisa dengan penuh kagum.
"Ya Allah, sungguh Annisa benar-benar cantik sekali, wajah berseri dan polos itu membuat aku semakin cinta dengannya.!" Ujar Arif sambil tersenyum, dan merebahkan dirinya di samping Annisa.
🌿🌿🌿PAGI HARI🌿🌿🌿
Arif sudah terbangun Terlebih dahulu, Arif tak ingin membangunkan Annisa, Arif malah lebih memilih untuk memandangnya terus menerus.
Sampai-sampai Annisa terbangun dan terkejut melihat Arif yang sudah bangun di hadapannya.
"Loh mas udah bangun ko gak bangunin aku.?" Tanya Annisa.
"Sengaja, aku mau perhatiin wajah cantik kamu kalau lagi tidur.!" Ujar Arif sambil tersenyum.
Lalu Arif memasang wajah aneh seperti memandang sesuatu yang kotor di wajah Annisa dan membuat Annisa bertanya-tanya.
"Mas aku kenapa.? Aku tidurnya ngorok dan ngiler ya.?" Tanya Annisa dengan panik.
Arif tertawa kecil. "Iyah kamu tidurnya ngorok, liurnya kemana-mana lagi.!" Ujar Arif.
"Ahh masa si mas.!"
"Hehe kamu itu nis polos banget sih, aku cubit pipi kamu juga nih.!" Ujar Arif.
"Ih mas Arif, Nisa kira bener.! Ujar Annisa sambil memukul kecil tubuh Arif.
Karna sudah hampir siang, Annisa langsung mandi dan membuat sarapan. Karna Arif akan bekerja.
Selesai sarapan, Arif pergi ke kantor dan Annisa sudah selesai melakukan pekerjaan rumah, karna rasa lelah ia membuka ponselnya dan melihat-lihat isi akun media sosial miliknya.
Karna tak ada yang menarik, Annisa langsung membuka novel andalannya di Aplikasi Noveltoon.
Tapi saat sedang membaca novel, Nisa di ganggu oleh suara ketukan pintu.
Tok.tok.tok... Ketukan pintu.
Saat Annisa membuka pintu, terlihat sosok perempuan yang ia kenal, yaitu Alya.
"Assalamualaiku.. Hai Nis,? aku Alya.!" Ujar wanita tersebut.
"Waalaikumsalam.. Oh Alya silahkan masuk Al.?"
Annisa mengajak Alya duduk di ruang tamu, tanpa panjang lebar Alya menjelaskan kedatangannya kerumah Annisa.
"Begini Nis, aku mau buat tugas kuliah, aku mau kamu jadi narasumber ku mau gak nis.?" Tanya Alya.
Dengan senang hati Annisa yang polos itu menerima permintaan Alya. "Boleh Al, dengan senang hati.!" Ujar Annisa.
Kemudian mereka berbincang ria, sampai dimana Alya membicarakan soal makanan yang di suka dan yang tak di suka oleh Arif.
"Kamu tau gak makanan yang gak di suka Arif ??" Tanya Alya.
"Emmm emang nya apa Al.?" Tanya Annisa.
"Arif itu ga suka daun bawang dan kopi yang sudah tak panas lagi.!" Ujar Alya.
Annisa terdiam mengingat, sudah jalan 5 bulan pernikahan tapi Annisa tak sedikitpun tau tentang Arif, sedangkan Alya malah lebih tau darinya.
Annisa tersenyum menanggapi Alya yang berbicara itu. "Yaudah Al, kamu mau makan dulu gak.?" Ujar Annisa mengalihkan pembicaraan.
"Engga usah Nis, aku mau langsung pulang saja, pasti sebentar lagi mas Arif pulang kerja, ga enak aku nanti ganggu kalian." Ujar Alya.
Saat sampai di depan pintu, Alya bertemu dengan Arif yang baru saja pulang bekerja, Arif sengaja pulang cepat karna ia merasa rindu dengan Annisa.
Annisa yang melihatnya hanya terdiam, Arif menyapa Alya dengan biasa saja.
"Kamu main Al.?" Tanya Arif.
"Iyah Rif, nih aku udah mau pulang ko.!" Ujar Alya.
"Oh yasudah.!" Ujar Arif langsung masuk dan menghampiri Annisa yang berdiri sejak tadi menyambut nya.
Sedangkan Alya sesekali menengok ke arah mereka berdua dan tersenyum terpaksa, dan pergi meninggalkan mereka.
.
.
.
Arif sudah mandi dan sholat ashar, Annisa menunggu nya di tempat tidur sambil murung.
Arif melihat Annisa yang sedari tadi diam, merasa aneh dan bertanya-tanya. "Kamu kenapa nis.??"
"Engga ko.!" Ujar Annisa cuek.
"Kamu marah sama aku.? tadi Alya ngapain ke rumah.??" tanya Arif.
"Dia cuma mau buat tugas kuliah minta aku jadi narasumbernya." Ujar Annisa.
"Oh gitu ya..."
Annisa langsung berdiri dan meninggalkan Arif sendiri di kamar.
salam hangat dari novel ku
semangat ya