Indonesia
NovelToon NovelToon
THE SAINTESS BEHIND THE WHITE VEIL: THE GODS ARE OBSESSED WITH ME

THE SAINTESS BEHIND THE WHITE VEIL: THE GODS ARE OBSESSED WITH ME

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Identitas Tersembunyi / Komedi
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: Fresh Tea

Ophelia Elizhabet de Ceolum adalah seorang biarawati cantik yang tinggal di Grand Temple of Olympus, kuil terbesar sekaligus pusat kekuasaan agama di Kekaisaran Celestia. Ia selalu mengenakan cadar putih untuk menyembunyikan wajahnya yang luar biasa indah, rambut pirang keemasan, dan mata biru jernih. Namun, Ophelia memiliki rahasia aneh: ia dapat melihat layar misterius berisi percakapan para dewa dan dewi. Awalnya ia mengira dirinya gila, sampai para dewa mulai berebut memberinya berkah. Ketika Saintess resmi terpilih dan konspirasi kuil dimulai, Ophelia perlahan menyadari bahwa dirinya adalah Saintess sejati. Sayangnya, para dewa ternyata jauh lebih merepotkan daripada manusia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fresh Tea, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

The Fake Saintess?

Ketukan di pintu mahoni itu seperti ketukan lonceng kematian bagi ketenangan hidup Ophelia Elizhabet de Ceolum.

Sebelum sosok di balik pintu melangkah masuk, udara di ruang tamu kediaman Saintess mendadak dipenuhi ketegangan tersendiri. Ophelia dengan cepat mengencangkan tali cadar putih di belakang kepalanya, memastikan tidak ada sehelai pun rambut pirang keemasannya yang terlepas.

"Silakan masuk, Komandan Lucien," jawab Seraphina dengan suara ceria, sama sekali tidak menyadari badai kekacauan yang siap meletus.

Pintu mahoni berukir ganda itu bergeser terbuka secara perlahan. Sosok pria tinggi berwajah dingin dan tegas melangkah masuk. Rambut hitam kebiruannya terpangkas rapi, membingkai wajah tampan namun kaku yang seolah tidak pernah tersenyum. Mata merah gelapnya memancar tajam bagaikan pedang yang baru saja diasah. Lucien Raphael von Astralis—sang Komandan Ksatria Suci Kekaisaran—berdiri tegak dalam balutan zirah perak berlogo Kuil Agung Olympus.

Tatapan Lucien yang se tajam elang langsung menyapu seluruh isi ruangan. Ia membungkuk hormat secara sempurna di hadapan Seraphina. "Salam ilahi, Saintess Seraphina. Saya ditugaskan langsung oleh Paus Agung Raphael untuk memimpin regu pengawal pribadi Anda mulai hari ini."

"Terima kasih banyak, Komandan Lucien! Mohon bantuannya ya," balas Seraphina ramah, diiringi senyuman manis tanpa beban.

Namun, alih-alih mempertahankan fokusnya pada sang Saintess resmi, pandangan mata merah gelap Lucien perlahan bergeser. Matanya tertuju tepat pada sosok biarawati bercadar putih yang berdiri tenang di samping sofa—Ophelia.

Alis Lucien bertaut rapat. Atmosfer di sekitar sang ksatria mendadak berubah menjadi penuh selidik.

BZZZZT! TING!

╔══════════════════════════════════════════════════════════╗

[DIVINE OBSERVATION SYSTEM]

Target Observation: Lucien Raphael von Astralis

Suspicion Level toward Ophelia: 78% (HIGH)

Hostility: 0% (Curiosity & Confusion)

Gods' Reaction: EXTREME CHAOS

╚══════════════════════════════════════════════════════════╝

[GOD OF WAR: Lihat tatapan mata pria itu! Dia menatap Ophelia-ku seolah-olah dia ingin bertarung! Izinkan aku memanggil petir untuk menyambar zirahnya!]

[GODDESS OF LOVE: Kencan pertama di koridor kuil! Tatapan dingin yang penuh kecurigaan adalah awal dari romansa musuh menjadi kekasih! AKU SUDAH MENCATAT INI DI BUKU HARIAN ILAHIKU!]

[GOD OF KNOWLEDGE: Secara biologis, detak jantung Lucien meningkat 12% saat menatap Ophelia. Kemungkinan besar disebabkan oleh insting ksatria yang merasakan keberadaan energi ilahi laten di balik cadar tersebut.]

[GODDESS OF BEAUTY: Mengapa ksatria berambut hitam itu harus menatap cadar Ophelia begitu dekat?! Menjauhlah tiga langkah, Ksatria!]

[UNKNOWN GOD: ...Step back.]

Ophelia hanya bisa menghela napas pasrah di dalam hati, memohon kekuatan pada langit agar kepalanya tidak pecah menghadapi tulisan-tulisan melayang yang memenuhi bidang pandangnya. ‘Tolonglah, para dewa... diamlah sebentar saja. Kalian membuat mata saya sakit.’

