Ova Anmora Puista, wanita cantik kelahiran bulan Juni yang memiliki kulit putih,tinggi badan 169,berat badan 46 kg,dan gaya rambut sepinggang berwarna kecoklatan alami.
Anmora anak dari seorang pejabat ternama karena orang tuanya pemilik perusahaan avago technologies asal singapura.
Saat ini Anmora sedang menjalankan proses akhir masa perkuliahannya,yang sudah semester 7 dengan jurusan kedokteran di University of Tampere negara Finlandia.
Dulu saat masa SMA Anmora dipertemukan dengan kelima sahabatnya saat bersekolah di SMAN 28 Jakarta Selatan setelah pindah dari SMAN 3 Bandung.
Mereka bersahabat dengan sangat baik bahkan saat sudah memasuki bangku perkuliahan.
Tetapi hanya Anmora yang hanya berpisah dengan para sahabatnya karena dirinya lebih memilih berkuliah di negara Finlandia demi meraih mimpinya yang ingin menjadi seorang dokter,sedangkan sahabatnya yang lain memilih berkuliah di kampus Universitas Bina Nusantara Indonesia.
Akankah mereka bisa bertemu kembali!? 🥰❤🌼💐
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nova Sila Saghirah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pertemuan yang tidak Terduga
Happy Reading😊🥰🤗💐🌼
Sesampainya di rumahnya setelah tadi pulang dari mall,tiba-tiba Anmora jadi teringat dan ingin makan Ice cream.
Karena tidak dapat menahan gejolak perasaannya yang ingin makan ice cream akhirnya buru-buru Anmora mengambil kunci motornya dan bergegas menuju ke alfamart.
Tidak membutuhkan waktu yang lama saat ini Anmora sudah berada di Alfamart karena jarak rumahnya yang sangat dekat dengan Alfamart.
Di dalam Alfamart Anmora memilih beberapa stok ice cream yang kemudian dirinya masukkan ke dalam keranjang belanjaannya.
Hampir semua jenis ice cream Anmora masukkan ke dalam keranjang belanjaannya,bahkan sudah tiga puluh jenis ice cream yang sudah sangat setia berada di dalam keranjang belanjaannya.
Anmora membeli banyak sekali jenis Ice cream,alasannya karena dirinya ingin menyimpan sebagian di lemari es rumahnya nanti.
Saat sedang asik melihat beberapa jenis ice cream lainnya yang belum dirinya pilihkan untuk dimasukkan ke dalam keranjang belanjanya,tiba-tiba seseorang dari arah belakang tidak sengaja menabraknya.
Anmora menolehkan arah pandangnya ke arah samping untuk melihat siapa yang menabraknya barusan.
"Aduh maaf ya,gua ga sengaja"ucap cowok tersebut yang meminta maaf terhadap Anmora.
"Iya ga papa kok"ucap Anmora singkat saat melihat ternyata seorang lelaki yang menabraknya.
Anmora segera pergi menuju kasir agar bisa membayar belanjaannya setelah kejadian insiden tadi.
Cowok tersebut memperhatikan sosok cewek yang tidak sengaja dirinya tabrak tadi,karena merasa sedikit tidak enakan dengan cewek tersebut,akhirnya dirinya memilih untuk menghampiri wanita tersebut.
"Biar gue yang bayar"ucap cowok yang tadi saat menghampiri Anmora yang saat ini sedang berada di kasir.
"Ga papa,gue bisa bayar sendiri kok"ucap Anmora ramah.
"Hitung-hitung permintaan maaf dari gue gue"ucap cowok tersebut
"Ga usah gue bisa bayar sendiri kok"ucap Anmora.
"Pokoknya gue yang bayar belanjaan loo, titik"ucap cowok tersebut karena merasa sangat bersalah terhadap cewek yang dirinya tabrak tadi.
Anmora hanya pasrah terhadap sosok cowok yang ada di sampingnya saat ini.
"Bang hitung aja semua belanjaan ini, sekalian sama belanjaan punya dia"ucap cowok tersebut terhadap orang yang bertugas sebagai kasir.
"Baik"ucap tukang kasir.
Anmora maupun cowok yang tadi keluar dari Alfamart beriringan.
"Makasih ya"ucap Anmora yang mengucapkan terimakasih kepada cowok yang telah membayar belanjaannya.
"Sama-sama"ucap cowok tersebut.
"Btw nama loo siapa?"ucap cowok tersebut bertanya namanya Anmora.
"Nama gue Ova Anmora Puista,panggil saja Anmora"ucap Anmora sambil tersenyum ramah.
"Oh nama loo Anmora,kalau gitu perkenalkan nama gue Rayyan Ferdinanda Putra,gue tinggal di Jakarta Pusat bagian ujung"ucap Rayyan memperkenalkan dirinya sambil tersenyum ramah.
"Salam kenal ya"ucap Anmora ramah.
"Alamat rumah loo dimana?"ucap Rayyan yang bertanya alamat rumahnya Anmora.
"Gue tinggal di sekitaran sini,dan rumah gua ada di lorong sana yang paling ujung"ucap Anmora sambil menunjuk jemarinya ke arah lorong rumahnya yang kebetulan bisa dilihat dari arah Alfamart berada.
"Oh di sana"ucap Rayyan yang mengikuti arah padangnya Anmora.
"Iya"ucap Anmora.
"Kira-kira,gue bisa mampir ga sesekali?"ucap Rayyan.
"Boleh kok"ucap Anmora.
"Btw loo ga tanya tentang keluarganya gue?"ucap Rayyan.
"Engga"ucap Anmora singkat.
"Bokap gue pemilik perusahaan tambang emas yang ada di seluruh Indonesia"ucap Rayyan dengan gaya kepedean nya.
"Ga usah bahas masalah kekayaan harta bokap loo,soalnya gue ga tertarik"ucap Anmora dingin.
"Kok loo gitu?biasanya kan cewek kalau ketemu sama cowok di awal pastinya nanyain,kerja loo apa?bokap loo punya usaha apa?dan banyak pertanyaan lainnya juga"ucap Rayyan.
"Gue ga sama seperti cewek yang loo ceritain itu"ucap Anmora.
Lanjut Baca ya Teman-teman ke Part 16 nya🤗di jamin Deh ceritanya seru banget🥰hehehe😁🥰🌼💐🌌
Jangan Lupa Like and comment 🤗🥰🌼
Mari saling support 😊