Indonesia
NovelToon NovelToon
Tusukan Cinta Tukang Sate

Tusukan Cinta Tukang Sate

Status: tamat
Genre:Aliansi Pernikahan / Roman-Angst Mafia / Cinta Murni / Berbaikan / Tamat
Popularitas:96.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: LichaLika

Menikahi wanita cacat, bukanlah impian si Mamat si tukang sate kece idola banyak wanita. Tapi, demi untuk membiayai operasi sang Ayah, terpaksa Mamat menerima tawaran untuk menjadi suami kontrak seorang wanita dengan tubuh dipenuhi dengan sisik.

Flower Ezperanza adalah wanita yang memiliki tubuh cacat dengan sisik pada sekujur tubuhnya. Flo mendapatkan cacat itu karena suatu kecelakaan. Lantas, apa jadinya jika Flo tahu jika Mamat suaminya bukanlah seorang tukang sate biasa tapi dia adalah seorang mafia yang sedang menyamar!

Apa tujuan seorang Alexander Gerald, eks mafia kejam yang menyamar sebagai tukang sate?


Yuk ikuti kisah seru dan romantis mereka 🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LichaLika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tusukan Cinta

"Ahhhh ... plis jangan teruskan!" Flo semakin mengigit bibir bawahnya hingga akhirnya ia mengangkat kepalanya dan melihat Mamat yang sedang memegang kedua pahanya dengan serius.

"Mamat! Apa yang kamu lakukan?"

"Oh ya ampun maaf sakit, ya! Saya tidak sengaja."

Rupanya sisik-sisik yang tumbuh di kedua paha itu menggoda Mamat untuk mengelupas kulit arinya, dan ternyata Flo merasa kesakitan. Mamat segera meminta maaf karena Flo sepertinya tidak nyaman.

"Kamu apain?"

"Cuma ingin mengelupasnya."

"Kamu gila, sakit tahu nggak. Kamu sengaja ya ingin menyakitiku. Ternyata semua pria sama saja. Kamu juga!" Flo terlihat kesal dan ia pun kembali mengenakan jubahnya kembali. Setelah itu ia pun segera pergi ke luar kamar.

"Loh Non Flo mau kemana?" tanya Mamat sambil memperhatikan Flo yang terlihat sedang merajuk.

"Aku mau keluar, kalau kamu mau tidur, tidurlah!" jawaban ketus Flo rupanya membuat Mamat merasa sangat bersalah.

"Astaga! Dia pasti merasa kesakitan. Nih tangan kenapa juga nggak bisa diam," pikir Mamat sambil melihat tangannya sendiri. Tapi, ada senyum terukir dari bibir pemuda itu.

"Aku rasa, dia bukan kesal karena kulit sisiknya terkelupas. Tapi, karena dia tidak mau mengakui jika dia sebenarnya menikmati sentuhan itu. Mungkin ini saatnya aku harus membayar semuanya. Flo, malam ini aku akan mengabulkan permintaanmu. Aku akan melakukan apapun untuk membahagiakanmu, sebagai ganti penderitaanmu karena sisik-sisik itu."

Mamat mengikuti kepergian istrinya. Ternyata Flo sedang menuju ke bar mini di rumahnya. Ia tampak sedang mengambil segelas minuman soda dan duduk di sebuah kursi. Flo sesekali menenggak minuman di tangannya, tanpa sadar Flo menitikkan air matanya.

"Aku memang wanita yang tidak berguna, aku tidak pantas untuk dicintai. Kenapa nasibku seburuk ini ya Tuhan. Kenapa Engkau harus memberikan aku cobaan seberat ini. Siapapun orang yang sudah sengaja melakukan ini padaku, aku tidak akan pernah memaafkannya. Aku sangat membencinya!"

Rupanya, ucapan wanita itu terdengar di telinga Mamat yang sedang berdiri di balik pintu bar. Mamat menghela nafasnya, mendengar ucapan dari Flo, sungguh membuatnya merasa semakin bersalah. Bagaimana jika nanti Flo tahu jika dirinya lah yang menyebabkan Flo seperti itu.

"Flo, rasa bencimu itu tidak akan membuatku menyerah. Aku akan tetap membuatmu tersenyum sebelum kau tahu jika pria yang sangat kau benci itu adalah diriku."

Perlahan, Mamat mulai membuka pintu bar itu. Ia pun melangkahkan kakinya menuju ke arah sang istri. Sementara itu Flo masih terpaku pada gelas minuman yang sedang dipegangnya.

"Kenapa Anda menangis? Apa saya sudah menyakiti, Anda!" pertanyaan Mamat seketika membuat Flo menoleh ke arah pria itu. Ia pun cepat-cepat menghapus air matanya agar Mamat tidak curiga jika dia sedang menangis.