"Komandan Lucien?" panggilan Seraphina memecah keheningan yang kaku. "Apakah ada masalah?"

Lucien tidak langsung menjawab. Ia melangkah satu detik lebih dekat menuju Ophelia. Aura keuatannya sebagai seorang Imperial Swordmaster terasa begitu menekan, namun Ophelia tetap berdiri tegak, menjaga postur tubuhnya agar terlihat seperti biarawati biasa yang santun.

"Biarawati ini..." suara Lucien bergema rendah dan berat. "Siapa nama Anda?"

"Hamba Ophelia Elizhabet de Ceolum, Komandan," jawab Ophelia halus, menyembunyikan getaran kecil di suaranya. "Hamba hanyalah pelayan dan pendamping pribadi yang ditunjuk oleh Paus Agung untuk melayani Lady Seraphina."

Lucien memicingkan matanya. "Saya telah melayani Kuil Agung selama delapan tahun dan menghafal seluruh data biarawati di Istana Dalam. Tetapi saya tidak pernah melihat atau mendengar nama Anda sebelumnya. Terlebih lagi..."

Lucien menghentikan kalimatnya, melangkahkan kakinya mengitari Ophelia dengan tatapan mengintimidasi.

"...Cadarmu. Hukum kuil menetapkan bahwa hanya biarawati ortodoks ordo khusus yang diizinkan menutupi wajah secara permanen. Namun aura yang terpancar dari balik kain ini... sangat aneh."

Lucien mengepalkan tangannya di atas hulu pedang suci di pinggangnya. "Saat upacara penyambutan tadi, batu sihir ilahi memancarkan resonansi ganda yang sangat tidak wajar. Resonansi utama mengarah pada Saintess Seraphina, tetapi resonansi sekunder yang membias di udara justru berpusat pada tempat Anda berdiri."

Ophelia meneguk ludah dingin secara diam-diam. ‘Pria ini terlalu tajam! Ksatria macam apa yang bisa menyadari kebiasan energi sekunder dalam kerumunan ribuan orang?!’

╔══════════════════════════════════════════════════════════╗

[SYSTEM WARNING: THREAT DETECTED!]

Lucien's Intuition is dangerous.

Emergency Option: Trigger Divine Miracle (Sneezing / Accidental Light)?

╚══════════════════════════════════════════════════════════╝

[GOD OF WAR: YA! Bersinlah lagi, Ophelia! Aku akan mengirimkan badai cahaya suci untuk memutihkan rambut hitam ksatria itu!]

Ophelia buru-buru menolak opsi sistem tersebut dalam pikirannya. ‘Jangan! Jika aku bersin dan berkah berkilau muncul lagi, Lucien justru akan makin yakin bahwa aku ini aneh!’

Sebelum ketegangan itu membeku menjadi kecurigaan resmi, Seraphina mendadak melangkah ke depan, berdiri tepat di antara Lucien dan Ophelia dengan kedua tangan terentang protektif.

"Cukup, Komandan Lucien!" seru Seraphina dengan raut wajah cemberut. "Ophelia adalah temanku! Paus Agung Raphael sendiri yang menugaskannya di sini untuk membantuku. Apakah Anda meragukan keputusan Paus Agung?"

Lucien terkejut pelan. Ketegasan berani dari Saintess yang baru dilantik itu membuatnya menghentikan introgasi kaku tersebut. Lucien menarik kembali tangannya dari gagang pedang, lalu membungkuk dalam-dalam.

"Hamba tidak bermaksud meragukan keputusan Paus Agung maupun menakut-nakuti Anda, Saintess Seraphina. Hamba hanya menjalankan tugas untuk memastikan tidak ada celah keamanan di sekitar Anda," kata Lucien dengan suara yang kembali tenang dan formal.

Ia menoleh sekali lagi pada Ophelia, menyipitkan mata merah gelapnya dengan makna yang mendalam. "Namun, hamba akan tetap mengawasi Anda, Biarawati Ophelia. Di tempat seperti Istana Dalam, kepalsuan dan rahasia tidak akan bertahan lama."

Ophelia menundukkan kepala dengan sopan. "Hamba mengerti, Komandan."

‘Silakan awasi saya sesukamu, Ksatria Kaku. Asalkan kau tidak menyuruhku melepaskan cadar ini, aku tidak peduli,’ batin Ophelia malas.

"Kalau begitu, hamba permisi untuk menempatkan regu pengawal di sekitar perimeter taman," Lucien memberi hormat terakhir sebelum berbalik dan melangkah keluar dari ruangan dengan langkah kaki yang mantap dan menggema.

Pintu mahoni tertutup kembali.

Suasana ruangan seketika menjadi hening sebelum Seraphina menghela napas lega dan berbalik menatap Ophelia.

"Maafkan Komandan Lucien ya, Ophelia!" kata Seraphina sambil mengusap dadanya. "Dia memang terkenal sangat menakutkan dan kaku di seluruh istana. Tapi sepertinya perkataannya soal batu sihir tadi sungguh aneh... Apa maksudnya dengan 'Saintess Palsu' atau 'Resonansi Ganda'?"

