Indonesia
NovelToon NovelToon
Istriku Dan Rahasia Kelahirannya

Istriku Dan Rahasia Kelahirannya

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Crazy Rich/Konglomerat / Kutukan
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: Arni Arlinawati

Arien Riena Ridwanto menyembunyikan identitas sejatinya Kaisar Arbella J. Milea Inesh, penguasa Vinesha. Ratusan tahun ia hidup terpisah dari enam saudaranya, terus bereinkarnasi menggunakan segel sihir Mata Elang — menjadi bayangan mereka karena rasa bersalah masa lalu.

Di kehidupan ke-17 ini, ia hanya wanita biasa, istri dan ibu yang mencintai keluarga kecilnya. Namun ancaman terhadap Alan dan Arumie memaksanya membuka rahasia yang akan mengguncang dunia!

"Akulah asal mula semua yang telah terjadi. Akulah sang Pengendali...! sang Segel Elang…! Kaisar Suci Vinesha...! Kaisar Arbella!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arni Arlinawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

Aroma semur jengkol yang menguar dari bungkusan nasi milik Bu Haji Sayur ternyata menjadi strategi pemasaran terbaik bagi Arien. Begitu bungkusan dibuka di lapak sayur, wangi legit bumbu rempah langsung tersebar, memicu rasa lapar dari para pedagang di sekitar tempat itu.

Alah, Neng Arien! Eta meni seungit semur jengkolna dugi ka dieu, meni kabita!

"Aduh, Nak Arien! Itu wangi semur jengkolnya sampai ke sini, menggoda iman sekali!" seru Bu Haji Bumbu yang lapaknya tepat berada di sebelah Bu Haji Sayur.

Bu Haji Bumbu langsung meletakkan ulekan batunya dan menghampiri Arien yang baru saja menerima uang pembayaran dari Bu Haji Sayur.

Melihat peluang emas, Arien dengan cekatan langsung membuka kembali ponselnya.

Pas pisan, Ceu! Iyeu jengkolna nembe asak pisan tina panci. Sanes semur jengkol hungkul Ceu, cobi tingal video menu na, aya nu enggal oge,

"Pas sekali, Ceu! Ini jengkolnya baru matang banget dari panci. Selain semur jengkol, coba lihat video menu nya, ada yang baru juga," ujar Arien ramah sambil menyodorkan layar ponselnya yang menampilkan video estetik masakan warung.

Bu Haji Bumbu dan seorang pembeli yang sedang memilah cabai di lapaknya langsung mendekat, ikut mengintip layar ponsel Arien. Video berdurasi singkat itu memperlihatkan kepulan asap dari telur pindang yang kecokelatan, besengek cabai hijau yang berminyak gurih, hingga perkedel kentang yang digoreng garing ke emas emasan.

Gusti, eta besengek cabe hejo na kot saleger kitu, Neng. Kot harerang,

"Ya ampun, itu besengek cabai hijaunya kelihatan segar sekali, Neng. Warnanya mengilap begitu," sahut Ibu pembeli sayur yang awalnya tidak berniat beli makan siang.

Abi pesen sa bungkus, Neng. Hoyong besengek cabe hejo, endog pindang, nganggo perkedel nya. Dipincuk pisahkeun kuah na, meh teu bayatak dugi ka bumi.

"Saya mau pesan satu bungkus, Nak. Pakai besengek cabai hijau, telur pindang, sama perkedel ya. Dibungkus dipisah kuahnya, biar tidak benyek sampai rumah," ucap Ibu Pembeli Sayur langsung memesan menu makan.

Abi ge kalah kah lapar, Neng! Samikeun sareng Bu Haji Sayur, semur jengkol di sanguan, kurupuk na hiji. Jeung nambihan endog pindang na hiji nya!

"Saya juga jadi lapar, Nak! Samakan saja seperti Bu Haji Sayur, semur jengkol pakai nasi dan kerupuk satu. Sama tambahkan telur pindangnya satu ya!" timpal Bu Haji Bumbu tidak mau kalah.

