Indonesia
NovelToon NovelToon
Alter Ego

Alter Ego

Status: tamat
Genre:Mafia / Obsesi / Dendam Kesumat / Roman-Angst Mafia / Tamat
Popularitas:113.6k
Nilai: 5
Nama Author: Vitanov

Dimitri Owen...terbangun dengan kenyataan kalau dia di tuduh sebagai pelaku kejahatan serius padahal ia tak pernah melakukannya...

Sejak hari itu..hidupnya berubah....menyadari bahwa ada sosok lain di dalam dirinya bernama Kenan Owen....yang hidupnya hanya mengincar seorang gadis bernama Arrabelle Beatrix, akankah sisi gelap itu mendapatkan keinginannya....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vitanov, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jujur

''Yah....kau benar...semua tuduhanmu benar, aku sakit....aku tak bisa mengendalikann sesuatu yang lain di dalam diriku..dan setiap kali dia muncul maka dia akan mengambil alih seluruh pikiranku.....tentang saudara kembar itu bohong..aku mengarangnya Arrabell..sebenarnya...dia alter egoku sendiri..''

''Hoh.....tidak mungkin..mengapa kau membiarkan aku tinggal dirumahmu Dimitri..mengapa kau membawaku kembali kalau kau tau dirimu sendiri bisa berubah kapan saja menjadi seorang monster...kau tau apa yang aku alami...setiap saat dia menyentuhku, dia melecehkan aku semaunya Dimitri..dia melakukannya dia....aku benci dia...dan juga kau.......''

Airmata Dimitri menetes...ia menatap mata Arrabell dengan sedih..

'Kau tau Arrabell...sejak pertama melihatmu aku sudah jatuh cinta padamu, aku bahkan ingin melindungimu dari Kenan..tapi kadang aku lemah dan dia mengambil alih apa yang ada di dalam diriku....percayalah aku juga lelah...aku tak ingin menyakitimu aku bersumpah Arrabell...aku ingin melepasmu tapi aku tak bisa..kau sendirian dan tak punya siapapun selain aku...aku bisa melindungiku.....''

''Melindungiku...kau membuatku tertawa Dimitri..entahlah aku tak mengerti tentang alter egomu..aku tidak tau karna tampilan kalian sama..kalian di tubuh yang sama...aku tak bisa membedakannya Dimitri..''

''Kau bisa membedakannya Arra....kau bisa..karna kami benar-benar dua pribadi yang berbeda....''

Hening.........

Ingatan Arrabell terbang pada saat Kenan terus memakai jas berwarna hitam..ketika sosoknya muncul maka para pelayan akan takut padanya bahkan Gavin..tapi di suatu waktu para pelayan akan mendekat dan bersikap akrab apakah itu pribadi Dimitri..entahlah..lama-lama Arrabell bisa gila dengan semua yang seperti mau meledak dalam kepalanya...gadis itu memegang kepalanya..

Ketika Dimitri ingin menyentuhnya, Arrabell menghempas tangannya jauh..

''Jangan menyentuhku Dimitri..''

Dimitri tampak sedih..kekacauan yang di timbulkan Kenan begitu berdampak pada Arrabell..

''Arrabell...''

''Aku membencimu dan juga pribadimu yang bernama Kenan itu...kalian berdua sama jahatnya di mataku..apa kau mengerti...''

Dimitri bergerak mundur ia mengangguk..

''Maafkan aku Arrabell....aku benar-benar tak pernah ingin menyakitimu..''

Arra memejamkan matanya..airmatanya menetes...entah itu Kenan atau Dimitri tapi toh..dialah yang sudah menyentuh tubuh perawan Arra..bahkan ada banyak tanda di dadanya...sangat banyak hingga beberapa tanda tak mau hilang meski berhari-hari berlalu, Arrabell tak bisa membayangkan bagaimana cara pria sangat kejam itu menyentuh tubuhnya, setiap melihat Dimitri Arrabell merasa malu...

''Pergilah dari kamarku Dimitri...pergi saja...aku benar-benar tak ingin melihatmu..''