"Sedang apa kamu ke sini? Pergilah! Aku ingin sendirian!" seru Flo yang tidak memperdulikan kehadiran suaminya.

Mamat pun ikut duduk dan mengambil minuman untuk menemani istrinya. "Tidak baik seorang wanita sendirian malam-malam, apalagi dia sudah punya suami. Seharusnya dia menemani suaminya bukannya pergi!" sahut Mamat sambil meminum minumannya.

"Aku nggak pergi kok, aku cuma sedang minum di sini, apa tidak boleh?" sahut Flo yang masih kesal.

Mamat menoleh ke arah sang istri dan melihat wajah sembabnya. "Non Flo menangis?" tanya Mamat.

"Enggak, aku nggak nangis. Tadi cuma kelilipan!" jawab Flo asal.

"Kelilipan?" Mamat bertanya lagi.

"Iya kelilipan. Tadi ada debu yang masuk mata. Jadinya ya mataku merah dan perih!" jawab Flo sambil tersenyum paksa.

"Ohhh kelilipan debu. Asalkan bukan kelilipan linggis ...." celoteh Mamat yang seketika membuat Flo merasa ingin tertawa. Dan benar, Flo pun tidak bisa menahan rasa ingin tertawanya.

"Mamat! Bisa nggak sih kamu nggak di sini, bikin mood hilang aja. Tidur sana, aku mau di sini sebentar," ucap Flo menyuruh suaminya untuk pergi.

"Aduhhh ... sudah saya bilang sama Non Flo. Saya itu tidak bisa tidur di jam-jam segini. Saya sudah terbiasa membuat tusukan sate. Jadi, saya nggak akan bisa tidur jika belum menusuk eh ... maksud saya membuat tusukan." Balas Mamat sambil tersenyum.

"Memangnya kamu mau jualan sate lagi? Ngapain buat tusukan sate lagi. Aneh-aneh saja, kamu tuh sekarang jadi suamiku. Jadi, nggak usah bikin tusukan sate lagi." sahut Flo.

Mamat pun tersenyum sumringah dan spontan memegang tangan istrinya. "Iya, saya memang tidak akan membuat tusukan sate lagi. Tapi, saya akan membuat tusukan yang lainnya. Apa Nona mau mencobanya?"

"Maksud kamu apa?" Flo tampak mulai gugup ketika Mamat mendekati dirinya.

"Nanti Nona akan tahu!"

Mamat pun membawa tubuh Flo dengan menggendongnya di pundak. Sedangkan Flo terlihat memberontak sambil memukuli punggung Mamat.

"Mamat lepaskan aku! Kau mau apa?"

Mamat tidak mempedulikan rengekan Flo. Pria itu tetap membawa Flo ke kamarnya.

Sesampainya di dalam kamar. Flo menampar pipi Mamat. Sambil komat-kamit Flo tampak marah-marah ketika Mamat memaksanya seperti itu.

"Berani sekali kamu memaksaku. Kamu benar-benar membuat kesal. Dasar tukang sate!"

Mamat pun semakin bersemangat untuk mengerjai istrinya. Sebagai seorang pria yang sudah sangat berpengalaman di atas ranjang. Tentu saja begitu mudah baginya membuat Flo tidak bisa berkutik.

Kini, bukan sosok Mamat yang lugu dan penuh keluguan. Tapi kali ini ada sosok Xander sang anak mafia yang sedang mencoba meluluhkan hati Istrinya. Flo yang semula berdiri. Kini, wanita itu terhempas di atas ranjang sambil merremas sprei tempat tidur.

"Mamat, apa yang ka-kamu ... la-ku ... kan ... ssshhh!!" Kini, tangan Flo berpindah merremas rambut Mamat. Entah apa yang Mamat lakukan kepada Flo, sehingga membuat wanita itu tidak berhenti meracau.

Entah sejak kapan, jubah Flo yang semula menutupi tubuh bersisik nya. Kini jubah itu terhempas di atas lantai beserta underwear milk wanita itu. Begitu juga dengan Mamat. Pria yang memiliki tubuh sempurna itu terlihat begitu gagah ketika sedang mendekap istrinya.

Apapun yang terjadi di dalam kamar pengantin itu. Tentu saja hanya ada suara Flo yang sedang mendeesah, di iringi suara bisikan Mamat yang seketika membuat Flo membulatkan matanya.