Ophelia hanya memberikan senyuman tipis yang tak terlihat dari balik cadarnya. "Mungkin hanya gangguan sihir biasa pada alat penguji kuil, Lady Seraphina. Anda tidak perlu memikirkannya."

Namun jauh di dasar hatinya, Ophelia tahu bahwa kata-kata Lucien adalah awal dari ancaman nyata. Pertanyaan tentang siapa Saintess sejati dan siapa yang palsu telah mulai menyebar bagai benih beracun di koridor Grand Temple of Olympus. Dan dengan mata para dewa yang terus menonton kehidupannya 24 jam sehari, menjaga rahasia di balik cadar putih ini akan menjadi pekerjaan yang semakin mustahil.

╔══════════════════════════════════════════════════════════╗

[DIVINE OBSERVATION SYSTEM]

Current Status: Safe... for now.

Gods' Satisfaction: 95%

╚══════════════════════════════════════════════════════════╝

[GODDESS OF LOVE: Episode hari ini sangat mendebarkan! Ksatria tampan yang mencurigai biarawati misterius! Aku tidak sabar menunggu Arc berikutnya!]

Ophelia memejamkan matanya rapat-rapat di balik kain putih. ‘Ini bukan pertunjukan drama, wahai Dewi Cinta... Ini hidupku.’

1
Wulan
semangat thor up nya 😌😌
Wulan
kasihan seraphina semoga waktu tau dia bukan saintess dia nga kecewa atau marah sama Ophelia yang adalah saintess sebenarnya 🙂🙂
Wulan
God of fortune yang gila duit tertipu sebesar lima ratus koin emas😆😆
Wulan
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

kak fresh tea terima kasih Karna menerima pendapat saya dan memberikan jawapan... maaf kalau sekira nya pendapat saya agak terburu-buru dalam berpendapat pada karya kakak... semangat kak berkarya nya aku akan selalu mendukung karya kakak yang ini dan mengusahakan untuk sampai pada end cerita🤗🤗

waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh 🤗🤗 semangat 😁✊
Wulan
mereka berkomunikasi? ketahuan kh kalau Ophelia bisa liat layar percakapan para dewa?
Wulan
kakak penulis Tampa mengurangi rasa hormat aku mau membagi kan pendapat ku sebagai pembaca setelah membaca 40 eps awal hari ini

cerita dan gendre Kakak bagus dan unik tapi cerita nya agak berbelit dan ada beberapa episod yang hampir mirip dari segi cerita dan dialog hanya beda karakter saja dan setelah baca dari eps 1 sampai 40 aku belum menemukan inti dari cerita nya awal dari ceritanya juga sulit aku fahami tidak ada keterangan atau penjelasan lebih kenapa Ophelia yang di pilih para dewa mungkin pendapat ku ini agak terburu-buru Karna baru 40 eps sekarang inti dari cerita nya juga belum keluar tapi sebagai pembaca aku hanya mengutarakan pendapat aku saja kepada kakak penulis aku enjoy juga kok dengan cerita nya😁😁 semangat kakak penulis😁✊
Fresh Tea: terima kasih atas saran nya nanti aku perbaiki supaya tidak berbelit-belit 😭🙏 makasih udah baca cerita ku 😭😭
total 1 replies
Wulan
kak ararthor kapan mereka semua tau kalau Ophelia adalah saintess sebenarnya?
semangat thor up nya 🤗🤗🤗
Wulan
dari dulu kan suda berakhir Ophelia 🙂🙂
Wulan
di alam dewa juga ada pasar gelapnya 😭🙏
Wulan
semangat menjalani hidup yang berat kedepan nya Ophelia 😌😌
Wulan
penyelamat datang😆😆
Wulan
tolong berhenti dewi kecantikan kasihan Ophelia 🙂🙂
Fresh Tea: Mereka gak akan berhenti...huhu
total 1 replies
Wulan
kak arthor kenapa nga bongkar aja edintitas Ophelia sebagai saintess kan seru😌😌
Wulan: iya kelihatan jelas bahkan sekedar dekat saja dewa perang langsung mau kirim petir Ilahi 🙂🙂
total 2 replies
Wulan
thor kapan dunia tau Ophelia sebenarnya saintis yang sebenarnya 🙂🙂
Wulan: nga papa aku akan menunggu dengan sabar😌
total 2 replies
Wulan
aku setujuh🙂
Wulan
ini dia penyelamat 😌😌
Wulan
aku bertaruh Adrian yang akan mendapat senyum pertama Ophelia 😆😆
Wulan
sungguh aku mendukung hubungan nya Ophelia dan adrian sekarang 😆😆
Wulan
aku setuju aku akan meningkuti kapal Ophelia dan adrian😆😆
Wulan
aneh banget Nama pasangannya😭😭
Wulan: iya tentu saja tapi aku mendukung pasangan nya Adrian dan Ophelia 😆😆
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!