''Arra aku berjanji akan melindungimu..''

Arrabell melirik sinis..

''Dibanding melindungiku, bagaimana kalau kau melepaskanku saja...aku bisa pergi dari sini..''

''Di luar sana kau tidak akan aman Arrabell..dan Kenan pasti akan menemukanmu..aku yakin..''

''Tapi...aku akan pergi jauh dari sini Dimitri..''

Dimitri mennggeleng...

''Jika Kenan marah maka sesuatu yang lebih buruk akan menimpamu kalau dia menemukanmu lebih dahulu..''

Arrabell menghela nafas lemah........

''Hidupku sudah hancur sekarang...''ucap Arrabell memejamkan matanya sedih..

Dimitri berdehem hingga Arrabell mengangkat wajahnya...

''Aku mengerti Arrabell...aku bahkan sangat malu membayangkan Kenan melakukan semua itu kepadamu...Gavin akan memberitahumu tentang sebuah ruang bawah tanah...Kenan tak pernah tau tetang ruangan itu...jika aku lemah dan Kenan yang terbangun maka kau boleh bersembunyi disana...aku jamin, Kenan tak akan menemukanmu...aku akan menemuimu jika aku yang terjaga...''

Hening...

Arrabell tidak menjawab perkataan Dimitri..kepalanya pusing dan dia tak bisa berpikir apapun, ia terlalu syok dengan ucapan jujur Dimitri kepadanya, kalau di ingat-ingat memang, sikap Dimitri berbeda-beda..kadang dia baik kadang dia jahat...

Apakah Dimitri benar-benar akan melindungi dengan caranya..apakah berhasil..apakah Kenan tak akan menemukannya..? Yang pasti Arrabell butuh bukti...

********

Setelah beberapa hari, Arrabell sudah lebih membaik dan memang ada yang berbeda...hari itu juga Dimitri memutuskan menjauh darinya..dan cenderung menghindari Arrabell...dan gadis itu menjadi lebih tenang..

Arrabell keluar dari dalam rumahnya dari jauh dia melihat Dimitri sedang memakai sarung tangan dan mulai memindahkan ikan-ikan agar kolam di bersihkan..gadis itu mengerutkan kening...ia kembali mengingat satu perbedaan mencolok..Kenan tak pernah mau menyentuh semua ini bahkan ketika Arrabell ingin memetik bunga dia melarangnya dan memperingatkan pelayan untuk mengerjakan tugasnya sendiri...Kenan lebih menyukai sesuatu yang berwarna gelap...sementara Dimitri..lebih suka baju atau apapun yang berwarna putih atau warna biru yang tidak mencolok..

Tanpa sadar Arrabell mendekati area kolam, sementara Dimitri tidak menyadari kehadirannya...pria itu sedang memindahkan ikan-ikan kecil di depannya dengan hati-hati...seolah takut ikan-ikan kecil itu akan mati..sementara Gavin membantunya..

''Gavin....hati-hati menaruhnya,..mereka sangat kecil dan lemah..''

''Baik tuan Dimitri..''

Tanpa sadar Arrabell tersenyum..sikap Dimitri yang hangat membuat hatinya melunak..mau bagaimana lagi dirumah ini hanya mereka berdua yang tinggal di samping pelayan termasuk Gavin..walaupun dia marah namun Arrabell cukup tau diri untuk tidak memperpanjang masalah dan sekali lagi Arrabell mencoba percaya padan Dimitri kali ini..setidaknya sampai ulang tahun ke 18 dan saat itu,...Arra akan melarikan diri dari rumah ini...

''Nona Arrabell..''sapa Gavin menundukan kepalanya hormat ketika melihat Arrabelle..

Dimitri yang menyadarin kehadiran Arra langsung bergerak menghindar sedikit jauh dari Arra hingga gadis itu sedikit sedih..

''Gavin...bawa Arrabell ke taman samping, minta para pelayan perempuan untuk menemaninya..'ucap Dimitri tak sedikitpun menatap mata Arrabell...

Gavin berdiri tegak..