Arien tersenyum semringah sembari jemarinya dengan cepat mengetik daftar pesanan baru tersebut di aplikasi catatan ponselnya. Dompet digital dan kantong pesanannya siap terisi lebih banyak siang ini berkat modal video rekamannya sendiri.

Tapi, kejadian lucu bermula ketika Arien sedang mencatat pesanan di ponselnya. Saat memeriksa sisa takaran lauk melalui video yang baru dikirimkan oleh Selma lewat pesan singkat, wajah Arien langsung berubah ragu.

Alah siah, Ceu, Bu... Punten pisan, gening endog pindang na ge kantun hiji deui di warung! Sapalih deui na nembe asak ke sonten,

"Waduh, Ceu, Bu... Mohon maaf sekali, ternyata telur pindangnya tinggal satu butir lagi di warung! Sisanya baru matang sore nanti," ucap Arien jujur sambil memperlihatkan ruang obrolannya dengan Selma yang menampilkan foto panci telur yang sudah kosong habis terjual.

Sontak saja, pengumuman itu membuat Bu Haji Pedagang Bumbu dan Ibu Pembeli Sayur saling berpandangan. Naluri emak-emak mereka langsung keluar.

Eh, Ibu, abi tipayun nya nu nyebatkeun hoyong endog pindang! Abi kan nu gaduh lapak di dieu!

"Eh, Ibu, saya duluan ya yang sebut telur pindang tadi! Saya kan pedagang lokal di sini!" Seloroh Bu Haji Bumbu sambil pasang badan di depan lapak bumbunya.

Naha, teu tiasa kitu atuh, Ceu! Abi kan langganan cabe ka ceu ceu, kedah na di utamikeun meh teras nga langgan,

"Lho, tidak bisa begitu dong, Ceu! Saya ini pembeli yang sudah borong cabai di tempat Ceu Ceu, harusnya diutamakan sebagai bentuk pelayanan konsumen," balas Ibu Pembeli tidak mau kalah, sambil memeluk tas belanjaannya seolah-olah sedang mempertahankan harta karun.

Melihat kedua wanita paruh baya itu mulai beradu argumen dengan sengit namun jenaka, Bu Haji Sayur yang sedang asyik mengunyah jengkolnya ikut menyahut sambil tertawa.

Atos... Atos! Meh teu paributan mah, kumaha mun di bagi dua? Satengah satengah. Adil, pan?

"Sudah... sudah! Daripada rebutan begitu, bagaimana kalau telur pindangnya dibagi dua saja? Setengah setengah. Adil, kan?"

Wah, mana aya wareg, Bu Haji! Endog pindang di beulah dua nu aya endog beubeureum na amuradul ngahiji kana kuah semur.

"Wah, mana kenyang, Bu Haji! Telur pindang dibelah dua nanti kuning telurnya ambyar kena kuah semur," protes Bu Haji Bumbu yang langsung disambut tawa oleh para pedagang di sekitar koridor tersebut.

Arien yang dasarnya memang humoris langsung memanfaatkan momen itu untuk mencairkan suasana. Ia berdeham keras layaknya seorang wasit pertandingan tinju.

Kalem, Ibu Ibu, kalem! Daripada endog pindang nu hiji hiji na deui di beulah dua amuradul tos wen moal jadi endog deui, di alihkeun ku abi kana endog balado wios?

"Tenang, Ibu Ibu, tenang! Daripada telur pindang yang hanya satu satunya lagi di bagi dua ambyar gak bakal jadi telur lagi, bagaimana kalau saya alihkan ke telur balado ga papa?" Sambil memperlihatkan tampilan foto langsung.

Endog balado na ceu ocoh nuju beureum gincu, seksi, di dangdosan ku abi tadi meh ka goda ku ibu ibu pasar, seueur nu meser!