"Sepertinya kamu sudah siap kutusuk, Sayang. Tahan, aku tahu ini yang pertama untukmu!" ucap Mamat disela-sela dirinya mengarahkan sesuatu pada tempatnya, dan dalam hitungan ketiga. Mamat melesatkan sebuah tusukan ke dalam sana. Seolah sisik-sisik itu tidak ada gunanya bagi Mamat. Dengan lancar benda sepanjang 14 cm itu masuk ke tempat yang seharusnya dan bergerak liar di sana.

"Aaaahhh ...!" teriak Flo sambil mendongak menahan sensasi perih yang mulai terasa.

"Rileks! Jangan ditahan, lemaskan! Aku tidak akan menyakitimu, karena aku akan memberikanmu tusukan paling enak melebihi tusukan sate-sate ku!"

Flo pun mengikuti perintah sang suami. Ia pun mencoba untuk rileks dan tetap santai, sedangkan Mamat perlahan mulai bergerak lembut. Akhirnya, Flo mulai merasakan sensasi rasa yang sebenarnya. Benar-benar nikmat. Karena sejatinya, Mamat sangat lihai dalam memuaskan wanita.

"Ssshhh ... tu-sukan apa ini? Kenapa rasanya seperti ini?" seru Flo sembari memejamkan matanya menikmati sensasi rasa yang belum pernah ia rasakan.

"Tusukan Cinta, ini adalah tusukan cinta untukmu!!"

...BERSAMBUNG...

1
Muhtar Okong
kaka othor kenapa ceritanya gak di lanjut padahal seru loh ceritanya dari dulu saya nungguin cerita ini up
Bangun T.S
kakak othor kapan update lagi ???
Ati Pct: kok gk muncul2 thor
total 4 replies
Adinda Putri
aq suka ma ceritanya 💘👍👍💪💪💪..... q tunggu up nya thor.....
aqifa naila
lah kalo Xander mati yang ambil penawar siapa coba....kakek Abraham bertindak Napa gak mikir dulu ya ....
Muhamad Bardi
akhirnya yang ditunggu" up juga ayo semangaaaat💪💪💪 kak thor ditunggu kelanjutannya..
asih
flo kan sudah tahu kalau Xander bagian Dr mafia,,waktu pergi ke rumah anak buah Xander yg dia tahu ayah angkatnya
Amelia_Ling
Flo sudah tau Xander yang lakuin itu apa belum ya,, seingatku udah ,, Xander menjelaskan juga, lalu dya juga berjanji akan membawa obat penawar itu untuk menyembuhkan flower,,
udah belum sich, kok lupa ,,
apa Xander cuma bergumam aja waktu itu,, 🤔🤔🤔
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
wah
Muhamad Bardi
udah xander di iyakan aja dulu yang penting kamu mendapatkan obat penawar itu untuk menyelamatkan flo, masalah misi kamu pikirkan setelah flo sembuh pasti kamu punya cara lain dan pastinya itu yang terbaik..
asih
wahhhh Mateo Masih dendam tuan Abraham pun gak kalah egois huffff dasar Karna perbuatan orang tua terdahulu membuat anak² yg tdk tahu apa² menjadi korban poor flo Dan mamat
𐎙࿆ᷤⷭ Murni 𝐀⃝🥀ᴳᴿ🐅
kau akan menyesal Mateo setelah kau tau siapa itu Flo cucu Abraham yang telah kau buat dia menjadi cacat.
desi
ini crit knp lama ngegantung
desi
crita mafia tp kocak
Bi^S^@J^H😭
semoga Xander sukses dpt obat penawarnya,kshn Flo
Amelia_Ling
Xander mana mau wanita begituan , Xander udah punya daging yang enak di tusuk kok🤭🤭
Muhamad Bardi
sekarang xander mana mau cewek yang begituan, kamu belum tau aja mateo kalau sekarang anak mu sudah punya yang bikin dia candu dan sudah sah lagi, semoga xander berhasil membawa obat penawarnya agar flo segera sembuh🤲
Muhamad Bardi
jangan egois tuan abraham jangan sampai kejadian dulu terulang lagi kamu pastinya akan menyesal tuan abraham😠😠😠
Pice Korvina
dasar aki2
aqifa naila
eh pakde ...Abraham yg oon ...gak pingin punya cucu loe, jangan ambil kesimpulan sendiri lihat dulu dg jelas kenapa bisa terjadi kayak gitu ...jangan egois jadi orang tua ..
asih
tuan Abraham kau sdh tua kenapa Masih aja bertindak egois ..dulu anakmu kau pisahkan hingga hamil Dan punya anak tanpa suami Dan ayah,, sekarang kau ulangi lagi pada cucumu yg juga hamil kau pun bertindak sama, knl hrs menilai orng Dr kasta nya hufff dsr tua bangka idiot
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!