''Baiklah...ayo nona...''

''Tidak...memangnya aku anak kecil...jangan memerintahku..''tegas Arrabell protes..

Dimitri akhirnya memilih mengalah...pria itu lalu bangkit dari sana..

''Jika kau yang tidak ingin pergi maka aku yang akan pergi...''ucap Dimitri dengan dingin...ia lalu melangkah meninggalkan Arrabelle..

Sementara Gavin lalu mengikuti jejak Dimitri yang pergi..

Sepi lagi....Arrabelle menghela nafas...ini yang dia inginkan jadi ia tak boleh sedih..mata Arrabell berkaca-kaca..ia kembali menuju taman dan duduk disana sambil menatap aneka bunga indah yang berwarna-warni. Arrabell menyandarkan tubuhnya di sandaran kursi..mengapa dia harus merasakan perasaan bersalah seperti ini...?

Arrabelle memejamkan matanya dan tetap bertahan disana..sekarang bagaimana dia menjalani hidupnya..Arrabell tak ingin di kurung di istana mengerikan ini...

**********

Arrabell berlari terburu-buru dari kamarnya menuju ruang makan,dia ketiduran dan melewatkan makan malam...setelah sampai di ruang makan, dia melihat eskpresi dingin Dimitri kepadanya..

Arrabell melangkah menuju kursi...lalu duduk disana..namun ironisnya..Dimitri pun berdiri tegak dan menatap pelayan...

''Bawa saja makananku di kamar...aku akan makan disana..''

Dimitri melangkah melewati Arrabell tanpa perduli kepadanya..hingga Arrabell tersinggung...meski dia marah tapi bukan berarti Dimitri yang bersikap dingin padanya kan...

''Tunggu jangan pergi Dimitri.......''

Pria itu menghentikan langkahnya..namun dia tidak berbalik..

'Mengapa kau bersikap seperti ini..''

''Jangan mendekat Arrabell...jangan mendekatiku atau kau benar-benar akan menyesal jika Kenan terbangun...begini lebih baik..kita menjaga jarak...percayalah dengan ini aku bisa melindungimu Arrabelle...'' ucap Dimitri berusaha kuat menahan perasannya.

Pria itu melangkah meninggalkan Arrabell yang meneteskan airmatanya..ia menyentuh permukaan dadanya yang terasa nyeri....

Mengapa jadi begini.......apa yang terjadi padaku...??

1
❄️ sin rui ❄️
alur nya agak aneh thor, untuk sekelas orang baru, mereka terlalu cepat akrab, harus nya untuk arra yg trauma dengan kematian ayah nya, dia gak mudah percaya pada orang baru, trus masih ada beberapa typo
Mas Aji
ada yg salah ketik DAMIAN,,,
aku teringat novel yg sangat aku favoritkan tpi dia sdh gak update di noveltoon
nobita
dan aku sudah menemukan ulur cerita yg pas...
kavena ayunda
berasa punya dua suami ya 😂🙄
agathaaczzlya
kok udah tamat aja thor....
❀∂я 𐝥𐔎𐒻𐀁🍒⃞⃟🦅OFF◌ᷟ⑅⃝ͩ●
dua2 nya aja thor di borong semua hhhaa
Novie Achadini
siapa amanda thor
Novie Achadini
gasper setengah negro ya thor.serem 😀😀😀
Novie Achadini
banyak org sakit dinovel ini
Novie Achadini
kasuan gina thor
Novie Achadini
dimiti berobat dong jadi org normal lagi
agathaaczzlya
Dimitri kenan sama saja..

.
jibrilhebat bmgo
lanjut
Novie Achadini
smoga kenan mati
Novie Achadini
horeeeee kebenaran terungksp
Novie Achadini
dr. wahyu hrs nya bilang yg diobatin tuh dimitri
Novie Achadini
sakit jiwa. knp nggak betobat sih dimitri kan kaya raya
Novie Achadini
nggak boleh percaya org lain walaupun teman dekat
mulymoon
bgs
agathaaczzlya
semudah itu ara dibujuk kenan...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!