"Telur baladonya Ocoh hari ini merah merona, seksi, abis saya make up in biar ke cantol sama ibu ibu pasar, banyak yang beli!" lawak Arien sambil menaik-turunkan alisnya.

Lawakan kuliner dari Arien itu seketika pecah menjadi tawa riuh. Ibu Pembeli sampai menepuk bahu Arien karena gemas.

Puk...

Alah, Neng Arien bisa bisa wen nyarios na! Nya entos atuh abi ngelehan. Abi gentos ku endog balado wen, meh sami sareng acuk abi,

"Aduh, Nak Arien bisa saja jualan barangnya! Ya sudah, saya mengalah. Saya ganti pakai telur balado saja, biar saingan sama merahnya baju saya hari ini," ujar Ibu Pembeli sambil terkekeh geli.

Bu Haji Bumbu pun bernapas lega dan langsung mengacungkan jempolnya.

Tah, kitu atuh! Hidup endog pindang nu abi!

"Nah, begitu dong! Hidup telur pindang saya!" soraknya kegirangan, membuat Arien segera mencatat revisi pesanan tersebut dengan hati gembira sebelum suasana pasar makin ramai.

^^^Bersambung...^^^

1
Yue xin🥀(⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠)
/Whimper/ andai kedamaian ini bisa dirasakan setiap anak dalam keluarga mereka pasti kehidupannya bahagia tanpa depresi yang menyelimuti /Grimace/
Yue xin🥀(⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠)
aaw ayahnya sayang banget yah ama anak nya jadi iri nih
Alia Chans
perkara cincin nya gak siap siap🤣🤣🤣
꧁𝓘𝓷𝓭𝓪𝓱𝓡𝓪𝓶𝓪𝓭𝓱𝓪𝓷𝓲꧂
Waduh, jadi lapar. Mana udah jam malam begini🤭
naws
masalahnya, kayaknya eren gak siap kalo harus bertaruh nyawa /Facepalm/
⋆˚𝜗𝜚˚⋆Blue_Sea⋆˚𝜗𝜚˚⋆
duh gawat
naws
lah? kok si arien bisa gak sadar udah ngebuang cincinnya ke sampah?
naws
semoga suaminya ngerti.
liat gekagatnya arien yg sefrustrasi itu cincin hilang aku jadi ikutan ngeri, takut suaminya galak 😭
naws: *gelagatnya
total 1 replies
Nalara amora
arumie selamat ko kan aku istri nya bara jadi aman bundaa🤭
Nalara amora: ga papa ka asal ganteng plus uangnya kaa😭😭🤭🤣
total 2 replies
Nalara amora
cepettt baraa😭😭
Nalara amora
bisalah aku jadi yg ke 8 😄🤭
Nalara amora
ahhh gimnaa kasihan bang real 🫠
Nalara amora
ikutt itu aku KA Caesarea tenang aja ma aku aman heheh😭😭🤭
Nalara amora: ahhh pasti itumah 🤭😭
total 2 replies
Nalara amora
ehh itu aku ngintil yaa, ikut ke bandung 😭🤭
🥳➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰Senja
keren ya. mereka orang yang sangat mensyukuri nikmat dari sang kuasa
🥳➊ˢᵗ ᴀɴɴɪᴠ'sᴛᴀʀѕ⍣⃝✰Senja
kayaknya suami nya juga bisa merasakan aura itu ya
My_Lucia
oohh arien ini punya kelebihan ya
My_Lucia
emas lagi melambung tinggi emng 😂
tapi ini konteks nya benda sakral .. seharusnya mending di jadiin kalung atau simpen di rumah .. jadi repot kan kalau ilang begini ... beda cerita kalau emng cincinnya yang bisa teleportasi 🤭
My_Lucia
wajar sih, apalagi kalau itu benda penting ... tapi kalau penting mending taro aja di berangkas ga usah di pake.. kan aman 🤭
My_Lucia
saking gelapnya kali ya kekuatan dan auranya sampe orang lain mau napas aja susah ...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!