Sherlin adalah gadis manja, suka hura2 dan keras kepala. Anak satu2 nya dari keluarga kaya raya yaitu Bram Wiguna dan Jessi Wiguna.
Ketika orang tuanya mengambil kartu kredit nya, hidupnya berubah drastis.
Sherlin pergi dari rumah,dan berjumpa dengan laki2 yang terlihat sederhana.
Petualangan Sherlin pun di mulai.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mommyme, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
eps 14. SHERLIN GEROGI
Sherlin yang masih menikmati es krimnya,merasa tenggorokannya mulai segar. Dia berjalan menuju sebuah bangku ,tak jauh dari warung tersebut. Disana tanpa dia sadari,ada mata yang memperhatikan gelagat Sherlin . Pemuda itu tertawa melihat sifat acuh Sherlin, tidak menggambarkan Sherlin yang sebelumnya. Ternyata keadaan bisa membuatmu berubah 180 derajat.
Sherlin tetap pada es krimnya. Dan Frans tiba2 sudah ada di depan Sherlin. Sherlin melihat sepasang kaki di depannya. Sherlin sontak menengadahkan wajahnya,dan dia tersentak dengan kehadiran Frans. Dia berhenti menikmati es krimnya. Yang tadi nya super cuek,sekarang menjadi ekpresi malu- malu segan. Frans yang melihat perubahan itu pun langsung bicara.
Frans : Sepertinya es krim mu enak?
Sherlin hanya senyum malu tanpa penjelasan.
Sherlin : Kami mau es krim? (sekedar basi- basi karena terlalu canggung)
Frans : Kalau ada yang beri,mungkin saya mau.
Sherlin berdiri dari duduk nya.
Frans : Kamu mau kemana?
Sherlin : Kamu tunggu bentar di sini ya. Saya mau kewarung sebelah.
Frans : Mau ngapain ke warung?
Sherlin : Mau beli es krim buat kamu.
Frans : Emang kamu tahu rasa apa yang saya suka?
Sherlin tak bergeming,hanya memandang wajah Frans dengan tanda tanya.
Sherlin : Kamu sukanya rasa apa?
Frans : Strawberi
Sherlin tersenyum
Sherlin : Baik lah,saya pergi sekejap. Kamu tunggu .
Frans mengangguk sambil tertawa. Sherlin pun berjalan meninggalkan Frans.
Frans pun duduk dibangku tadi. Sambil melihat Sherlin yang berjalan setengah berlari.
Di warung Sherlin merasa gerogi dengan pertemuan nya ini. Ditambah lagi Frans sepertinya sengaja,seperti merayu Sherlin.
Sherlin pun tiba dengan sebuah kantongan kresek dan beberapa es krim di dalamnya.
Sherlin : Ini es krim nya .( antara malu dan segan)
Frans menoleh ke arah Sherlin yang baru tiba. Mengambil sebuah es krim ras Strawberi dari dalam kantongan itu.
Dia membuka es nya dan melihat ke arah Sherlin.
Frans : Kamu kenapa berdiri,duduk sini.(sambil menepuk bangku kosong disebelah nya)
Sherlin jadi gugup menjawab perintah Frans.
Sherlin : Tak apa,saya berdiri saja.
Frans : Makan tidak boleh sambil berdiri.
Sherlin serba salah, dengan pelan Sherlin pun mendudukkan tubuhnya di bangku samping Frans.
Sherlin tertunduk dan tak banyak bicara.
Frans : Kenapa siang2 seperti ini kamu duduk di bangku sendiri,mana panas lagi.
Sherlin : Saya...emm...haus saja setelah beberes. Duduk disini rasanya lebih tenang sambil dengan menikmati es krim.
Frans : Kenapa tidak bawa pulang kerumah saja.
Sherlin : Saya lebih suka disini.
Frans hanya mengangguk dengan jawaban Sherlin .
Frans menikmati es krim Strawberi nya. Dia tipikal orang yang kurang suka dengan manis . Tapi dengan hanya ingin mendekati Sherlin,dia melupakan kebiasaannya itu.
Frans : Yuri temanmu mana?
Sherlin : Oh...dia lagi kerja.
Frans : Kamu ?
Sherlin memandang ke arah Frans dan menunjukkan telunjuknya ke arahnya.
Sherlin : Saya?
Frans mengangguk.
Sherlin : Saya sudah tidak kerja lagi. Masih mencari tempat kerja yang cocok.
Frans : Kenapa kamu tidak coba melamar disebuah perusahaan.
Sherlin : Perusahaan?
Frans : Iya
Sherlin : Tapi saya tidak punya keahlian untuk bekerja di sebuah perusahaan. Dan pasti perusahaan lebih memilih orang yang pendidikannya tinggi.
Frans : Mungkin tidak semua seperti itu.
Sherlin hanya menunduk.
Frans : Coba kamu melamar di WIJAYA CORPORATION.
Sherlin : Itukan perusahaan besar,pasti mereka meminta syarat-syarat.
Frans : Nanti saya tanyakan dengan teman saya,apa dia bisa bantu.
Sherlin : Kamu kerja disana juga?
Frans : Saya kerja di sana juga. Hanya teman saya pangkatnya lebih tinggi dibanding saya.
Sherlin : Kalau memang bisa seperti itu,mungkin saya berusaha. Dan lagi disana ada teman yang saya kenal. Jadi,tidak terlalu canggung atau merasa sendiri.
Frans : Waktu istirahat,kita bisa istirahat sama- sama.
Sherlin : Tersenyum mendengar perkataan Frans.
Sherlin dan Frans asik ngobrol,sudah beberapa jam berlalu. Sherlin semakin akrab dengan Frans. Mereka tertawa bersama,dan waktu pun sudah hampir sore.
Sherlin pun mau pamitan kepada Frans.
Sherlin : Frans,sekarang sudah hampir sore.
Frans : Tak terasa waktu cepat berlalu.
Sherlin : Saya pamit dulu ya . Saya mau pulang dulu.
Frans : Baik lah,jangan lupa besok buat lamaran kerja nya. Dan datang ke WIJAYA CORPORATION.
Sherlin : Oke,tapi nanti kamu pasti ada disanakan.
Frans : Kamu hubungi saja saya kalau sudah sampai di sana.
Sherlin : Baiklah. Sampai jumpa kembali besok.
Frans : Baik lah.
Mereka pun berpisah dipersimpangan jalan.
Frans kembali keparkiran, mobil nya dia parkirkan disana. Agar tidak terlihat oleh Sherlin .